Ada Yang Berusia 58 Tahun dan Dihadiri Anggota DPR RI

0905_Khitanan Massal
KHITAN : Suasana di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning yang sedang melaksanakan khitanan massal bagi 700 orang yang juga diikuti sejumlah pria dewasa.    ARIFIN/KabarKubar.com

BARONG TONGKOK – Areal Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning di Kelurahan Simpang Raya Kecamatan Barong Tongkok, dipenuhi ribuan masyarakat. Momen yang akan jadi sejarah sedang terjadi di ponpes yang dirintis sejak Agustus 1991 itu. Tidak kurang 700 orang mengikuti sunatan secara bersamaan, yang menjadi rekor dicetak di ponpes pimpinan Kyai H Arief Setiawan.

Dihadiri anggota Komisi VII DPR RI, Hadi Mulyadi, acara bertajuk Tasyakuran Khitanan Massal Mubaroq 2015 ini dibantu 90 tenaga medis. Terdiri dari dokter, perawat dan apoteker dari RSUD Harapan Insan Sendawar dan sejumlah Puskesmas di Kabupaten Kutai Barat. “Tasyakuran artinya berbagi berkah. Tidak hanya melalui materi, uang atau makanan semata, kita bisa berbagi apapun sumber daya yang kita miliki,” ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera ini di lokasi khitanan massal, Sabtu (9/5/2015).

0805_Khitanan Massal di Ponpes Assalam (1)
TUNGGU GILIRAN : Seorang anak didampingi orangtuanya bersiap untuk dilakukan sunat oleh tenaga medis dari RSUD Harapan Insan Sendawar di salah satu ruang di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, Sabtu (9/5/2015).    ARIFIN/KabarKubar.com

Tim medis yang dipimpin dr Waluyo melakukan khitanan bersamaan di bawah tenda-tenda yang disiapkan dengan meja-meja untuk berbaring anak-anak yang akan disunat. Anak-anak dari berbagai usia yang disunat tidak hanya umat Islam. Ada sekitar 100 anak non Muslim juga ikut dikhitan. “Tidak hanya anak-anak dari usia termuda 5 tahun, ada juga beberapa pria dewasa yang ikut disunat. Bahkan ada yang berusia 58 tahun,” ungkap salah seorang perawat.

Acara yang dihadiri pejabat dari Dinas Kesehatan Kubar ini didukung sejumlah perusahaan dalam pendanaan. Antara lain PT Pamapersada Nusantara, PT Trubaindo Coal Mining (Banpu). PT Thiees, PT Teguh Sinar Abadi dan Yayasan Umat Islam LNG Badak (Yaumil) Kota Bontang. “Ada lagi bantuan para donatur perseorangan,” ungkap Ketua Panitia Tasyakuran, Suparlan.    #Arifin

Komentar Anda

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here