Proaktif Melayani Kesehatan Masyarakat

Meski saat dilanda banjir, Puskesmas Tering tetap aktif melayani masyarakat Kecamatan Tering dan daerah lainnya. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

TERING – KABARKUBAR.COM
Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Tering gencar melakukan Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau Prolanis di kampung-kampung di wilayah pelayanannya. Tidak hanya pelayanan kesehatan secara langsung, masyarakat diajak untuk melakukan kegiatan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satunya dengan senam sehat untuk penderita penyakit kronis.

Seperti senam sehat bersama yang diikuti 32 warga Kampung Muara Mujan, Jumat 9/3/2018 lalu. Didampingi seorang dokter dan 5 petugas medis, senam sehat dilakukan di Lamin Adat Kampung Muara Mujan. Tidak hanya itu, 18 diantaranya yang menderita Diabetes dan Hipertensi juga diperiksa kesehatannya. Kemudian diberikan obat oleh tenaga medis yang menangani.

Menurut Cosmas William Bosco selaku penanggungjawab Promosi Kesehatan Puskesmas Tering, kegiatan itu adalah bagian dari Prolanis yang digalakkan sejak akhir tahun 2016. Tidak hanya dihadiri peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan penderita penyakit kronis, sejumlah warga turut untuk menjaga kebugaran. Dan mendapat pengetahuan tentang penyakit kronis serta pola hidup sehat.

“Kami tentu senang jika semakin banyak masyarakat yang hadir di kegiatan Prolanis. Ini tanda kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat semakin tinggi,” ujarnya, Senin 12/3/2108 di Puskesmas Tering.

Senam Sehat dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Lamin Adat Kampung Mujan Kecamatan Tering, Jumat 10/3/2018. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

Prolanis baru bisa diadakan di dua kampung wilayah kerja Puskesmas Tering yaitu Muara Mujan dan Tering Lama. Ketersediaan tenaga medis menjadi alasan utama. Dua kampung dipilih karena jumlah warga lanjut usia dan penderita penyakit kronis cukup tinggi.

Prolanis dinilai cukup berhasil, karena hampir 80 persen penderita diabetes dan hipertensi mengalami perbaikan kondisi setiap dilakukan pemeriksaan. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan di semua kampung. Prolanis sendiri menitikberatkan pada pelayanan kesehatan yang proaktif antara petugas kesehatan dan masyarakat penderita penyakit kronis. Sehingga mencapai kualitas hidup optimal melalui pmbiayaan BPJS Kesehatan.

Bentuk Prolanis mencakup kunjungan rumah, konsultasi medis, pelayanan obat, pemantauan kesehatan dan kegiatan kelompok seperti senam sehat. “Jadi para penderita penyakit kronis di suatu wilayah didata dan dilakukan treament di wilayahnya masing-masing,” ungkap Ni Wayan Sosialipuri, Dokter Gigi yang ikut mengawal Prolanis.

Dijelaskannya, beragam penyakit kronis yang dimaksud. Antara lain Diabetes, Hipertensi, dan Gangguan jiwa. Sasaran utamanya adalah para pemegang Kartu Indonesia Sehat dan BPJS Kesehatan. “Namun kami tetap membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin mengikuti kegiatan ini,” kata Ni Wayan Sosialipuri.

Salah seorang peserta Prolanis penderita Diabetes dan Hipertensi, Been (67), setiap minggu harus ke Puskesmas untuk mengambil obat. Hal itu dilakukan sejak mengidap penyakit itu di tahun 2012. Setelah ikut Prolanis setiap Jumat kedua dan keempat bulan berjalan, Ia mengaku tidak lagi repot ke Puskesmas. Sebab petugas selalu datang setiap 2 minggu untuk memeriksanya secara gratis. “Apalagi ada senam sehat ini, tubuh saya jadi lebih bugar,” katanya. #Yohanes Antonius Mbulu

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here