Perubahan APBD Kubar 2017 Diusulkan Turun Rp 9,8 Miliar

Bupati Kutai Barat, FX Yapan, menyerahkan Nota Pengantar Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat tentang Rancangan APBD Perubahan tahun anggaran 2017, kepada Wakil Ketua I Paul Vius yang didampingi Wakil Ketua II Arkadius Elly dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Puncan Karna. REYBER BENHOUSER SIMORANGKIR/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Prediksi penerimaan pendapatan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat turun signifikan pada pos Dana Perimbangan. Hal itu sesuai Peraturan Presiden Nomor 97 tahun 2016 tentang Rincian APBN tahun 2017. Dan penurunan Penerimaan Pembiayaan pada komponen Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau SiLPA, membuat struktur APBD 2017 mengalami ‘defisit’ anggaran.


Hal itu dikatakan Bupati Kutai Barat, FX Yapan, saat menyampaikan Nota Pengantar Penjelasan Pemerintah Tentang Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Kutai Barat, Tahun Anggaran 2017. “Kebijakan Belanja Daerah dilakukan dengan pengurangan anggaran kegiatan tertentu, dan penundaan kegiatan yang masih dapat diprogram ulang pada tahun berikutnya. Serta efisiensi pada beberapa program atau kegiatan,” kata bupati dalam Paripurna XVI Masa Sidang II Tahun 2017 di Gedung DPRD Kubar, Senin 28/8/2017.

Di hadapan sidang yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kubar, Paul Vius, Bupati Kubar menjelaskan, total Perubahan Rancangan APBD tahun 2017 diproyeksikan Rp 1,986 triliun. Menurun Rp 9,808 miliar atau negatif 0,49 % dari APBD Murni 2017 yang berjumlah Rp 1,996 triliun.

Rinciannya, Belanja Tidak Langsung dari Rp 760,003 miliar diproyeksikan bertambah Rp 96,382 atau 12,68 %. Sehingga menjadi Rp 856,386 miliar. Sedangkan Belanja Langsung dari Rp 1,227 triliun, berkurang Rp 105,839 miliar atau negatif 8,62%. Sehingga totalnya dalam APBD Perubahan menjadi Rp 1,121 triliun.

Pemkab Kubar menyampaikan rancangan tersebut untuk dibahas lebih lanjut, dan nantinya dapat disetujui untuk disahkan menjadi Perubahan APBD tahun 2017. Bupati juga menghaturkan penghargaan dan terima kasih kepada Dewan atas kerja sama yang baik antara Eksekutif dan Legislatif.

Sehingga terjali hubungan yang baik dalam melaksanakan pemerintahan yang transparan, efisien dan akuntabel. Mulai dari tahap perencanaan sampai pelaksanaan pembangunan. dalam upaya mencapai visi “Terwujudnya Kutai Barat yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia”

“Saya berharap kepada seluruh anggota DPRD Kubar, agar membantu Pemkab Kubar untuk mengawasi semua proyek yang sedang berjalan. Demi menjaga efisiensi, kualitas dan kuantitas hasil proyek tersebut. Sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Kubar,” pesan Yapan.

Paripurna dihadiri 17 anggota DPRD Kubar dengan dipimpin Paul Vius dengan didampingi Wakil Ketua II Arkadius Elly dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Puncan Karna. Dari Pemkab Kubar dihadiri juga Sekretaris Kabupaten Yacob Tullur dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah, Direktur Operasional dan Direktur Umum Perusda Witelteram. Hadir pula Kepala Staf Kodim 0912/Kutai Barat, Mayor Infanteri Wahyudi. #Sonny Lee Hutagalung


Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here