Jalan Rusak di Paser Akan Masuk Program Kaltim Mulus

TANJUNG ARU – KABARKUBAR.COM
Kisah penderitaan masyarakat di pinggiran Kaltim yang minim perhatian, dirasakan langsung Irjen Pol (Purn) Safaruddin. Ini terlihat saat ia blusukan menuju Desa Tanjung Aru di Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser. “Di desa ini saya seperti di rumah sendiri. Ada semangat gotong royong dan keinginan maju disampaikan warga di sini,” kata Safaruddin, Jumat 20/4/2018.

Mantan Kapolda Kaltim itu disambut suka cita oleh masyarakat Desa Tanjung Aru yang mayoritas berasal dari suku Bugis. Safaruddin dan rombongan, berangkat bersama-sama dengan kapal nelayan yang sederhana. Menempuh jalur laut sekira 1 jam setengah, Safaruddin dan rombongan sampai di Desa Tanjung Aru. Mereka bahkan diarak ke salah satu rumah warga setempat untuk beristirahat.

Seperti biasa, kehadiran paslon nomor 4 yang kian populer di masyarakat Benua Etam ini langsung mendapat sambutan hangat. Selesai beristirahat, Safaruddin dan rombongan kemudian melaksanakan salat Jumat di Masjid At Taqwa Tanjung Aru. Di tempat ini, Safaruddin kembali diminta masyarakat untuk menjadi khatib. Dalam ceramahnya, mantan Kapolda Kaltim tersebut meminta agar masyarakat tidak menggunjingkan sesama. Terlebih dengan sesama muslim. “Perbuatan itu tentu tidak mendapat ridha Allah SWT,” paparnya, di atas mimbar.

Usai melakukan salat Jumat berjamaah, Safaruddin dan rombongan kemudian makan siang bersama di kediaman salah satu warga. Di sana, tampak tidak ada batas antara Safaruddin dan masyarakat.

Memang ada jalan darat menuju Tanjung Aru, tapi jaraknya cukup jauh dari Tanah Grogot, yakni sekitar 40 Kilometer melewati hamparan tanaman sawit. Tentang kondisi jalan yang melintasi kebun-kebun sawit selalu dikeluhkan masyarakat, karena rusak parah.

“Melihat kondisi masyarakat kita di pesisir Kabupaten Paser ini, saya semakin yakin masyarakat butuh perubahan besar 5 tahun mendatang. Kita lihat sendiri, infrastruktur jalan tidak laik dan harus segera diperbaiki. Masyarakat pasti sangat kesulitan beraktivitas selama bertahun-tahun,” kata Safaruddin.

Safaruddin bahkan menyatakan, jika terpilih nanti, pembângunan dan perbaikan infrastruktur di setiap kabupaten dan kota akan menjadi prioritas. “Di visi dan misi Kaltim Bermartabat sudah jelas. Infrastruktur menjadi salah satu program kerja utama saya dan pak Rusmadi. Kalau infrastruktur tidak dibangun dan diperbaiki, mana mungkin ekonomi kita bisa maju. Apalagi mau mensejahterakan masyarakat,” paparnya.

Menurut paslon nomor 4 ini, perbaikan infrastruktur jalan tersebut secara detail tertuang dalam program unggulannya bersama Rusmadi Wongso, yakni Kaltim Mulus. Kaltim Mulus sendiri adalah program kerja utama yang menekankan semua infrastruktur jalan di Kaltim akan mulus. “Setidaknya dalam maktu paling lama 3 tahun,” tegas Safaruddin.

Melalui program Kaltim Mulus, ia berharap dapat memberikan efek positif bagi masyarakat. Selain jalan, juga tentunya perbaikan saluran irigasi. “Selain itu juga bisa mendukung pembângunan industri perkebunan sawit di Kaltim seperti yang kita lihat ini,” ucap Safaruddin.

Soal industri pendukung perkebunan kelapa sawit, lanjut Safaruddin, akan masuk dalam program Kaltim Swasembada. Makanya, lika dipercaya masyarakat, ia bersama mantan Sekprov Kaltim tersebut akan membangun pabrik CPO dan paprika pengolahan minyak makan. “Biar harga sawit di Kaltim bisa stabil. Selain itu juga harga minyak goreng di Kaltim akan jauh lebih murah karena kita bisa memproduksi minyak goreng sendiri,” jelasnya. #Achmad Yusuf

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here