Nasdem dan PKB Berpeluang Besar Masuk Koalisi

Partai Hanura menyerahkan surat keputusan untuk mendukung pasangan FX Yapan dan H Edyanto Arkan dalam Pilkada Kubar tahun 2020. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Surat Keputusan DPP Partai Demokrat menyatakan sikap mengusung pasangan FX Yapan dan H Edyanto Arkan (Yakan) untuk maju di Pilkada Kabupaten Kutai Barat tahun 2020. Rekomendasi itu menambah deretan partai politik yang bergabung mengusung duet petahana. Sejauh ini lima parpol sudah berkoalisi dengan kuota 15 kursi, atau 60 persen kursi di DPRD Kubar.

Dukungan lima parpol telah melampaui syarat yang ditentukan KPU Republik Indonesia, yakni 25 persen kursi di DPRD Kubar. Parpol yang telah menerbitkan rekomendasi bagi Yakan, adalah:

  1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (6 kursi)
  2. Partai Hati Nurani Rakyat (3 kursi)
  3. Partai Demokrat (3 kursi)
  4. Partai Gerakan Indonesia Raya (2 kursi)
  5. Partai Keadilan Sejahtera (1 kursi)



Meski telah melebihi syarat, Yakan diprediksi masih akan didukung parpol lain yang memiliki kursi di DPRD Kubar. “PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan Nasdem mungkin akan masuk koalisi untuk Yakan. Lihat saja dari sikap pimpinan kedua partai tersebut di Kubar. Dalam beberapa acara Yakan, mereka hadir,” kata Hadomuan Situmorang, pengamat perkembangan politik di Kubar.

Parpol dengan akumulasi 14 kursi di DPRD Kubar masih ada lima. Yakni Partai Golkar (3 kursi), Partai Amanat Nasional (3 kursi), Partai Nasdem (2 kursi), Partai Persatuan Indonesia (1 kursi), dan Partai Kebangkitan Bangsa (1 kursi). “Sepertinya Pak Yapan mau memborong partai. Masih sangat besar peluangnya untuk dapat parpol lain, apalagi Nasdem dan PKB,” ujar Jamri, Pegiat Media Sosial.

Ketua DPC Partai Gerakan Indonesia Raya Kabupaten Kutai Barat, Ekti Imanuel, menyerahkan rekomendasi partainya kepada FX Yapan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Menurut pria dengan akun Jamri Lessa di Facebook, masih ada kemungkinan Yakan mendapat dukungan PAN. Meskipun salah satu kadernya, Asrani, telah mendeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Bupati Kubar. “Kalau lihat bahasa Haji Sopian (Ketua DPD PAN Kubar, H Sopiansyah) di media massa, sikap PAN masih bisa dikocok ulang. Ada bahasa seolah dia berharap pak Yapan menang. Masa mengusung calonnya, tapi berharap pak Yapan menang,” katanya.

“Partai Golkar pun bisa saja didapat pak Yapan. Biar Haji Acong (H Ahmad Syaiful) sudah bilang maju sebagai Calon Bupati Kubar. Karena Pak Yapan kan sudah mendaftar di partai itu. Apalagi Perindo yang satu kursi, saya yakin mengarah ke pak Yapan,” pungkas Jamri.

Soal isu memborong parpol dibantah Ketua Bidang Kaderisasi dan Organisasi DPC PDI Perjuangan Kubar. Keputusan parpol lain mendukung Yakan diyakini atas pertimbangan penuh pimpinan masing-masing parpol. “Pak Yapan beli partai dan borong parpol? Itu tidak benar. Hasil survei elektabilitas beliau tinggi, mungkin itu jadi salah satu pertimbangan parpol,” ucapnya pada Sabtu, 13 Juni 2020.

Hengki menjelaskan, saat mendaftar atau melamar parpol, Tim Yakan melampirkan hasil survei. Setiap parpol juga disebut melakukan survei internal. Sebagai pasangan petahana yang telah memimpin pemerintahan Kubar sejak 20 April 2016, kinerja Yakan juga menjadi penilaian parpol.

Sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, FX Yapan dan H Edyanto Arkan mendapat kepercayaan partainya untuk kembali memimpin Kubar di periode 2021-2024. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Ada saja pro dan kontra, tapi kita memaklumi itu dan kita punya hak untuk klarifikasi. Silahkan tanya apa alasan parpol lain mendukung Yakan. Tentu mereka menilai kredibilitas kandidat yang akan didukung,” tegasnya.

Sebelumnya, FX Yapan menegaskan sikap kembali berpasangan dengan H Edyanto Arkan untuk memimpin Kubar di periode 2021-2024 mendatang. Didasari kebutuhan masyarakat akan pembangunan berkesinambungan yang mesti dituntaskan keduanya. Serta melanjutkan program yang dirancang dalam visi dan misi pada periode sebelumnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kubar, Paul Vius, mengakui rekomendasi partainya telah terbit untuk mendukung Yakan di Pilkada 2020. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Terlebih keduanya sudah menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kubar dalam empat tahun terakhir. “Dengan pengalaman birokrasi, beliau (Edyanto Arkan) tahu teknis. Saya harus hati-hati memilih wakil, karena ini kepentingan rakyat. Harus selektif. Ketika saya berhalangan, wakil saya bisa, dan memahami teknis,” katanya dalam sejumlah kesempatan.

“Ini pengabdian, bukan soal untung rugi. Kita mengurus kabupaten karena kebutuhan, bukan kepentingan. Ini perlu bantuan kita semua, dan maaf atas kekurangan selama ini. Kami ingin menyempurnakan visi dan misi yang kami susun dan selama ini belum sempurna. Mudah-mudahan masih dipercaya masyarakat,” ujar Yapan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kubar.



Edyanto Arkan sendiri mengatakan, visi dan misi yang telah disusun untuk periode 2021-2024 telah dilaksanakan dalam empat tahun belakangan. Nantinya akan disempurnakan. Terlebih Kubar berbatasan langsung dengan kawasan Ibu Kota Negara yang baru ditetapkan.

“Saya bersama Pak Yapan maju untuk merealisasikan visi dan misi yang kami buat. Secara konsisten kami lakukan itu, walaupun di luar banyak yang menyanggah,” tukas pria yang telah mengantongi Kartu Tanda Anggota PDI Perjuangan sejak tahun 2015 lalu. #Sonny Lee Hutagalung

Komentar Anda

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here