Jembatan Sungai Nyuatan di Sembuan Juga Prioritas

Camat Nyuatan, Lukas, bersama Petinggi Intu Lingau, Abed Nego, dan para aparat pemerintah kampung beserta 14 Ketua RT. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

NYUATAN – KABARKUBAR.COM
Pemerintah Kecamatan Nyuatan berupaya meningkatkan ekonimi masyarakat di 10 kampung dalam wilayahnya. Untuk mewujudkannya, peningkatan kualitas akses antar kampung menjadi prioritas usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan atau Musrenbangcam.

Menurut Camat Nyuatan, Lukas, sepanjang 88 kilometer jalan telah diusulkan untuk ditingkatkan kualitasnya oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Terutama askses Kampung Temula menuju Kampung Sentalar sepanjang 12 kilometer. Jalan yang telah beberapa kali dilakukan perbaikan ini, saat ini masih berupa jalan tanah.


“Saya yakin roda ekonomi masyarakat akan bisa meningkat jika akses jalan bagus. Karena otomatis transaksi ekonomi akan lancar, yang artinya pendapatan masyarakat naik,” ujar Lukas, Kamis 31/12/2017 di Kantor Camat Nyuatan, Kampung Dempar.

Selain jalan Temula-Sentalar, Kecamatan Nyuatan juga mengusulkan peningkatan jalan Dempar-Jontai sepanjang 3 kilometer. Lalu akses Kampung Sembuan menuju Intu Lingau yang jaraknya mencapai 27 kilometer. Sebelumnya jalan penghubung antara kampung ini telah dibuka sekitar tahun 2005 lalu. Saat itu, hanya butuh sekitar 40 menit untuk melintas dari dan ke kampung tersebut.

Pintu masuk Kampung Intu Lingau di Kecamatan Nyuatan yang jalannya telah berkualitas Agregat C, diharapkan bisa ditingkatkan berupa semenisasi atau rigit beton. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

“Sekarang harus menempuh jarak 80 kilometer lebih jika ingin pergi dari dan ke antar Sembuan dan Lingau. Paling cepat 3 jam baru bisa sampai. Nah, kalau jalan itu bagus, warga Lingau juga lebih dekat menuju ibukota kecamatan, cuma 30 kilometer atau paling lama sejam perjalanan,” jelas Lukas yang sebelumnya bertugas di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kubar.

Dijelaskan Lukas, untuk kemudahan akses menuju Intu Lingau, Kecamatan Nyuatan juga mengusulkan peningkatan jalan Ketang-Intu Lingau sepanjang 27 kilometer. Jalan ini juga menjadi akses penting Intu Lingau dan Kampung Lakan Bilem menuju wilayah Kecamatan Linggang Bigung. Karena akan lebih dekat menuju sejumlah kecamatan lainnya, termasuk ke kawasan ibukota kabupaten, Sendawar.

Selanjutnya adalah peningkatan jalan Away-Juhan sepanjang 9 kilometer, Away-Muut 3 kilometer, dan Temula-Melapeh Lama 19 kilometer. “Sudah diusulkan di musrenbang untuk tahun 2018. Terakhir, kami juga mengusulkan jembatan Sembuan untuk menyeberang Ssungai Nyuatan. Semoga bisa terealisasi tahun depan, dan kita percaya hari esok akan lebih baik daripada hari ini,” pungkas Lukas.

Kecamatan Nyuatan memiliki 10 kampung yang dikenal kesuburan tanahnya. Yakni Dempar, Sentalar, Jontai, Temula, Terajuk, Sembuan, Lakan Bilem, Intu Lingau, Muut dan Awai. Berdasarkan data tahun 2015 lalu, Kecamatan Nyuatan terdapat 1.884 kepala keluarga. Total penduduk sebanyak 6.077 jiwa, yang terdiri dari 3.212 laki-laki dan 2.865 perempuan. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here