74 Grup Ikuti Lomba Olahraga Tradisional

Menyumpit menjadi salah satu kategori Lomba Olahraga Tradisional paling diminati dan menarik disaksikan masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu dan tamu atau undangan yang hadir di Festival Hudoq Cross Border 2019. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

LONG BAGUN – KABARKUBAR.COM

Festival Hudoq Cross Border 2019 Kabupaten Mahakam Ulu tidak hanya menampilkan seni budaya Hudoq. Kegiatan yang berlangsung pada 23 hingga 26  Oktober 2019 ini menghadirkan sejumlah kegiatan bertema kesenian tradisional Suku Dayak dataran hulu Sungai Mahakam. Ada 14 Sanggar Seni yang tampil memeriahkan, dan terdapat lima kategori perlombaan yang digelar panitia pelaksana.



Diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mahulu, Kristina Tening, puluhan penari dari 14 sanggar seni datang dari lima kecamatan di Mahulu. Mereka menyuguhkan tarian unggulannya dalam lomba Tari Pedalaman Kreasi di Balai Adat Kampung Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun.

Sanggar Seni tersebut adalah;

N0MOR URUT

SANGGAR SENI

ASAL

1

Teon Dingan Kecamatan Long Bagun

2

Bahau Pegaan Kecamatan Long Bagun

3

Titing Baring Kecamatan Long Apari

4

Lalau Telivaq Jaya Kecamatan Long Hubung

5

Tanaaq Layang Kecamatan Long Bagun

6

Tingang Madang Kecamatan Long Pahangai

7

Bulan Midaang Kecamatan Long Hubung

8

CA Kimet Kecamatan Long Bagun

9

DPMK Kecamatan Long Bagun

10

Bidu/Tanam Padi A Kecamatan Long Hubung

11

OMK Santa Maria Kecamatan Long Hubung

12

Apau Punyaat Kecamatan Long Bagun

13

Bidu B Kecamatan Long Hubung

14

Sikung Angai Kecamatan Laham

 

Ada 32 Grup putra dan putri yang mengikuti Lomba Menyumpit. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Soal kriteria penilaian, akan dilihat dari keaslian tarian yang ditampilkan. Lalu keseragaman busana, kekompakan dan keindahan gerak. Penilaian juga didasari tempo gerak dengan musik, penjiwaan penari, serta sinkronisasi garapan dengan tema. “Tiga penyaji terbaik akan mendapat penghargaan berupa piagam,” kata Kristina Tening.



Selain tarian, ada empat kategori lomba lagi yang diadakan panitia. Yakni Lomba Lagu Daerah, Lomba Makanan Khas Daerah Tradisional (Kuliner), Lomba Pameran Khas Daerah dan Lomba Olahraga Tradisional (Begasing, Menyumpit dan Belugo). Setiap Pemenang akan mendapat trofi, sertifikat dan uang pembinaan.

Khusus Lomba Olahraga Tradisional, diikuti peserta dari lima kecamatan serta Organisasi Perangkat Daerah di Pemerintah Kabupaten Mahulu. Yang dibagi grup yang terdiri dari tiga hingga lima orang dalam satu grup. Menyumpit terbagi dalam 32 grup untuk putra dan putri, 19 grup untuk Begasing dan 23 grup Belogo. #Lilis Sari

Komentar Anda

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here