Irjen Pol DPM Sitompul: Kalau diminta ditangani kasus pencopetan, ya pencopetan dulu

Bupati Kutai Barat, Ismael Thomas, memberikan cinderamata kepada Kapolda Kaltim Irjen Polisi DPM Sitompul saat peresmian Markas Polres Kutai Barat pada Rabu, 28 Juni 2006. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Markas Kepolisian Resor Kutai Barat diresmikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Inspektur Jenderal Polisi DPM Sitompul. Gedung baru di Jalan Gajahmada itu memiliki luas 1.202 meter persegi dengan dua lantai, berdiri megah dengan halaman yang cukup luas. Mapolres yang layak dan representatif ini diresmikan pada Rabu, 28 Juni 2006.

Gedung ini terdiri dari tiga bagian. Yaitu sebelah kanan untuk Satuan Lalu Lintas dan bagian kiri diperuntukkan ruang Logistik. Sedangkan gedung utama adalah ruang Kepala Polres, Waka Polres dan para Kepala Satuan serta Kepala Urusan Satuan. Diharapkan adanya markas ini akan meningkatkan pelayanan Polri sebagai pengayom, pelayan dan pelindung masyarakat.



Menurutnya Kapolda, Polisi harus mengikuti keinginan masyarakat sebagaimana paradigma yang ada di masyarakat. Yakni mendahulukan apa kemauan masyarakat. “Kalau mereka minta ditangani kasus pencopetan, ya tangani pencopetan dulu. Kalau banyak yang minta diselesaikan kasus perampokan, ya tangani perampokan dulu, sebelum menuntaskan kasus lainnya,” tegas Irjen DPM Sitompul yang dihadiri Kapolres Kubar, AKBP Heru Dwi Pratondo..

Secara khusus DPM Sitompul mensyukuri adanya gedung baru yang terkesan bagus dan modern. Sebab di beberapa daerah, Mapolres atau Mapolwil masih menempati gedung-gedung tua yang terkesan angker. Misalnya kisah ketika DPM Sitompul menjabat Kapolres Lampung Utara 16 tahun silam. Ia menempati gedung bekas markas tentara belanda yang terkesan angker. Sering petugas piket dibangunkan oleh makhluk halus.

Demikian pula sewaktu bertugas di  Polwiltabes Surabaya, ruang bawah tanah tempat perlindungan buatan Belanda di lokasi kantor dianggap angker. Karena pernah seorang polisi meninggal disana. “Padahal sebab kehabisan oksigen, dikarenakan ruang bawah tanah yang cukup jauh ke dalam,” kisahnya.

Kapolda Kaltim Irjen Polisi DPM Sitompul menyalami para perwira pertama Polres Kubar dengan didampingi Kapolres Kubar AKBP Heru Dwi Pratondo. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Bupati Kubar, Ismael Thomas, berterimakasih atas hadirnya Polres di Kubar yang akan membantu dan melayani warga. Terutama dalam mengantisipasi, mencegah dan menanggulangi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat. Thomas juga mengungkapkan program pemerintah Kubar untuk membangun perumahan bagi staf Polres, Kodim, kejaksaan dan kehakiman. serta Rumah Tahanan di atas lahan seluas enam hektare.

Dimasukkan juga dalam anggaran tahun 2006 untuk pengaspalan jalan menuju ke perumahan terebut. “Selamat bagi jajaran Polres. Semoga adanya Mapolres dapat membantu setiap kegiatan dan memacu prestasi Polres untuk semakin baik dalam melayani masyarakat Kubar,” kata Ismael Thomas yang disertai Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Yahya Marthan.

Momen tersebut, Kapolda menyaksikan demo jaringan computer lokal tanpa kabel atau Wireless Local Area Network. Demo diperagakan Kasat Intel Polres Kubar, Iptu Agustinus Christmas. Itu adalah sistem komunikasi data yang fleksibel yang mampu menggantikan atau meluaskan jaringan yang sudah ada. Dengan mengggunakan tekhnologi frekuensi radio. Sehingga dapat bertukar data dengan perantaraan udara, menembus dinding pembatas dan beberapa struktur beton tanpa bantuan kabel.

Kapolda Kaltim Irjen Polisi DPM Sitompul mencoba jaringan komputer tanpa kabel yang dipandu Kasat Intel Polres Kubar, Iptu Agustinus Christmas. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Kapolres Kubar akan dapat mengakses kegiatan seluruh staf dari ruangannya tanpa keluar dan turun ke ruangan lain. Segala kegiatan dapat dikontrol oleh para pimpinan Polres Kubar melalui jaringan komputer.

Kapolda diperlihatkan situasi di Satuan Reskrim dari komputer, dan Kapolda langsung meminta data dari Satreskrim. Segera seorang wanita staf Satreskrim mengirimkan data tindak kriminal yang sedang ditangani ke komputer pimpinan. Kemudian langsung dicetak untuk selanjutnya dibaca Kapolda.

Situasi lain di ruang Samapta, terlihat di monitor komputer permainan ‘game’ yang sedang dimainkan anggota. Segera pimpinan menginstruksikan game dihentikan. “Luar biasa dan bagus, tepuk tangan untuk Polres Kubar,” kata DPM Sitompul disambut tepuk tangan riuh seluruh hadirin.



Di hadapan para tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, pengusaha, Muspida Kubar dan jajaran polres Kubar, Kapolda berpesan. Agar semua pihak turut menjaga dan merawat mapolres sebagai tempat perlindungan dan pelayanan masyarakat. Karena mapolres adalah milik bersama.

“Jadilah mitra Polri yang baik dengan memberikan masukan, kritik dan ide demi melayani keinginan masyarakat. Polisi jangan arogan dan sewenang-wenang, kewenangan polri jangan sampai diselewengkan,” tegas Kapolda.

Kapolda datang disertai Kepala Biro Bina Mitra Kombes Andi Jaka M, Kabiro Pers Kombes Taufik Nurhidayat, Kabiro Renbang Kombes R A Kuswadi, Kabiro Logistik Kombes Mulyadi, Kabid Propam Kombes Sudargo, Direktur Intel Kombes Suryandi Saeful dan Kaspripim AKBP Zulkifli. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here