82 IKM Binaan Dekranasda Kubar, 32 UKM dan 40 Pedagang Ikut Tampil

Bupati Kutai Barat, FX Yapan, bersama Komandan Kodim 0912/KBR Letkol Infanteri Rudi Setiawan, mengunjungi stan pameran milik Polres Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Bupati Kutai Barat, Fransiskus Xaverius Yapan, telah membuka Festival Dahau 2018 sebagai rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Kutai Barat Ke-19. Hiburan bagi masyarakat Kubar pun tersedia selama kegiatan ini dilaksanakan hingga puncak acara pada Senin 5 November 2018 nanti. Beragam kegiatan pun dilaksanakan di tempat acara, Taman Budaya Sendawar, Jalan Sendawar Raya Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok.

“Karena ini HUT Ke-19, mari rayakan dan ini adalah hadiah pemekaran. Di acara ini kita mengevaluasi kegiatan dan capaian dalam pembangunan, seni dan budaya,” katanya kepada KabarKubar, usai membuka Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-90 dan HUT Kubar Ke-19, Senin 29/10/2018.



FX Yapan meminta agar budaya lokal dilestarikan. Tidak hanya saat peringatan HUT Kubar atau Festival Dahau. Namun adat istiadat dan tradisi sepatutnya tidak dilupakan dan perlu dikembangkan. Tidak hanya seni budaya berupa tari-tarian, tapi juga seluruh peninggalan atau warisan leluhur yang baik.

“Kalau bisa olahraga tradisional kita tidak hanya dipertandingkan di tingkat lokal, juga bisa menjadi olahraga nasional,” katanya kepada KabarKubar, usai menjajal olahraga ketangkasan tradisional Menyumpit.

Bupati Kubar FX Yapan, Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan, Kepala Bankaltimtara Cabang Sendawar Yudhi Susatyo dan sejumlah pejabat Pemkab Kubar, mengunjungi stan pameran milik Kodim 0912/KBR. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Bupati Kubar mengajak seluruh komponen masyarakat menjadikan momen tersebut sebagai sarana memperbaiki diri. Juga untuk menunjukkan kerja nyata, kerja keras, dengan tetap menjaga kekompakan. Dan turut berpartisipasi demi terwujudnya Kubar yang berkualitas. “Mari bersama melestarikan, dan mempertahankan budaya setempat serta kearifan lokal, sehingga pantas dijadikan identitas,” katanya.

Dikatakan Ketua Panitia Festival Dahau 2018, Silvanus Ngampun, selain Pameran Pembangunan, ada banyak kegiatan yang dilaksanakan sebagai bentuk ucapan syukur. Yang bertujuan memperkenalkan dan melestarikan seni dan budaya sebagai wujud cinta Indonesia. Ada beragam pertunjukan budaya khas Kubar, dan sejumlah olahraga dan permainan tradisional yang dipertandingkan.

Lomba Menyumpit menjadi salah satu budaya lokal yang dipertandingkan dalam rangkaian acara Festival Dahau 2018. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Dengan wilayah sempekat kerukunan menjaga persatuan dan persaudaraan di Tanaa Purai Ngeriman. Kita harap seluruh masyarakat Kubar bersama-sama berpartisipasi menuju hari esok lebih baik,” imbaunya dalam sambutan.



Menurut Ketua Seksi Pameran Festival Dahau 2018, Salomon Hartono, ada 46 stan pameran yang dibuat Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Kubar. Termasuk di dalamnya Polres Kubar dan Kodim 0912/KBR yang turut berpartisipasi membuka stan pameran. “Ada juga 4 stan dari Bank, yaitu BRI, BNI, Mandiri dan Bankaltimtara. Kemudian gabungan 12 CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan tambang dan perkebunan sawit,” ujarnya melalui Anggota Seksi Pameran, Yakin Masiku.

Menambah semarak, imbuh Yakin Masiku, ada juga 82 Industri Kecil Menengah binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kubar yang membuka stan pameran bersama. Dan 32 Usaha Kecil Menengah yang turut berpartisipasi. “Hadir juga 40 Pedagang sebagai bagian dari UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Salah satunya dari Desa Pampang di Kota Samarinda,” jelasnya. #Sonny Lee Hutagalung/Advertorial

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here