Tidak Tersinggung, Justru Jadi Penyemangat dan Pengingat Amanah Rakyat

SAMARINDA – KABARKUBAR.COM
Tidak mau mengalami seperti kata pepatah “membeli kucing dalam karung”, sekelompok ibu-ibu di Jalan Kahoi 7, Blok 7, Samarinda “menggoda” Irjen Pol (Purn) Safaruddin. Mereka  mempertanyakan apakah janji kampanye akan dipenuhi setelah terpilih memimpin Kaltim.

Seorang ibu rumah tangga bernama Rabiatul yang tinggal di Karang Anyar, Sungai Kunjang, dengan berani melempar pertanyaan kepada Cawagub Safaruddin dalam acara di rumah H Suryadi, tokoh masyarakat setempat.

“Bapak berjanji akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat khususnya warga Samarinda. Melalui program pendidikan, kesehatan gratis, bantuan pinjaman bergulir tanpa bunga untuk modal usaha rakyat dan membebaskan Kota Samarinda dari banjir serta perbaikan infrastruktur. Saya ingin tanya pak, apakah setelah bapak terpilih nanti, janji itu ditepati atau hanya tinggal janji saja, karena kebanyakan yang terjadi setelah jadi pejabat pasti lupa dengan janjinya,” tegas Robiatul yang mendapat aplaus ibu-Ibu lainnya.

Tidak hanya itu, dua ibu lain menyambung dengan menanyakan apa yang dilakukan Rusmadi-Safaruddin dalam 100 hari kerja jika terpilih? Apa yang lebih dulu dikerjakan? Juga bagaimana dengan janda-janda apakah akan mendapat tunjangan?

Mendapat pertanyaan bertubi-tubi itu membuat mantan Kapolda Kaltim ini tersenyum. Ia senang karena ibu-ibu bersikap kritis. Dia ingin sikap kritis itu terus dijaga sebagai bentuk partisipatif dalam demokrasi dan pembangunan. “Ibu sabar dulu ya, saya akan jawab satu persatu,” kata Safaruddin, tenang, di hadapan ratusan warga yang hadir.

Menurut Safaruddin kalau ada calon pemimpin banyak berjanji, apalagi dia telah menjabat sekian tahun tapi toh janjinya tidak ditepati dan sekarang mencalonkan lagi, untuk apa dipilih lagi,” tandasnya.

Dia pun bisa memaklumi kondisi masyarakat sekarang ini yang merasa sudah bosan dengan janji palsu yang diberikan oknum pejabat yang sudah dipilihnya. Tidak heran, kata Safaruddin, bila pertanyaan ini yang seringkali ditanyakan orang kepadanya ketika melakukan sosialisasi.

Secara pribadi dia tidak pernah merasa tersinggung ataupun marah dengan ucapan tersebut. Justru ini dijadikanya sebuah penyemangat dan pengingat bahwa seorang pejabat yang diberikan amanah bagi rakyat punya tanggung jawab besar di hadapan Allah SWT.  Apabila amanah tersebut diingkari dan tidak dijalankan walau sekecil biji zarah, akan dipertanggungjawabkan di kehidupan abadi (akhirat) nanti.

Karena itu dia mengatakan, majunya ia sebagai cawagub Kaltim bersama Rusmadi bukan karena nafsu duniawi. Namun semata-mata berangkat dari niat yang tulus untuk mengabdi kepada rakyat demi perubahan dan kemajuan Kaltim. Safaruddin mengaku paling takut berjanji lalu tidak ditepati, karena nantinya akan ditagih di kehidupan abadi.

Hidup di dunia ini hanya sementara, ada kehidupan yang lebih kekal abadi. “Insya Allah apabila diberikan kesempatan terpilih nanti, apa yang saya ucapkan akan kami realisasikan. Tempat ini akan menjadi saksi, di mana saya akan datang kembali kesini untuk memenuhi janji itu,” kata Safaruddin lebih lanjut. #Achmad Yusuf

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here