Targetnya 5.000 Hektar dan Dibangun Tahun 2019

Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma, Brigjend TNI Irham Waroihan, didampingi Komandan Kodim 0912/Kubar Letkol Infanteri Rudi Setiawan (baru) dan Letkol Infanteri Hendriawan Senjaya (lama), memberikan keterangan seputar rencana pembangunan Markas Batalyon Infanteri 612/Modang. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

SAMARINDA – KABARKUBAR.COM
Markas Batalyon Infanteri 612/Modang telah dipastikan berlokasi di Dusun Kem Baru, Kampung Muara Tae Kecamatan Jempang. Itu ditandai dengan kedatangan Panglima Komando Daerah Militer VI/Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Benny Indra Pujihastono, Jumat 10 Juni 2016 lalu. Seluas 1.700 hektar lahan telah disiapkan di areal bekas tambang batubara milik PT Gunungbayan Pratamacoal.

Diungkapkan Komandan Komando Resor Militer 091/ Aji Surya Natakesuma, Brigadir Jenderal TNI Irham Waroihan, akan dicek kembali kesiapan lahan tersebut. Sebab lahan Yonif 612/Modang itu ditargetkan bisa mencapai 5.000 hektar. Karena dinilai tepat untuk dijadikan lokasi latihan militer. “Include (termasuk) untuk areal latihan perang hutan dan gunung. Sekarang sudah ada 1.700 hektar,” ujarnya di Makorem 091/ASN, usai memimpin Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0912/Kubar, Selasa 10/10/2017.

Diakui Danrem, tidak mudah mencari lahan untuk militer yang membutuhkan lahan cukup luas. Meski sudah ada penyerahan lahan di bekas pertambangan GBPC, harus dicermati kelengkapan administrasinya terlebih dulu. Agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. “Ya kita lihat dulu. Jangan nanti sudah ada militer, eh ada klaim masyarakat itu lahannya. Harus jelas dulu status lahannya seperti apa,” tegas Brigjend Irham Waroihan.

Sejumlah Jurnalis meminta keterangan kepada Danrem 091/ASN di Hall Makorem 091/ASN, Selasa 10/10/2017.  SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Memantapkan pembangunan markas Yonif 612/Modang, Brigjend Irham Waroihan menginstruksikan Dandim 0912/KBR Letkol Infanteri Rudi Setiawan bertindak cepat. “Jangan tunda Start Engine (hidupkan mesin). Fokus bina teritorial dan urus lahan yang dipersiapkan sebagai lokasi Markas Yonif 612,” tegasnya.

Pertengahan tahun lalu, Pangdam bersama Petinggi TNI AD, yakni Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen Agung Risdhianto, Kolonel CZI Mateus Jangkung Widyanto dan Kolonel Infanteri Agus Firman Yusmono. Pangdam juga disertai Kepala Zeni Kodam VI/Mulawarman Kolonel CZI Ketut Sutrawan, dan Asisten Operasi Kodam VI/Mulawarman Kolonel Infanteri Andi Gunawan.

Komandan Komando Resor Militer 091/Aji Surya Natakesuma, Brigadir Jenderal TNI Irham Waroihan.  SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Mereka langsung meninjau bakal lokasi pembangunan Markas Yonif 612/Modang dan dua Kompi Senapan. Didampingi Bupati Kutai Barat FX Yapan, Komandan Kodim 0912/Kubar Letnan Kolonel Infanteri Hendriawan Senjaya, dan Site Manager GBPC Yuris Siyarudin.

Menurut bupati, Pemkab Kubar akan membuatkan berita acara adminstrasi, agar beberapa bidang lahan eks tambang bisa dikembalikan dari GBPC kepada pemerintah. Selanjutnya akan langsung dihibahkan untuk pembangunan batalyon TNI.

Untuk pembangunannya, Pemkab Kubar menunggu peta lokasi dan kordinat yang dibuat staf ahli Pangdam VI/Mulawarman. Kemudian dibahas dan langsung diserahkan pengusulan lahan tersebut ke GBPC, untuk pembangunan lokasi batalyon. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here