Bidan Merupakan Tenaga Kesehatan Strategis Buat Ibu dan Anak

Bupati Kutai Barat, FX Yapan dan Ketua Tim Penggerak PKK, Yayuk Sri Rahayu bersama Pengurus Ikatan Bidan Indonesia dan Bidan Kubar serta para undangan saat memperingati HUT IBI ke-66 dan HBI di Ruangan Aji Tulur Jejangkat,Kantor Bupati Kubar, Kamis 24/8/2017. SERKA RENO OCTAVIAN SIRAIT/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK- KABARKUBAR.COM
Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Kutai Barat memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-66 dan Hari Bidan Internasonal, Kamis 24/8/2017. Acara digelar di Ruangan Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, sekira pukul 10.00 Wita.

Hadir pada acara tersebut, Bupati Kubar FX Yapan dan Ketua Tim Penggerak PKK Yayuk Sri Rahayu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kubar Barnabas, Ketua IBI Kubar Sumiati. Juga hadir, Dirut RSUD HIS dr Bambang, Ketua IDI Kubar dr Andi Mamahit, Wakil Ketua Persit KCK Kodim 0912/KBR Ny Wahyudi beserta Anggota Persit KCK, Bhayangkari Polres Kubar, Ketua Panitia Margaretha Sustati serta para Bidan Se-Kutai Barat.


Bupati Kutai Barat, Fransiskus Xaverius Yapan dalam sambutannya menyampaikan, melalui momentum HUT IBI ke-66 dan HBI, bidan dapat lebih menguatkan jiwa korsa dan lebih bersemangat. Organisasi IBI diminta mengevaluasi kekuatan dan kelemahan. Sebab hasil evaluasi merupakan masukan dan harapan dalam mencapai visi dan misi.

“Saya minta agar kualitas bidan lebih ditingkatkan, khususnya di Kutai Barat ini. Senantiasa merevitalisasi bidan, agar bisa meningkatkan kualitas bidan dalam hal pelayanan. Sehingga tidak tersangkut masalah hukum dan Undang-Undang,” ujar Bupati.

Bupati Kutai Barat, FX Yapan, memberikan Tumpeng HUT IBI Ke-66 dan HBI kepada Pengurus Ikatan Bidan Indonesia Kubar, Kamis 24/8/2107. SERKA RENO OCTAVIAN SIRAIT/KABARKUBAR.COM

Yapan mengakui, masyarakat Kubar telah memiliki kepercayaan kepada bidan. Sebab, selain biaya perobatannya lebih murah, juga pengobatan bisa secara kekeluargaan. Selain bidang keilmuan, bidan juga dituntut untuk terampil berkomunikasi dengan masyarakat.

“Hal ini agar tidak terjadi salah paham dengan pasien. Untuk itu perlu melakukan penyuluhan di kampung-kampung. Saya berharap para bidan melaksanakan tanggung jawabnya, di antaranya dalam hal asuhan dan konseling. Sehingga lebih memudahkan ibu-ibu dalam proses melahirkan,” sebut Yapan.


IBI merupakan organisasi profesi dan sosial masyarakat. Organisasi itu berdiri sejak 24 Juli 1951 di Jakarta. “Kesiapan para bidan dituntut dalam menghadapi liberalisasi kesehatan dan globalisasi,” ucap Ketua Panitia, Margaretha Sustati.

Ia juga menjelaskan, rangkaian peringatan IBI ke-66 sudah dilakukan sejak Mei 2017. Adapun kegiatannya, seperti hipotesis yang mendapatkan rekor MURI, yakni dengan peserta sebanyak 31.104 ibu. Selain itu, pelaksanaan kegiatan kesehatan ibu, anak serta kesehatan reproduksi yang diselenggarakan di Kecamatan Muara Lawa.

Bupati Kutai Barat, FX Yapan memberikan Tumpeng HUT IBI Ke-66 dan HBI kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kubar, Ny Yayuk Sri Rahayu Yapan, Kamis 24/8/2107. SERKA RENO OCTAVIAN SIRAIT/KABARKUBAR.COM

Ketua IBI Kubar, Sumiati menuturkan, Pengurus Cabang IBI Kubar memiliki 298 anggota. Mereka tersebar di puskesmas, klinik dan tempat lainnya. Ada juga yang belum bekerja, yakni sekitar 50 orang. Bidan merupakan tenaga kesehatan yang strategis, terutama bagi kesehatan ibu dan anak.

“Pada Rakernas di Batam, yang diselenggarakan Oktober tahun lalu, menghasilkan beberapa penekanan terhadap bidan. Meliputi peningkatan kemampuan di bidang advokasi, kesejahteraan dan penyesuaian menghadapi kemajuan teknologi serta advokasi dalam pola pendidikan IBI,” pungkasnya.
Reyber Benhouser Simorangkir


 

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here