Sisi Primordial dan Program Jadi Faktor Kemenangan Rusmadi-Safaruddin

SANGATTA – KABARKUBAR.COM
Meski partai Hanura dilanda kemelut internal, tapi di Kutai Timur partai ini solid berkolaborasi maksimal dengan PDI Perjuangan. Untuk memenangkan pasangan calon nomor 4, Rusmadi-Safaruddin.

“Sebagai partai yang mengusung Rusmadi-Safaruddin, kita jaga keputusan itu dengan cara memenangkan menjadi gubernur dan wakil gubernur. Itu komitmen kami Partai hanura,” ucap Abdul Karim, Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Kutai Timur.

Anggota Partai Hanura Kutim bekerja di semua level. Memang ada hambatan kemelut internal partai yang mengakibatkan pilihan mendua dalam Pilgub, tapi Abdul Karim memastikan untuk daerahnya Partai Hanura setia ke Rusmadi-Safaruddin. “Ada yang perlu dibenahi soal koordinasi. Karena ke depan kita sudah harus merekrut saksi-saksi yang bertugas di TPS,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Hanura berkoordinasi dengan PDI Perjuangan menyangkut saksi di TPS. Apalagi, seperti diketahui salah satu kandidat cagub, yakni Isran Noor, adalah mantan Bupati Kutai Timur, yang tentunya punya basis massa. “Yang kami lakukan adalah mendatangi warga. Door to door,” kata Abdul Karim.

Diakuinya, hambatan di lapangan adalah luasnya wilayah Kutim. Sehingga untuk menemui masyarakat harus memiliki waktu yang cukup dan juga stamina yang prima. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) Kutim dengan Ibukota Sangatta ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km persegi.

Hal kedua, masih tingginya mindset (pola pikir) masyarakat bahwa politik itu adalah uang. Warga meminta uang agar bersedia memilih calon yang ditawarkan ke mereka. “Mindset masyarakat yang sudah terdogma oleh perilaku-perilaku yang dilakukan pemain politik. Kita akan berusaha untuk memberikan pencerahan kepada mereka, ketika mereka memilih pemimpin yang benar atau pemimpin yang bermartabat seperti Rusmadi-Safaruddin ini,” tukas Karim.

Tentang struktur organisasi Partai Hanura, menurutnya sudah terbentuk sampai ke tingkat anak cabang. “Kami melihat animo masyarakat terhadap pasangan Rusmadi-Safaruddin terus meningkat. Awalnya banyak yang tidak kenal. Tapi setelah kenal, banyak yang suka dengan pak Rusmadi maupun Pak Safaruddin,” ujarnya.

Di DPRD Kutim, PDI Perjuangan berhasil meraih 5 kursi legislatif. Sementara untuk Partai Hanura 3 kursi. Berdasarkan hitungan matematis itu Tim Pemenangan Rusmadi-Safaruddin di Kutim optimis menang dengan meraih suara 50 persen.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kutim, H Agiel Suwarno mengatakan, siap memenangkan Rusmadi-Safaruddin pada Pemilu tanggal 27 Juni 2018. Persiapan tim di DCP Kutim sudah berjalan maksimal. Mulai dari membentuk tim pemenangan, posko pemenangan, serta telah mengkonsolidasikan pengurus bawah di DPAC dan Ranting.

Selain itu, DPC semakin antusias dikarenakan dengan banyaknya relawan dan tokoh-tokoh masyarakat Kutim yang juga ikut bergabung dengan tim pemenangan. “Jadi kalau secara tim kita sudah siaplah. Di Kutim sendiri perolehan suara kita itu nomor 4 di DPRD Kutim. Pertama Golkar, kedua Demokrat, ketiga PPP dan keempat PDIP,” kata Agiel Suwarno.

Agiel Suwarno menjelaskan, komposisi antara Rusmadi-Safaruddin adalah kombinasi yang baik. Jawa-Bugis adalah jumlah penduduk mayoritas di Kaltim. “Tetapi kami yakin, kalau dilihat dari komposisi yang lain. Misalnya dari jumlah penduduk kemudian dari kategori kesukuan (primordial), insya Allah, suku yang terbanyak di Kutim ini kan Jawa. Dan responnya tokoh-tokoh Jawa, ketika berkomunikasi dengan Rusmadi cukup baik. Dan ini mungkin akan menjadi semacam peluang bagus bagi pasangan ini,” katanya.

DPC PDIP Kutim, terang Agiel, juga sedang menyelesaikan beberapa agenda yang di antaranya rekrutmen saksi-saksi. Selain itu, DPC juga telah melakukan rekrutmen Gurahlih (Regu Penggerak dan Regu Pemilih) sebagai media untuk mengkomunikasikan basis di level bawah. “Kita merekrut saksi dan Gurahlih sekalian mereka mengkomunikasikan di bawah, basis di level bawah. Karena jujur kita akui, dengan basis yang luas itu memerlukan waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas itu, medannya juga lumayan, dan cost-nya tinggi.” katanya. #Achmad Yusuf

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here