Diakui Pertama Kali Terjadi Selama Gelaran MTQ di Kaltim

1205_Kunjungan DPRD Kubar Dipuji (2)
PELAYANAN PRIMA : DPRD Kubar yang dipimpin Syaparuddin selaku Wakil Ketua, berdialoq dengan Kafilah MTQ ke-XXXVII tingkat Provinsi Kaltim 2015 yang datang dari 14 kabupaten dan kota se-Kaltim dan Kaltara. Tampak suasana di pemondokan Kafilah dari Kabupaten Paser yang sebagian masih tidur di pagi hari Selasa (12/5/2015) kunjungan Wakil Rakyat Tanaa Purai Ngeriman.    ARIFIN/KabarKubar.com

MELAK – Kunjungan Anggota DPRD Kutai Barat ke 14 lokasi pemondokan rombongan Kafilah dari 14 kabupaten dan kota se-Kaltim dan Kalimantan Utara, mendapat apresiasi. Pasalnya, kedatangan wakil rakyat setempat memantau keberadaan para tamu di perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran ke-XXXVII tingkat Kaltim dianggap hal langka. Bahkan mengecek kenyamanan dan keamanan kontingen MTQ oleh Dewan disebut baru pernah terjadi di perhelatan kali ini.

“Selama ikut MTQ, tidak pernah dikunjungi dewan apalagi wakil bupati seperti di Kubar ini. Saya rasa ini luar biasa,” puji Badarudin, salah seorang Official Kafilah Kota Bontang. Ia mengaku telah delapan kali mengikuti MTQ se-Kaltim.

Hal yang sama disampaikan Ahmad Nabahan, Ketua rombongan Kafilah Kota Balikpapan yang juga Kepala Kementerian Agama Kota Balikpapan. Dia mengakui sering mengikuti even MTQ di berbagai tempat. Namun kunjungan dewan ke pemondokan untuk mendengar keluhan para Kafilah baru terjadi di Kubar. “Baru kali ini dikunjungi anggota dewan,” katanya.

Ketua I Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Kabupaten Kutai Kartanegara, H Sulaiman, juga mengungkapkan pujian secara langsung. Pria yang juga Kepala Kemenag Kukar ini berharap kunjungan dewan seperti di Kubar, bisa ditiru wakil rakyat di daerah lain saat kegiatan MTQ. “Baru kali ini didatangi langsung anggota DPRD setempat,” katanya di rumah milik Suhamdi, Jalan Mangku Sari RT 30 Kelurahan Melak Ulu.

“Kami merasa tersanjung dikunjungi wakil rakyat. Ini belum pernah terjadi,” kata Maslehan, Kepala Kemenag Kabupaten Paser yang juga Ketua Rombongan Kafilah Paser. Ia memberikan apresiasi tinggi atas pelayanan Kubar. Baik itu akomodasi, transportasi dan konsumsi.

“Ini penghargaan luar biasa buat kami, apalagi hari kedua kami disini juga telah dikunjungi pak wakil bupati (Wabup Kubar Didik Effendy),” ungkap Ketua Rombongan Kafilah Kabupaten Pasir Penajam Utara, H Hakimin Patang.

Menanggapinya, Wakil Ketua DPRD Kubar Syaparuddin (PKB) yang memimpin rombongan DPRD Kubar, menyebut kedatangan mereka adalah bagian dari pelayanan Panitia MTQ. Sebab DPRD Kubar selaku Pembina dan Penasehat MTQ ke-XXXVII tingkat Kaltim 2015, turut bertanggungjawab atas kenyamanan dan keamanan peserta. “Kami juga tidak mau para tamu Kubar pulang membawa kekecewaan. Kami akan berikan yang terbaik bagi tamu agung kami, karena tamu adalah raja,” ujarnya saat berdialoq dengan para Kafilah.

Syaparuddin datang bersama H Murdiansyah (PKB), Yansel (PD), H Elyson (PKS), Sartini (PDIP), Sri Upami (PDIP), Mulyadi Effendi (PAN) dan Samri Nyirang (PDIP). Sejak jam 9 pagi, Selasa (12/5/2015), mereka mendatangi satu persatu pemondokan para Kafilah dan rombongan dari masing-masing daerah. Guna memastikan fasilitas ataupun pelayanan tuan rumah, termasuk keberadaan petugas Legal Officer dan keamanan. “Kami tidak ingin ada keluhan di semua kebutuhan para tamu, seperti pemondokan, konsumsi, kesehatan dan keamanan selama berada di Kota Sendawar. Kalau ada yang kurang akan kita komunikasikan dengan panitia untuk segera dibenahi,” tukas pria yang akrab disapa Apung ini.

Selain anggota Dewan, Apung juga didampingi Kasubbag Protokol Sekretariat DPRD Kubar, Ayippudin, serta sejumlah wartawan media cetak lokal Kaltim. “Kami juga membawa para wartawan dalam kunjungan ini, agar apa yang terjadi bisa didengar tanpa rekayasa. Tapi semua demi kebaikan kita semua, khususnya nama baik Kubar selaku tuan rumah MTQ kali ini,” jelasnya.

Sedangkan Samri Nyirang berharap ada kesan baik di hati para Kafilah selama mengikuti MTQ di Tanaa Purai Ngeriman. Karena ini momen provinsi yang menjadi ukuran kemampuan kabupaten. “Jika tidak bisa membuat kesan baik, jangan jadi tuan rumah lagi di lain waktu. Kubar harus menjadi tuan rumah yang memuaskan. Harus membuat para Kafilah merasa nyaman dan aman,” ujar pria yang juga tokoh Gereja Katolik di kawasan Long Iram dan Tering.    #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here