Sudah 6 Kampung Dialiri Listrik PLN

Camat Bongan, Ganjar Isukarso, berharap di tahun 2019 ada peningkatan di tiga bidang yang menjadi program prioritasnya. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

BONGAN – KABARKUBAR.COM
Pemerintah Kecamatan Bongan menjalankan tiga program sebagai prioritas pembangunan. Hal ini ditujukan untuk mewujudkan aspirasi dari sekitar 12 ribu penduduk di wilayah perbatasan Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Kutai Kartanegara itu. Dan sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Daerah untuk merealisasikan visi dan misi kepada masyarakat yang tersebar di 16 kampung.

Diungkapkan Camat Bongan, Ganjar Isukarso, ada tiga program yang sedang dan telah dijalankan Pemerintah Kecamatan Bongan. Pertama di bidang pendidikan, dengan selalu mengarahkan para pelajar mengikuti ajang-ajang yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dan mendukung kegiatan ekstrakurikuler, seperti kegiatan Pramuka dengan perkemahan setiap tahunnya.



Melalui Tim Penggerak PKK dan Polres Kubar juga telah bekerjasama melakukan penyuluhan dan sosialisasi tata tertib berlalulintas di setiap sekolah. “Agar para siswa-siswi selaku generasi penerus dapat terhindar dari pengaruh narkoba dan pergaulan bebas lainnya. Terutama untuk menghindari kenakalan remaja,” ujarnya saat ditemui KabarKubar di ruang kerja.

Dilanjutkan Camat Bongan, program kedua adalah dalam segi kesehatan. Yang setiap tiga bulan, semua Puskesmas yang ada rutin mengadakan pertemuan lintas sektor. Guna mengevaluasi kegiatan per triwulan, dan tindak lanjutnya. Sehingga program pemerintah dapat dilaksanakan.

Kantor Camat Bongan yang terletak di Jalan Poros Kubar-Kukar. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Terakhir adalah program pembangunan di daerah pedesaan yang banyak ditopang Alokasi Dana Desa. Yakni pembangunan Insfrastruktur jalan dan jembatan. “Ssangat terbantu dengan adanya Dana Desa untuk kegiatan ekonomi masyarakat,” ucap Ganjar Isukarso yang memimpin 52 pegawai di Kantor Kecamatan Bongan, dengan 25 di antaranya berstatus PNS.

Ia berharap, pemerintah melalui Badan Usaha Milik Daerah dapat membangun pabrik pengolahan minyak kelapa sawit. Agar dapat menampung buah sawit milik masyarakat. Karena mata pencaharian penduduk kebanyakan di sektor perkebunan. Dan produksi getah karet sangat menurun. “Jadi masyarakat juga berharap di sawit,” paparnya.



Ganjar Isukarso menambahkan, Bongan masih terkendala kurangnya kualitas insfrastuktur jalan dan pasokan aliran listrik dari PLN. Saat ini baru enam kampung yang sudah mendapat aliran listrik PLN. Dan masyarakat di lima kampung masih mengeluh soal insfatruktur jalan, air bersih dan sinyal telekomunikasi. Ia berharap tahun 2019 nanti ada solusi pada kendala tersebut.

Diakuinya, persoalan listrik sedang dalam pengerjaan oleh PLN. “Yang kita butuhkan sekarang adalah sinyal telekomunikasi, di samping air bersih. Inilah kesulitan kami dan keluhan masyarakat,” ungkap Ganjar Isukarso. #Lilis Sari/Advertorial

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here