Sedang Bentuk Tim Tingkat Kecamatan dan Kampung

Diskusi warga setelah penyerahan dukungan di Sekretariat Rama Center, Jalan M Yamin No.03 RT.11 Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM

Tim Organisasi Bersatu  Mewujudkan Harapan Masyerakat Kutai Barat menepis anggapan mereka tidak serius dalam wacana yang dijalankan. Tim yang dinamai Rama Center itu menunjukkan tumpukan lembaran salinan atau fotocopi Kartu Tanda Penduduk Elektronik di laci kantornya. Sebagai bentuk keseriusan mengumpulkan dukungan bagi Rama Alexander Asia maju di Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kutai Barat tahun 2020 mendatang.

Ketua Umum Tim Rama Center, Elvin Eriadam mengatakan, sebanyak 1.350 lembar KTP-el sudah terkumpul hingga Rabu 14/8/2019 sore kemarin. Kebanyakan diserahkan langsung oleh masyarakat Kubar ke Sekretariat Rama Center di Jalan M Yamin No.03 RT 11 Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok.

“Sampai saat ini, sekitar 90 persen fotocopy KTP-el itu diserahkan langsung oleh warga ke sekretariat kami. Sisanya kami diminta datang menjemputnya ke rumah-rumah mereka,” ujar pria yang akrab disapa Adam ini kepada KabarKubar.


Menurut Adam, saat ini Rama Center sedang membentuk tim untuk tingkat kecamatan dan kampung. Didasari tingginya minat masyarakat atas wacana untuk kembali dipimpin Rama Asia sebagai Bupati Kubar. Tidak sedikit warga menghubungi Rama Center untuk menjemput fotocopy KTP-el mereka. “Kami berharap bisa diantar langsung ke sekretariat di sini. Tapi kami juga memahami kendala jarak yang jauh. Terlebih belum semua kampung aksesnya baik,” ungkapnya.

Seorang warga menyerahkan dukungan berupa salinan KTP Elektronik kepada Ketua Umum Rama Center, Elvin Eriadam di Sekretariat Rama Center, Rabu 14/8/2019. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Soal akses jalan tersebut, diakui Adam, menjadi salah satu hal yang mendasari asa meminta Rama Asia kembali tampil memimpin Kubar. “Soal membangun, kita sudah tahu kinerja Bapak Rama Asia selama enam tahun memimpin Kubar. Kita mau beliau untuk menyempurnakan kondisi sekarang ini,” ujarnya, seraya meminta dukungan doa dari masyarakat luas.

Ditanya kesiapan kembali bertarung di Pilkada Kubar 2020 nanti, Rama Asia menyerahkan wacana itu kepada masyarakat Kubar sendiri. Khususnya kepada tim yang dibentuk, agar mengatur langkah politiknya. “Kita siapkan alternatif, jika nanti tidak dapat perahu (partai politik pengusung), lewat jalur independen (perseorangan),” kata Wakil Ketua Umum Rama Center, Alsyus.

Alsyus menegaskan, Tim Rama Center ingin salinan KTP-el diserahkan langsung oleh pemilik identitas itu sendiri. Sehingga saat diverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum Kubar, tidak ada bantahan dari yang bersangkutan. “Makanya kami juga mendokumentasikan momen saat penyerahan, agar tidak membantah telah menyerahkan dukungan,” jelasnya.

Salah seorang warga Kubar yang menyerahkan dukungan kepada Rama Center di rumahnya. RAMA CENTER UNTUK KABARKUBAR

Terkait dukungan yang telah diterima, Alsyus mengakui tidak sedikit datang dari kalangan partai politik. Bahkan sejumlah tokoh lintas parpol ikut dalam Tim Rama Center. “Memang para tokoh mengakui Pak Rama Asia itu masih yang terbaik. Dibutuhkan untuk memperbaiki kondisi Kubar saat ini. Apalagi beliau itu punya pendukung militan sekitar 21 ribu setiap Pilkada Kubar,” tegasnya.


Catatan KabarKubar, dari tiga Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kubar sebelumnya, Rama Asia memiliki simpatisan yang konsisten memberikan dukungan di bilik suara. Pertama di Pemilihan Kepala Daerah tahun 2006 saat berpasangan dengan Encik Mugnidin. Duet birokrat yang didukung Partai Damai Sejahtera, Partai Pelopor dan Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan ini, meraih 22.800 suara. Pasangan bernomor urut 1 ini, kalah dari duet Ismail Thomas-H Didik Effendi yang didukung PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional dengan perolehan 27.639 suara.

Pilkada Kubar 2011, Rama Asia kembali maju dengan H Abdul Azizs sebagai pasangannya. Hasilnya, pasangan birokrat ini meraih 36.007 suara. Namun Rama Asia harus mengakui keunggulan Ismail Thomas yang kembali berpasangan dengan Didik Effendi dan memeroleh suara sebanyak 40.512.

Terakhir di 2015, Rama Asia dan Mohammad Djaelani mengumpulkan 21.154 suara, atau sebanyak 25,48 persen dari 363 Tempat Pemungutan Suara. Pemenangnya pada Pilkada 15 Desember 2015 itu adalah pasangan FX Yapan dan Edyanto Arkan yang meraih 34.038 Suara atau 41 persen. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here