Didorong Untuk Maju Memimpin Kaltim

SAMARINDA – KABARKUBAR.COM
Safaruddin tidak bisa menahan air mata yang keluar. Ketika ia me-review sosok Luther Kombong saat menghadiri kegiatan Rambu Solo di Tongkonan Sangtorayan Kilometer 9 Loa Janan, Jalan Poros Samarinda-Balikpapan, Jumat 27/4/2018.

Hampir semenit, Safaruddin berdiri terdiam memandang kosong dan berusaha menahan kesedihan. “Saya mohon maaf,” kata Safaruddin usai menyapu air mata di pipinya. Hadir pula Calon Gubernur Kaltim nomor urut 4 Rusmadi.

Kesedihan Safaruddin terjadi tiba-tiba saat ia bercerita pernah satu pesawat dengan Luther Kombong ketika menuju Kota Balikpapan. Sepanjang waktu di pesawat, Luther berdiskusi panjang dengannya tentang daerah Kaltim. “Mulai dari take off sampai mendarat di landasan, diskusi kami tidak berhenti,” katanya dengan bersemangat.

Luther, dikenangnya, mendorong ia maju sebagai calon kepala daerah di Kaltim. Padahal, pada waktu itu, Safaruddin ingin pensiun usai menjabat Kapolda Kaltim. “Bapak Luther ada tiga kali datang ke kantor Polda Kaltim,” kata Safaruddin yang masih bercerita semangat.

Safaruddin berdiskusi dengan Luther karena sesama orang Sulawesi. “Kalau bukan Bapak yang dari Sulawesi, siapa lagi mau memimpin Kaltim. Itu kata Bapak Luther kepada saya,” katanya.

Usai memberi sambutan, Rusmadi dan Safaruddin diajak keluarga Luther Kombong, yaitu Ronald Luthfiyanto dan Novi Luthsiyant menuju makam yang berada di atas bukit.

Ronald menceritakan sebagian lahan dari areal dekat pemakaman Luther Kombong diwakafkan kepada Yayasan untuk dibangun seperti convention hall atau lapangan perayaan adat Toraja. “Dengan ada lahan diwakafkan bapak (Luther Kombong). Bisa digunakan orang suku Tator (Tanah Toraja) membuat acara adat tanpa harus ke Sulawesi,” kata Ronald. #Achmad Yusuf

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here