7 Kecamatan Sudah Melakukan Launching

Asisten II Setkab Kubar, Ayonius, menyalami Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Yulius Mimphin, usai Rapat Koordinasi Penguatan Implementasi Kebijakan Lintas Sektor Terkait Germas. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Bupati Kutai Barat, Fransiskus Xaverius Yapan menyebut Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas adalah hal penting. Dan menjadi sebuah pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. Sebagai program yang dicanangkan Pemerintah Pusat, Germas sangat membantu kemajuan daerah di bidang kesehatan.

Bupati mengatakan, gerakan ini perlu terus digiatkan kembali sebagai salah satu perwujudan dari revolusi mental yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo. Serta suksesnya Nawacita pada butir kelima yang berbunyi Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. “Oleh karenanya perlu dilaksanakan koordinasi peran lintas sektor di Kabupaten Kutai Barat terkait implementasi Germas,” katanya melalui Asisten II Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, Ayonius, saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Implementasi Kebijakan Lintas Sektor Terkait Germas, baru-baru ini.



Ayonius menjelaskan, rakor diharapkan dapat menjadi acuan bagi semua pihak. Termasuk Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan institusi pemerintah lainnya. Juga bagi organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, perusahaan serta perguruan tinggi. Guna meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup sehat.

“Jadilah teladan bagi setiap orang di unit wilayah kerja saudara. Agar menciptakan lingkungan hidup yang sehat. Harapannya ke depan terwujudlah derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya perilaku hidup sehat serta terwujudnya bangsa yang mandiri, maju dan sejahtera,” tegasnya.

Rapat Koordinasi Penguatan Implementasi Kebijakan Lintas Sektor Terkait Germas di Ruang Rapat Utama Kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kubar, dihadiri Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Rakor di Ruang Rapat Utama Kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) itu dihadiri perwakilan OPD dan Puskesmas. Dengan narasumber dari Tim Penggerak PKK Kubar, Dinas Perikanan Kubar dan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim.

Ketua Panitia Rakor, Sumiati mengatakan, Pemkab Kubar telah melaksanakan Launching pelaksanaan Germas di tingkat kabupaten pada tahun 2017 lalu. Yang dibarengi pembentukan Forum Germas Kabupaten Kutai Barat, melalui Surat Keputusan Bupati Kubar Nomor: 800.05.441/K.957/2017.

Adanya SK tersebut, tujuh kecamatan sudah melaksanakan launching Germas di tingkat kecamatan. Antara lain: Melak, Jempang, Muara Pahu, Tering, Penyinggahan, Sekolaq Darat dan Mook Manaar Bulatn. “Tentu saja ini belum bisa dikatakan maksimal, karena masih tersisa sembilan kecamatan lagi,” ujar Sumiati.



Sumiati mengakui, masalah kesehatan timbul akibat pola hidup masyarakat yang tidak sehat. Untuk itu, dipandang perlu upaya promotif dan preventif yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga, demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan berkualitas. Kepedulian untuk hidup sehat ini, oleh Pemerintah Pusat diwujudkan dengan menggaungkan dan menggiatkan Germas.

Germas adalah suatu upaya yang digagas oleh Kementerian Kesehatan RI untuk mendorong seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Guna mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan tujuan kesehatan masyarakat terjaga. “Jika sehat, maka produktivitas akan meningkat, terciptanya lingkungan yang bersih serta meminimalis biaya kesehatan. Hidup lebih ekonomis, sehat juga berkualitas,” tegasnya. #Lilis Sari/Advertorial

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here