PT Harindo Wahana Beri Modal Usaha Penjualan Token Listrik dan Pulsa

Manager PLN UP3 Samarinda, Basuki Rahman, memastikan dalam lima hari pemasangan baru bagi pemohon listrik di Kampung Kelubaq dan Kampung Muara Mujan bisa menyala. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

TERING – KABARKUBAR.COM
Mulai hari ini, Minggu 4/11/2018, masyarakat Kampung Muara Mujan dan Kampung Kelubaq di Kecamatan Tering sudah dapat menikmati listrik selama 24 jam sehari. Karena PT PLN telah mengoperasikan sambungan jaringan listrik di dua kampung. Dan beroperasinya listrik PLN 24 jam itu diresmikan oleh Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan, yang disaksikan para tokoh masyarakat Kecamatan Tering.

Diakui Wabup, realisasi penyambungan listrik itu tidak mudah. Berbeda dengan kampung lain di beberapa kecamatan, yang lebih dulu sudah dipasangi instalasi, tpai bertahun-tahun baru bisa tersambung listriknya. “Ada yang mulai bangun rumah sudah minta dipasang listrik, dan instalasi pun terpasang. Sampai rumah selesai, belum juga masuk listriknya,” ungkapnya saat Peresmian Pengoperasian Jaringan Listrik Kampung Muara Mujan dan Kampung Kelubaq, di Balai Pertemuan Umum Kampung Kelubaq, siang tadi.



Edyanto Arkan berterimakasih kepada Manajemen PLN, secara khusus kepada Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Samarinda, Basuki Rahman. Sebab telah bekerja cepat merealisasikan permohonan Pemerintah Kabupaten Kubar, untuk menambah daya listrik di Kubar. Diakuinya, dari 190 kampung dalam 16 kecamatan di Kubar, masih ada 89 kampung yang belum dialiri listrik PLN.

Wakil Bupati Kubar, H Edyanto Arkan, menyerahkan bantuan CSR dari PT Harindo Wahana kepada Petinggi Muara Mujan, Benediktus Bayau, yang ditujukan sebagai modal usaha BUMKam setempat. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Hampir di semua kecamatan masih ada kampung yang belum dapat listrik. Secara bertahap ini akan kita benahi. Dua tahun lalu kita butuh listrik sebesar 12 Megawatt tapi daya hanya 10 MW. Tapi sejak Pak Basuki Rahman di PLN, kita lapor Kubar defisit listrik, langsung direspon,” katanya.

Ia menambahkan, PLN telah mengganti sekaligus 17 unit mesin pembangkit listrik yang rusak. Dengan daya sebesar 17 MW, membuat membuat impian kampung-kampung mendapat aliran listrik 24 jam akan terwujud. Biaya listrik yang biasanya mencapai Rp1 juta perbulan dengan pemakaian hanya 12 jam, kini bisa hanya mencapai Rp200 ribu.

Dengan adanya listrik 24 jam, ia berharap masyarakat membuka kegiatan ekonomi baru. “Keluarkan barang yang tidak ada guna dalam kulkas, dan bikin es batu saja bisa dapat duit,” pesan Edyanto Arkan.

Wabup bersama Wakil Ketua DPRD Kubar, Arkadius Elly beserta 4 anggota dewan lainnya, dan para pejabat terkait dalam Peresmian Pengoperasian Jaringan Listrik Kampung Muara Mujan dan Kampung Kelubaq, di BPU Kampung Kelubaq, Minggu 4/11/2018. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Camat Tering, Bonifasius Satuq mengatakan, baru 9 dari 15 kampung di Tering yang sudah menikmati listrik 24 jam. Enam lagi, termasuk Kampung Kelian Dalam yang berjarak 11 kilometer dari Kelubaq. Termasuk Kampung Tukul, Muyub Ilir, Muyub Ulu, Gabung Baru, dan Muyub Aket. “Terima kasih kepada pemerintah dan para anggota dewan yang bekerjasama, sehingga listrik bisa masuk ke kampung-kampung,” ujarnya.

Manager PLN UP3 Samarinda, Basuki Rahman berharap masyarakat semua kampung bisa segera menikmati listrik 24 jam. Khusus untuk Kelubaq dan Muara Mujan, ia mempersilahkan warga yang belum dipasang listrik, agar segera mengajukan permohonan. Ia memastikan dalam lima hari sudah bisa menyala, karena jaringan listrik sudah ada. “Mohon jika ada jaringan tersentuh pohon agar bisa dipangkas. Karena listrik tidak boleh kena pohon, dan supaya tidak terjadi kecelakaan. Jika ada yang memanjat pohon, bisa kena sentrum. Mari kita jaga agar listrik bisa dimanfaatkan maksimal,” pesannya.

Warga dua kampung juga mendapat kemudahan lewat bantuan hibah dari perusahaan pertambangan batubara, PT Harindo Wahana. Bantuan dari Program Corporate Social Responsibility atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan itu berupa uang senilai Rp10 juta. Berupa paket bisnis online pengisian token atau pulsa telepon seluler. Yang ditujukan sebagai modal usaha bagi Badan Usaha Milik Kampung dua kampung.

Petinggi Muara Mujan, Edi Hermanto, menerima bantuan CSR untuk modal usaha BUMK berupa paket bisnis online penjualan Token listrik dan Pulsa berbasis Android. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Ini adalah bantuan dari CSR sebagai bentuk tanggung jawab kami. Meski baru 40 persen produksi, tapi CSR sudah mencapai 97 persen,” ujar Manager HRD dan Koordinator CSR PT Harindo Wahana, Bahar Pananrang, dalam acara yang dihadiri juga Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Kelistrikan Kaltim, Jamrotin Armansyah.



Acara ini dihadiri juga Wakil Ketua DPRD Kubar Arkadius Elly, dan empat Anggota DPRD Kubar. Yakni Sri Upami, Samri Nyirang, Aidayani dan Yansel. Tampak juga Asisten 3 Setkab Kubar Ayonius, dan Staf Khusus Bupati Kubar Roni Patinasarani. Hadir pula tiga kepala kampung, yakni Petinggi Kelubaq Benediktus Bayau, Petinggi Muara Mujan Edi Hermanto dan Petinggi Muara Benangaq Ismawi. Serta Tokoh Adat, Tokoh Agama dan masyarakat sekitar 150 orang

Ada juga Kepala Bagian Perencanaan Polres Kubar Kompol Kasdi, Danramil 0912-04 Long Iram Lettu Infanteri Hariyadi, Kapolsek Long Iram Iptu Pujiyo, Kepala Pos Polisi Tering Aiptu Yan Rentau dan Gembala Gereja Bala Keselamatan Muara Mujan (etnan Kaswan Susanto. #Sonny Lee Hutagalung/Advertorial

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here