Alsiyus: Gerbang MAS bisa maju independen karena kerja keras tim mereka

Tim Rama Center memberikan klarifikasi soal tudihan telah mengalihkan dukungan masyarakat berupa salinan KTP kepada kandidat lain. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM

Batalnya Rama Alexander Asia maju dalam Pilkada Kabupaten Kutai Barat tahun 2020 lewat jalur perseorangan atau independen, dapat dipahami masyarakat. Namun, ada rumor negatif mengarah kepada Tim Bersatu Mewujudkan Harapan Masyarakat Kutai Barat atau Rama Center. Dukungan masyarakat yang disampaikan dengan ribuan salinan KTP yang dikumpulkan, disebut telah dijual kepada kandidat lain.

“Saya menerima banyak telepon dari para simpatisan Pak Rama, juga para tokoh. Sampai sore kemarin sudah ada 64 penelepon, menanyakan benarkah fotocopy KTP mereka diberikan ke kandidat lain,” kata Sekretaris Rama Center, Hertin Armansyah pada Minggu, 23 Pebruari 2020.

Menurut Ketua Rama Center, Elvin Eriadam, pihaknya tidak pernah menyerahkan apalagi menjual salinan KTP yang telah dikumpulkan selama ini. Meski Rama Asia tidak jadi maju dari jalur independen, dukungan masyarakat Kubar itu tidak dialihkan kepada pihak lain. “Kami di Rama Center menghargai dukungan rakyat, dan tidak ada niat untuk bermain-main. Entah jika ada pihak lain melakukan, yang jelas kami tidak,” katanya.



Ditambahkan Rudi Kinteng selaku Bendahara Rama Center, Tim tetap memperjuangkan aspirasi yang selama ini disampaikan masyarakat pada pihaknya. Agar Rama Asia bisa maju di Pilkada Kubar, 23 September ini. Ia mengimbau semua militan atau simpatisan Rama Asia tetap kompak dan bersatu padu. Tidak mudah terpengaruh oleh isu yang menyesatkan atau tidak benar.

Rama Center, kata dia, belum dan tidak akan pernah menyatakan sikap untuk mendukung calon lain. Terlebih secara pribadi, ia merupakan pendukung setia Rama Asia di Pilkada Kubar tahun 2006, 2011 dan 2015. “Mengenai photocopy KTP yang diserahkan melalui ketua, sekretaris dan bendahara masih aman kita simpan,” ujar Rudi Kinteng.

Alsiyus, Wakil Ketua Rama Center yang kini beralih mendukung pasangan Martinus Herman Kenton- H Abdul Azizs. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Terpisah, Alsiyus yang sejak Sabtu, 22 Pebruari 2020 telah menunjukkan sikap berpaling ke kandidat lain, memberikan klarifikasi. “Saya tidak pernah mengalihkan dukungan KTP dari Pak Rama ke Gerbang MAS (Gerakan Pembangunan Maju Adil dan Sejahtera sebagai jargon pasangan Martinus Herman Kenton-Abdul Azizs). Karena semua KTP dipegang oleh sekretaris (Hertin Armansyah) dan dalam kendali penuh ketua (Elvin Eriadam),” tegasnya.

Alsiyus yang sebelumnya adalah Wakil Ketua Rama Center, menerangkan apa kendala sebenarnya Rama Asia tidak jadi maju dari jalur independen. Beragam hal yang membuat langkah Rama Center terhambat itulah yang membuatnya membuat keputusan ‘lompat pagar’. “Jadi karena kendala yang komplek itulah Rama Asia tidak dapat maju (independen), maka saya pribadi memutuskan ikut Gerbang MAS,” katanya.



Terkait tudingan salinan KTP dialihkan atau dijual ke kandidat lain, Alsiyus tegas membantah. “Fotocopy KTP yang didapat Gerbang MAS itu murni kerja keras mereka, dan tidak ada sangkut pautnya dengan saya. Kita hargai perjuangan tim Gerbang MAS di 16 kecamatan sehingga mereka bisa maju lewat jalur independen,” ujarnya.

Ia mengaku, tidak menyimpan ribuan salinan KTP yang telah dikumpulkan itu, melainkan semua masuk ke bagian administrasi dan disimpan oleh sekretaris. “Jika masyarakat mau ambil kembali dukungan KTP-nya, silahkan ambil ke saudara Hertin (Sekretaris Rama Center),” katanya.

Ia menyayangkan jika niat tulus dan ikhlas atas kecintaan kepada sosok Rama Asia yang diakuinya sebagai Bapak Pembangunan Kubar terkotori tudingan tidak berdasar. Apalagi sampai dituduh telah menjual salinan KTP kepada Gerbang MAS. “Mereka (Gerbang MAS) memeroleh KTP itu hasil kerja keras sendiri. Sedangkan fotocopy KTP saya saja belum saya serahkan untuk dukung Gerbang MAS. Tapi nanti pasti saya serahkan langsung,” pungkasnya. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here