Beragam Olahraga Tradisional Juga Diperlombakan

Camat Long Bagun, Yason Liah, memberikan keterangan kepada wartawan di Dermaga Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

LONG BAGUN – KABARKUBAR.COM

Sebagai ‘Tuan Rumah’ pelaksanaan Festival Hudoq Cross Border 2019, Kecamatan Long Bagun melibatkan 11 kampung di wilayahnya. Segala hal menyangkut pagelaran budaya suku Dayak di dataran hulu Sungai Mahakam itu dipersiapkan matang. Selain untuk kenyamanan para tamu atau undangan dan peserta, kesiapan menyambut wisatawan diharapkan jadi hal utama.



“Even ini kita harap dapat mengenalkan Kabupaten Mahakam Ulu hingga ke internasional. Ini juga sebagai pintu masuk untuk membuka informasi seluas-luasnya kepada dunia. Jika Mahulu memiliki seni dan budaya daerah yang sangat unik,” ungkap Camat Long Bagun, Yason Liah, kepada wartawan di Ujoh Bilang, Rabu 23/10/2019.

Yason Liah menjelaskan, Festival Hudoq Cross Border 2019 bukan sekedar ritual adat. Namun jika dikemas secara profesional, dapat meningkatkan pendapatan daerah dan ekonomi kerakyatan dari sektor pariwisata.

Tarian Hudoq yang menjadi seni budaya tradisional khas wilayah Kabupaten Mahakam Ulu. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Karena dalam Festival Hudoq Cross Border 2019 terdapat sejumlah kegiatan lainnya. Tidak hanya menari Hudoq, beragam perlombaan juga dilaksanakan. “Beragam lomba olahraga tradisional, dan lomba masak juga diadakan. Kontingen Kecamatan Long Bagun kami pastikan mengikuti semua lomba dalam festival,” katanya.

Soal kesiapan sebagai ‘Tuan Rumah’, Yason Liah mengaku telah mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari penginapan para tamu, hingga lokasi kegiatan dan panggung utama di Lapangan Kampung Ujoh Bilang.

Sebelas kampung turut mempersiapkan diri untuk menyukseskan festival tersebut. “Pemerintah Kecamatan sebagai koordinator, dan kegiatan akan dipusatkan di Lapangan Ujoh Bilang,” jelasnya.



Ia menegaskan, ribuan tamu atau undangan dan peserta festival telah hadir di Ibu Kota Mahulu, Ujoh Bilang. Sejak kemarin, disambut dengan ramah disertai acara adat budaya Dayak. Diharapkan, kerja sama pemerintah kampung, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah kabupaten, terus terjalin bersama masyarakat dari lima kecamatan se-Mahulu.

“Sehingga visi dan misi pembangunan Pemkab Mahulu periode 2016-2019 berjalan sukses,” ujar Yason Liah. #Lilis Sari

Komentar Anda

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here