Peserta dari SAR, BPBD, Tagana, Pramuka dan Puskesmas

Pelatihan URC SAR mendatangkan narasumber dari Badan SAR Nasional Balikpapan. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

MELAK – KABARKUBAR.COM

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Barat mengadakan pelatihan yang diikuti 25 orang. Mereka tergabung dalam Unit Reaksi Cepat (URC) atau Search And Rescue (SAR). Sebagaimana tugas dan fungsinya, SAR menangani musibah pelayaran, penerbangan serta bencana lainnya. Khususnya dalam upaya pencariandan pertolongan saat terjadinya musibah.



Pelatihan dibuka Sekretaris Badan Kesbangpol Kubar, Ishak Pongsama. Dan berlangsung di Markas Perwakilan TNI Angkatan Udara Balikpapan di Kampung Gemuhan Asa Kecamatan Barong Tongkok. Pelatihan selama tiga hari , dimulai Senin 17/12/2018 dan berakhir Rabu 19/12/2018 kemarin.

Ishak Pongsama menyebutkan, pelatihan tersebut adalah lanjutan dari sebelumnya. Peserta diminta mencermati semua materi yang diberikan para narasumber dan instruktur. Sehingga, peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang berguna untuk mengatasi permasalahan dan gangguan yang ditemukan di lapangan.

“Penanganan terhadap musibah melalui dua hal, yakni pokok pencarian (search) danpertolongan (rescue). Sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2006 tentang Pencarian Dan Pertolongan,” ujar mantan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kubar ini.

Markas TNI Angkatan Udara Perwakilan Balikpapan di Kampung Gemuhan Asa menjadi lokasi Pelatihan URC SAR selama tiga hari . LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Kepada Satuan Tugas URC SAR Kabupaten Kubar, diharap terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan menyelenggarakan pelaksanaan pelayanan SAR yang efektif dan efisien, cepat, handal dan aman. “Melalui pelatihan lanjutan ini, agar meningkatkan kerja sama jalinan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak lainnya,” imbau Ishak Pongsama.

Menurut Kepala Bidang Ketahanan Sosial dan Ekonomi pada Badan Kesbangol Kubar, Juni Tua Lafau, banyak hal diharap didapat dari pelatihan ini. Termasuk untuk memberikan pembekalan, pengetahuan lanjutan dan keterampilan bagi anggota URC SAR. Sehingga mampu mengevakuasi melalui pencarian dan pertolongan kepada korban yang mengalami musibah.

Narasumber, lanjutnya, Sersan Mayor Dwi Adi Wibowo dan Serka Heri Rahmat Abrianto dari Basarnas Balikpapan. Dengan metode pendidikan dan pelatihan teknik pertolongan di darat (hart), kompas, refling, dan teknik evakuasi korban. Peserta pelatihan terdiri dari SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, anggota Taruna Siaga Bencana, Pramuka dan pegawai Puskesmas.



“Pelatihan ini sangat membantu, agar seluruh Tim URC SAR dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik,” tukas Niko, salah seorang peserta dari Pramuka. #Lilis Sari

Komentar Anda

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here