Tekankan Disiplin Anggota, Saat Tugas Harus Berpakaian Dinas

Personel Kepolisian Sektor Jempang bersiap melakukan patroli di Danau Jempang yang merupakan aset daerah dan nasional, Sabtu 11/12/2017. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

JEMPANG – KABARKUBAR.COM
Kepolisian Sektor Jempang mungkin tampak tidak berbeda dengan 13 Polsek lainnya di wilayah hukum Kepolisian Resor Kutai Barat. Namun 14 personel yang dipimpin Ajun Komisaris Polisi Toni Joko Purnomo, punya tanggung jawab tersendiri. Selain tugas menjaga Keamanan Ketertiban Masyarakat atau Kamtibmas, Polsek Jempang harus mengawal wilayahnya dari sejumlah kejahatan transnasional.

Diungkapkan Kepala Polres Kubar, Ajun Komisaris Besar Polisi Pramuja Sigit Wahono, Polsek Jempang mengemban tugas yang sama dengan Polsek lainnya. Namun keberadaan Danau Jempang menjadi salah satu objek yang menjadi tanggung jawab tambahan. Karena rawan dari terjadi kejahatan pencurian ikan atau Illegal Fishing.

Seluruh Personel Polsek Jempang di depan mako yang terletak di Kampung Tanjung Isuy Kecamatan Jempang. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Kita mengawasi penangkapan ikan yang menggunakan alat tangkap terlarang. Termasuk penangkapan ikan dengan jenis atau species yang tidak sesuai dengan izin atau merupakan jenis dilindungi,” ujarnya melalui Kepala Polsek Jempang, AKP Toni Joko Purnomo.

Dijelaskan Perwira yang akrab disapa Toni ini, personil Bhayangkara Pembina Kamtibmas ditugaskan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Khususnya bagi warga di 5 kampung. Yakni Kampung Tanjung Isuy, Tanjung Jan, Pulau Lanting, Muara Ohong dan Tanjung Jone. Terutama para nelayan, agar tidak menangkap ikan dengan alat-alat yang dilarang.

“Kami selalu melakukan pencegahan illegal fishing dengan sosialisasi oleh Bhabinkamtibmas ke kampung di sekitar danau. Agar tidak menangkap ikan menggunakan setrum, jaring trawl atau racun seperti putas,” ungkap AKP Toni yang pernah menjabat Kapolsek Barong Tongkok selama 3 tahun.

Kepala Kepolisian Sektor Jempang, Ajun Komisaris Polisi Toni Joko Purnomo. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Diakui Toni, sejak bertugas di Polsek Jempang pada 20 Januari 2016 lalu, belum ada kasus illegal fishing yang ditanganinya. Itu menandakan kesadaran masyarakat Kecamatan Jempang sudah makin baik dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Soal sampah juga kami sosialisasikan agar tidak dibuang ke danau. Sekarang danau makin bersih, dan syukurnya wisatawan mulai ramai lagi. Bule (turis mancanegara) juga sudah banyak berdatangan,” imbuhnya.

Soal kedisiplinan anggota, Kapolsek menegaskan seluruh personel untuk menunjukkan jati diri sebagai Polisi. Bukan untuk tampil gagah, tapi diakui wibawa seorang Polisi sangat berarti saat mengenakan seragam atau pakaian dinas. “Misalnya ada orang yang ingin melakukan tindak kriminal, bisa mengurungkan niat jahatnya saat melihat Polisi berpakaian  dinas,” kata Toni yang menggantikan posisi AKP Urip Widodo.

Menggunakan perahu kecil bermesin, Polisi rutin berpatroli menyusuri Danau Jempang yang berisi beragam species ikan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Ia mengaku ingin merubah persepsi di internal maupun eksternal kepolisian. Selain tegas dalam penegakan hukum dan disiplin anggota, seluruh personel harus tetap berpakaian dinas saat bertugas. “Jam berapa pun tetap pakaian dinas. Apalagi kalau hari Kamis, kami biasa melakukan Anev (analisa dan evaluasi),” terang AKP Toni yang pernah menjabat Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi Satuan Lalu Lintas Polres Penajam Pasir Utara.

Harapan Toni, agar anggotanya harus menampilkan sikap layaknya seorang Bhayangkara. Yang siap melayani masyarakat kapan pun juga. “Ketika mendapat perintah, segera melaksanakannya. Diperintah dalam hitungan detik langsung jalan. Kalau saya bina, kemana pun anggota pindah tetap ingat saya,” harapnya. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here