Tabung Gas Elpiji dan Pengetap BBM Juga Dipantau

Rapat Tim Stabilitas Harga dan Stok Barang dihadiri sejumlah camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Jelang hari raya keagamaan seperti Idul Fitri atau Natal, sudah seakan hal yang normal jika harga-harga barang kebutuhan rumah tangga melonjak. Mengantisipasinya, Tim Stabilitas Harga Barang dan Pasokan Barang Kebutuhan Pokok mengadakan rapat persiapan rencana kerja. Bertempat di Ruang Rapat Diklat Lantai III Kantor Bupati Kubar, 2/5/2018 pagi tadi.

Diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Kutai Barat, Salomon Sartono, Tim Stabilitas akan bekerja untuk mengantisipasi kelangkaan barang. Agar tidak menimbulkan kenaikan harga di pasaran dan menjaga daya beli masyarakat. “Contoh yang sering naik harga itu cabe, bawang, sayuran dan daging ayam,” ucapnya.

Asisten III Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, Aminuddin, memimpin rapat Tim Stabilitas Harga dan Stok Barang, Rabu 2/5/2018 di ruang rapat Diklat Lantai III Kantor Bupati Kubar. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Menurutnya, akibat harga barang rentan bergejolak, pengeluaran rumah tangga pun tinggi. Itu sebabnya, rencana kerja tim difokuskan untuk memantau stok dan harga barang. “Diharapkan Tim datang ke setiap kecamatan bukan hanya di Sendawar,” jelasnya dalam rapat yang dihadiri Asisten III Sekretariat Kabupaten Kubar Aminuddin, dan para camat.

Asisten III Setkab Kubar, Aminuddin mengatakan, seluruh anggota Tim Stabilitas diharapkan bekerja dengan baik dan maksimal. Dan memahami tugas fungsinya sesuai Surat Keputusan Bupati Kubar. “Jika menjalankan tugas, diharap selalu bersama-sama dan wajib membuat laporan pada setiap kegiatan,” ujarnya.

Ia berharap tim harus berkerja keras melakukan survei untuk memastikan stok barang dan harganya. Juga harus meneliti barang tidak hanya sembilan bahan pokok atau sembako, tapi juga harus memantau buah, tabung gas elpiji dan pengetap bahan bakar minyak. Lalu melakukan evaluasi dan mengontrol setiap pergerakan pedagang. “Jangan ada pedagang yang mengambil kesempatan. Perlu ditetapkan sanksi bagi pedagang yang menaikan harga,” pungkasnya. #Lilis Sari/Advertorial

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here