Penginapan Disediakan Bagi Peserta Yang Rumahnya Jauh Dari Tempat Kursus

Ketua Yayasan Pendidikan Geleo Bangkit, Korneles Detang, menyerahkan perlengkapan kursus kepada seorang dari 35 peserta yang akan dididik keterampilan mengoperasikan alat berat di LPK Putra Jaya Skill. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

LINGGANG BIGUNG – KABARKUBAR.COM
Sebanyak 35 pemuda dan pemudi berasal dari empat kecamatan di Kabupaten Kutai Barat akan mengikuti pelatihan mengoperasikan alat berat. Selama sebulan, mereka akan digembleng oleh Lembaga Pelatihan Kerja Putra Jaya Skill di Kampung Linggang Bigung, Kecamatan Linggang Bigung. Pelatihan ini menjawab tantangan dunia kerja yang semakin penuh persaingan.

Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Geleo Bangkit, Korneles Detang, 35 orang itu berasal dari sejumlah kampung di empat kecamatan. Antara lain, Kampung Linggang Melapeh di Kecamatan Linggang Bigung, Kampung Muara Mujan di Kecamatan Tering, Kampung Empas di Kecamatan Melak dan Kampung Sendawar di Kecamatan Barong Tongkok.



“Kita menjawab alasan kenapa orang lokal tidak diterima bekerja di perusahaan. Kita siapkan tenaga yang siap terjun ke dunia kerja,” katanya kepada KabarKubar, usai Penyerahan Peserta Kursus Alat Berat dari Yayasan Pendidikan Geleo Bangkit di Kantor LPK Putra Jaya Skill pada Senin, 6 Juli 2020.

Dikatakannya, selama ini masyarakat Kubar kerap ditolak saat melamar kerja. Bahkan banyak perusahaan yang beroperasi di Kubar menolak dengan alasan hanya membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan. “Nah, mereka ini akan dibekali skill (keterampilan) mengoperasikan alat berat. Agar jangan lagi perusahaan justru menerima tenaga kerja dari luar Kubar,” ungkapnya.

Sebanyak 35 pemuda dan pemudi dari sejumlah kampung di Kubar, siap mengikuti kursus alat berat selama sebulan di LPK Putra Jaya Skill. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

Korneles Detang menjelaskan, 35 orang itu akan dididik teori dan pratik mengoperasikan dua jenis alat berat selama sebulan. Yakni Excavator atau beko, dan Dump Truk. Alasan memilih jenis alat berat tersebut, sebab keduanya paling banyak diminta perusahaan. Berikutnya, akan diadakan kursus alat berat jenias lainnya.

“Tidak hanya dapat itu, mereka akan mendapat SIM (Surat Izin Mengemudi) B2 Umum gratis. Jadi lengkap, skill dapat, SIM punya,” katanya usai acara di Jalan Olah Bebaya RT 10 Kampung Linggang Bigung.

Tidak hanya pria, ada juga peserta wanita yang turut dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja berketerampilan. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

Dalam acara yang dihadiri Direktur LPK Putra Jaya Skill, Agus Putra Jaya dan staf, ditegaskan jika seluruh peserta disediakan makan dan minum selama pelatihan. Biayanya dibebankan kepada Yayasan Pendidikan Geleo Bangkit. Termasuk makanan ringan serta perlengkapan kerja seperti pakaian dan alat pelindung diri.

Peserta yang berasal dari daerah jauh, disiapkan mes atau penginapan gratis. “Kalau main-main rugi. Kalian beruntung, karena tidak banyak orang bisa dapat kesempatan begini,” ujar Korneles Detang pada 35 peserta. Ia didampingi Idris serta Yotam Diung selaku Sekretaris dan Bendahara Yayasan Pendidikan Geleo Bangkit.



Yayasan yang didirikan pada tahun 2003 lalu di Kampung Geleo Asa, Kecamatan Barong Tongkok, memiliki motto Motto ‘Menjadi Sebutir Pasir Untuk Bangunan Besar’. Sehingga fokus pada seputar dunia pendidikan. Dimulai dengan membuka SMP Manilas di Geleo Asa, yang sekarang sudah diambil alih pemerintah. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubar, sekolah itu menjadi SMP Negeri 7 Sendawar.

Tidak hanya itu, yayasan ini juga merintis dan mengelola berdirinya Taman Kanak-kanak di Kampung Geleo Baru, TK Kampung Muara Benangaq, TK Kampung Muara Asa, TK Kampung Gemuhan Asa dan TK Kampung Sendawar. #Sunardi

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here