Bupati: “Memajukan Kampung dan Kelurahan Adalah Tugas Bersama”

Bupati Kutai Barat, FX Yapan, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Faustinus Syaidirahman, melihat Gula Merah berbentuk bubuk yang dihasilkan dari inovasi desa di Kampung Sakaq Tada Kecamatan Mook Manaar Bulatn. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengundang 190 kepala kampung (Petinggi) dan empat lurah dari 16 kecamatan yang ada. Tidak hanya Petinggi, para Ketua Badan Permusyawaratan Kampung serta perwakilan tokoh masyarakat masing-masing juga diminta datang. Untuk mengikuti Bursa Inovasi Desa (BID) 2018 Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Gelanggang Olahraga Desan, Kamis 22/11/2018 pagi tadi.

BID yang dihadiri juga 16 camat, juga diikuti 80 orang Pengurus Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) se-Kubar. Ada juga 50 perwakilan Pendamping Desa (PD), dan 102 orang pengurus Tim Inovasi Kabupaten (TIK), unsur Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Kampung, dan Organisasi Perangkat Daerah terkait.



Diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Faustinus Syaidirahman, BID adalah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif. Atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa atau kampung-kampung. Kegiatan BID sebagai kegiatan peluncuran untuk mendukung pelaksanaan inovasi desa, dan di tingkat kecamatan sebagai wahana pertukaran pengetahuan dan inovasi desa.

Kegiatan ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari model Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa (PPID), mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. “BID juga adalah media belajar bagi desa, untuk memeroleh informasi dan kegiatan inovatif yang dapat mendukung pembangunan desa,” ungkapnya Faustinus Syaidirahman, saat menyampaikan laporannya.

Dijelaskan pria yang akrab disapa Cay ini, pelaksanaan BID merupakan pertukaran pengetahuan dan inovasi antar desa yang memenuhi kebutuhan desa. Untuk belajar dan bertukar informasi tentang pengalaman pembangunan desa, serta saling menerapkan inovasi. Termasuk mengidentifikasi masalah desa, inovasi yang sudah dimiliki desa, dan kebutuhan akan masukan untuk perencanaan desa.

Bursa Inovasi Desa 2018 tidak hanya diikuti 190 kepala kampung, tapi juga para Ketua BPK dan tokoh masyarakat masing-masing kampung. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“BID merupakan media strategis mendapatkan dukungan TIK dan bupati dalam pembinaan desa untuk peningkatan RPJMDes melalui Musrenbang desa atau kampung,” kata Cay berpengalaman sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setkab Kubar.

Sementara Bupati Kubar, FX Yapan, berharap BID dapat memberi inovasi masyarakat kampung untuk lebih berdaya, dan menggali potensi di desa masing-masing. Program ini disebut salah satu upaya Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, untuk mengentaskan kemiskinan. Dan pengembangan ekonomi lokal serta sumber daya manusia di kampung.

Bupati berpesan, penting untuk bersatu padu memajukan kampung atau kelurahan. “Sebab tugas ini bukan hanya milik aparatur kampung atau kelurahan. Tapi tugas dan tanggungjawab kita bersama yang mendiami wilayah Tanaa Purai Ngeriman,” katanya.

Ruang tengan Gelanggang Olahraga Desan di Jalan Sendawar Raya dipadati peserta Bursa Inovasi Desa yang dilaksanakan Kamis 22/11/2018 pagi tadi. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Bupati menegaskan, BID juga juga perwujudan Program Nawacita dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Yang dilandasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dan Peranturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2018 tentang Pedoman Umum Inovasi Desa.

“Kita harap muncul inovasi dan pertukaran pengetahuan. Agar lebih efektif menyusun penggunaan dana kampung untuk kesejahteraan masyarakat desa. Dari 190 kampung dan 4 kelurahan di Kubar, tentu punya potensi yang bisa dikelola dan mampu bersaing dengan daerah lain,” pesan FX Yapan.

Ia menginstruksikan para camat dan Petinggi menjaga komunikasi yang baik. “Sebab majunya desa butuh peran serta pemangku kebijakan yang mau membimbing dan mendukung. Mari kita berinovasi untuk memajukan kampung dan daerah ini,” pungkasnya dalam sambutan di BID yang diprakarsai DPMK Kubar melalku Kepala Bidang Pemerintahan Kampung dan Kelurahan, FX Sumardi.




BID dihadiri sejumlah tokoh penting di Kubar, seperti Kepala Polres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan, Konsultan Pendampingan Tim Inovasi Desa Wilayah III Ismet Muli, Wakil Pimpinan Bankaltimtara Cabang Sendawar Hardiansyah, dan Komandan Koramil 0912-13 Barong Tongkok Kapten Infanteri Ade Triyana.

Sementara jajaran Pemkab Kubar dihadiri Sekretaris Kabupaten Kubar Yacob Tullur, Asisten II Setkab Kubar Ayonius, dan Plt Asisten I Setkab Kubar Misran Effendi. Serta sejumlah Kepala OPD dan Roni Patinasarani selaku Tim Kebijakan Khusus Bupati Kubar. #Sonny Lee Hutagalung/Advertorial

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here