5 Orang Masuk Tim Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Ketua Umum

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Masa Bakti Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat periode 2014-2018 akan berakhir pekan depan. Sehingga dibentuk tim untuk menjaring dan menyaring Bakal Calon dan menetapkan Calon Ketua Umum KONI Kubar Masa Bakti 2018-2022. Sebab nakhoda KONI Kubar saat ini, Ekti Imanuel, harus diganti.

“Karena memang ada aturan, tidak boleh lebih dari dua kali periode menjabat Ketua Umum. Ini untuk kebaikan, agar ada regenerasi dan terciptanya generasi berkualitas dalam organisasi olahraga,” ungkap Ekti Imanuel yang telah memimpin KONI Kubar sejak tahun 2010 lalu.

Untuk mencari pemimpin KONI Kubar yang baru, pada 6 Juni 2018 nanti akan diadakan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Ke-V KONI Kubar. Dalam rangka membantu pelaksanaan Musorkab, Tim Penjaringan dan Penyaringan akan menjalankan tugasnya. Hasil kerjanya akan dilaporkan secara tertulis kepada Musorkab KONI Kubar melalui pimpinan sidang.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Musorkab Ke-V KONI Kubar, Kim Sianto, ada enam kriteria calon Ketua Umum KONI Kubar. Pertama, kemampuan manajerial, pengabdian dan waktu untuk mengelola organisasi olahraga. Kedua, memahami konsekuensi dan konsistensi melaksanakan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga KONI.

Ketiga, mampu menjadi pengayom dan mempersatukan semua unsur masyarakat olahraga. Keempat, mempunyai visi yang luas dalam membina olahraga prestasi. Kelima, mampu menjalin kerja sama dengan badan-badan dan instansi terkait untuk pembinaan olahraga prestasi. Terakhir, mampu menggalang kerja sama dengan badan-badan keolahragaan tingkat kabupaten, provinsi dan nasional.

Kim Sianto menjelaskan, selama tiga hari Tim Penjaringan dan Penyaringan telah membuka pengambilan formulir pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum KONI Kubar. Yakni dari tanggal 28 sampai 31 Mei 2018 lalu. Tim tersebut diisi 5 orang perwakilan dari cabang olahraga yang bernaung di KONI Kubar. Yaitu Suriansyah mewakili Pengurus KONI Kubar, Widodo dari cabor beladiri, Fredi T Lone dari cabor terukur, Yulius Mimphin dari cabor permainan dan J Markoni dari cabor beregu.

“Kami tunggu pengembalian formulirnya sampai tanggal 2 Juni 2018, besok hari sampai pukul 16.00 Wita. Itu tanda berminat dan mendaftar,” ujarnya, Jumat 1/6/2018 di Sekretariat KONI Kubar, Jalan Sendawar Raya RT 16, Kompleks Bisnis Center Tinggi Diraja.

Pengurus KONI Kabupaten Kutai Barat Periode 2014-2018 ini akan mengakhiri masa bakti pada pekan depan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Ditambahkannya, mulai Minggu 3/6/2018, Tim Penjaringan dan Penyaringan akan memverifikasi berkas persyaratan bakal calon Ketua Umum secara administratif. “Intinya dibuka kesempatan bagi siapa saja dengan persyaratan di atas, untuk memimpin KONI Kubar,” jelas Kim Sianto.

Ditanya siapa saja yang berhak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI Kubar, Kim Sianto menyebut sejumlah hal penting. Salah satunya adalah, pernah atau sedang menjabat Ketua Umum Pengurus Kabupaten atau Pengurus KONI Kubar minimal satu periode kepengurusan. Itu dibuktikan dengan Surat Keputusan yang sah. Kemudian memperoleh dukungan sedikitnya 30 persen dari jumlah Pengkab Cabor atau Badan Fungsional Anggota KONI Kubar yang masih berlaku masa baktinya dan tidak bermasalah.

Setiap Anggota KONI Kubar hanya boleh merekomendasikan atau mendukung satu nama calon Ketua Umum. Merupakan warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga, dan tidak sedang menjalani proses pidana sebagai tersangka. “Persyaratan lain, yaitu membuat surat pernyataan bermaterai yang dilampiri Riwayat Hidup Singkat, Salinan KTP dan KK, serta Kesanggupan Untuk Berdomisili di Sendawar,” papar Kim Sianto. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here