PKL Bikin Macet Jalan Puncan Karna Melak Ilir

Camat Melak, HM Japar. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

MELAK – KABARKUBAR.COM

Maraknya Pedagang Kaki Lima atau PKL yang berjualan di Jalan Puncan Karna di Kelurahan Melak Ilir Kecamatan Melak, membuat tersendatnya arus lalu lintas. Tidak hanya menyulitkan para pengantar jemput sekolah yang berlokasi di jalan tersebut, kendaraan pun tampak merambat di pagi hari. Hal itu tidak lepas dari aktivitas jual beli di gedung milik pribadi yang dijadikan pasar.

Menyikapinya, Camat Melak HM Japar mengaku telah menegaskan para PKL untuk tidak berjualan di pinggir jalan. Bahkan telah melayangkan surat kepada Tim Terpadu, agar melakukan tindakan tegas. “Jika tidak patuh, maka akan dibongkar. Kami beri waktu hingga Rabu (2/5/2018) nanti,” katanya Senin 30/4/2018 di ruang kerja.

Ia mengungkapkan, setelah disurati para pihak di Pasar Jalan Puncan Karna itu, Tim Terpadu pun telah turun ke lapangan pada Rabu 25/4/2018. Saat itu terlihat kondisi yang tidak memungkinkan, karena PKL melanggar aturan berjualan di pinggir jalan yang sangat menganggu lalu lintas. “Sebagian sudah membongkar, dan sisanya belum,” kata Japar.

Ditegaskan Japar, jika nanti Tim Terpadu kembali ke lapangan untuk memantau, akan langsung mengeksekusi seluruh PKL yang belum membongkar lapak dagangannya. Sebab sebelumnya telah memberitakan batas waktu hingga akhir April. “Karena sudah berapa kali kita menyurati mereka, tapi masyarakat tetap ngotot berjualan di pinggir jalan,” ucapnya.

Solusi diberikan camat, agar seluruh PKL yang berjualan di pinggir jalan Pasar Puncan Karna untuk pindah ke Pasar Olah Bebaya di Jalan Baru yang telah disediakan pemerintah. Sehingga masyarakat yang ingin berdagang tidak berjualan di pinggir jalan, dan tidak menggangu lalu lintas.  “Kalau di pasar bawah itu pasar pribadi. Jika tidak ingin berjualan di pasar atas (Pasar Olah Bebaya), bisa masuk di dalam pasar tersebut,” tegas Japar. #Lilis Sari/Advertorial

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here