Motor dan Mobil Harus Ekstra Hati-hati

Air yang menggenangi Jalan Poros Kubar-Kukar di Kecamatan Muara Lawa telah rutin terjadi setiap tahunnya, dan yang lebih dulu tampak dalam adalah di simpang SMAN 1 Muara Lawa di Kampung Lambing. FX IRIANTO/KABARKUBAR.COM

MUARA LAWA – KABARKUBAR.COM
Sepekan terakhir, air telah menggenangi setidaknya 7 kampung di wilayah Kecamatan Muara Lawa. Meski mulai surut sekitar 30-40 centimeter, ketinggian air di beberapa titik dan kampung, masih mencapai 90 centimeter. Para pengendara yang melintasi Jalan Poros Kalimantan di seputaran Kampung Lambing, Muara Lawa, Siwo dan Cempedas, perlu lebih berhati-hati.

“Hati hati lewat Kecamatan Muara Lawa, air sudah menyeberang jalan dengan arus deras.  Anak-anak jadi relawan memandu kendaraan, sangat berbahaya. Di mana relawan yang sebenarnya?,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Barat, FX Irianto, Selasa 21/11/2017 melalui pesan WhatsApp ke Redaksi KabarKubar.

Irianto juga melampirkan sebuah foto kondisi air saat ia melintas menuju Kecamatan Bentian Besar. Titik jalan yang menunjukkan dua anak sedang memandu satu unit bus, tampak dalam. Titik tersebut adalah simpang jalan menuju SMA Negeri 1 Muara Lawa. “Memang setiap banjir, disitu jalan yang selalu lebih dulu tergenang,” ungkap Rudi Basri (52) warga Kampung Lambing.

Akibat banjir yang telah menutupi Jalan Poros Trans Kalimantan, membuat pengendara memarkir motornya di lokasi yang masih belum digenangi air. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKKUBAR.COM

“Kenapa ya…..????? Titik banjir terdalam di muara lawa berada di simpang SMA lambing……..Dari thn 2008 selalu tempat ini yg paling dalam airx dan sulit dilewati,” tulis akun Facebook Farry Walanda di Grup Keluhan dan Saran Warga Kubar, Senin 20/11/2017 pukul 13.00 wita.

Camat Muara Lawa, Suhaimi mengatakan, air sudah mulai menggenangi pemukiman di sejumlah kampung sejak Rabu 15/11/2017 lalu. Kemudian ketinggian air naik lusa pada 17 dan 18 November. Meski sudah rutin terjadi banjir, ia mengaku telah melakukan persiapan. Sebagai antisipasi jika air justru naik.

“Sampai hari ini kendaraan masih bisa melintas di jalan, dan mudah-mudahan air cepat surut,” katanya melalui sambungan telepon. Camat mengimbau masyarakat selalu mewaspadai kenaikan air dan segera melaporkan ke posko bencana banjir.

Dari pantauan KabarKubar, kampung yang terendam banjir adalah yang berada di bantaran Sungai Kedang Pahu. Yaitu Kampung Benggeris, Lambing, Muara Lawa dan Dingin. Dan yang dilintasi Sungai Lawa, yakni Kampung Siwo, Cempedas dan Payang. Ketinggian air bahkan telah mencapai 10-30 centimeter di atas lantai rumah penduduk.

Menurut sejumlah warga, curah hujan yang cukup tinggi membuat debit air Sungai Kedang Pahu dan Sungai Lawa bertambah. Akibatnya, Jalan Poros Kubar-Samarinda pun tergenang hingga 10-30 centimeter. Masyarakat yang rumahnya terendam air, masih bertahan di rumah masing-masing dengan membuat tempat berpijak lebih tinggi para di dalam rumah. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here