Personel Diingatkan Tidak Berjudi, Tidak Konsumsi Narkoba dan Hindari Paham Radikalisme

Kapolres Kubar, AKBP Roy Satya Putra, memberikan arahan dalam suasana santai sebelum sarapan bersama di teras Mako Polres Kubar pada Kamis, 2 Juli 2020. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 telah disahkan ditunda menjadi 9 Desember 2020 mendatang. Melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 yang diterbikan Presiden Joko Widodo. Atas dasar itu, Polisi di seluruh Indonesia diminta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

“Personel waspadai bentuk kecurangan yang mungkin terjadi,” tegas Kepala Kepolisian Resor Kutai Barat, AKBP Roy Satya Putra, dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Juli 2020 di Markas Komando Polres Kubar pada Kamis, 2 Juli 2020.



Kapolres mengatakan, personel Polri harus memahami aturan-aturan hukum terkait Pilkada. Sehingga mampu menjelaskan apa yang salah dan benar kepada masyarakat. Tidak hanya fungsi satuan masing-masing, Polisi mengemban fungsi Bhabinkamtibmas atau Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.

Setiap anggota kepolisian diharuskan mengemban fungsi Intelijen dan Keamanan. Sehingga mampu mendeteksi dini situasi atau kondisi di tengah masyarakat. “Persiapkan diri, dan pelajari aturan Pilkada. Jika nanti ada masyarakat berbuat salah, harus tahu menjelaskan apa yang salah,” katanya dalam amanat yang dihadiri seluruh Perwira Pertama atau Pama Polres Kubar.

Dari 28 personel yang naik pangkat, Bagus Agung Subahendro satu-satunya Pama yang naik pangkat. Dari Inspektur Polisi Dua menjadi Inspektur Polisi Satu. Pangkat Ajun Inspektur Polisi Dua naik menjadi Ajun Inspektur Polisi Satu juga hanya seorang, yakni Supiyanto.

Sebanyak 28 anggota Polres Kubar mengikuti Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Juli 2020 yang dipimpin Kapolres Kubar, AKBP Roy Satya Putra. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Ada empat yang naik pangkat dari Brigadir Polisi Kepala menjadi Aipda. YaituEko Novi Riswanto, Catur Gultom, Armin Ode, dan Kule. Yang kini menyandang pangkat Bripka ada 15 personel, berpangkat Brigadir Polisi sebanyak 3 orang dan Brigadir Polisi Satu ada 4 personel.

Khusus kepada mereka yang naik pangkat, AKBP Roy Satya Putra berpesan agar meningkatkan disiplin, loyalitas dan dedikasi dalam menjalankan tugas. Menghindari pelanggaran yang bersifat disiplin, kode etik, pidana maupun perdata. “Jaga sikap bergaul, agar Polri jadi contoh di tengah masyarakat,” kata mantan Kapolres Paser ini.

Ia juga meminta pangkat yang disandang sebanding dengan kemampuan. Jangan berpangkat Iptu tapi kemampuan masih setara Ipda. Ia ingatkan untuk terus belajar beragam ilmu. Tidak hanya belajar saat mengikuti pelatihan atau pendidikan. Ditekankan untuk membaca Kitab Undang Undang Hukup Pidana dan aturan lainnya.

“Jangan sampai masyarakat soal penganiayaan, tidak tahu aturannya. Polantas (Polisi Lalu Lintas) jangan tidak tahu pasal tilang,” tegasnya.



Terakhir, lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2000 ini mengingatkan agar Polisi tidak bermain judi dan tidak mengonsumsi minuman keras. Dia memastikan tidak ada toleransi atau maaf bagi anggotanya yang bermain-main dengan narkoba. Paham terorisme juga ditegaskan untuk dijauhi. Sebab saat ini terdeteksi ada sejumlah anggota Polri terpapar paham radikalisme. “Jangan sampai terperangkap dengan paham radikalisme,” pungkasnya.

Menanggapinya, Bripka Suardi mengakui bertambahnya pangkat, bertambah pula tanggung jawab seorang Polisi. Ia yang lama bertugas di Satuan Lalu Lintas, berupaya memaksimalkan pelaksanaan tugas secara semampunya. “Penentu adalah pimpinan dan Yang di Atas. Rejeki dan lainnya semua dari Yang Maha Kuasa, kita cukup berusaha,” katanya. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here