AKBP Putu Setiawan: “Pasti Aman Bagi Masyarakat, dan Tidak Aman Bagi Pelaku Kejahatan”

Tim Pengawasan Operasi Ketupat Mahakam yang dipimpin Direktur Direktorat Narkoba, Komisaris Besar Polisi Ahmad Saury, bersama Kepala Polres Kutai Barat AKBP I Putu Yuni Setiawan, memantau kesiapan pelayanan di Dermaga Pelabuhan Melak di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak. BRIPDA RIDHO-HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Jangan coba-coba untuk melakukan tindakan kejahatan di wilayah hukum Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu. Terlebih saat masyarakat sedang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Bagi siapa saja yang berani melakukan tindak kriminal, akan mendapat tindakan tegas dari Polisi. Pernyataan ini ditegaskan Kepala Kepolisian Resor Kutai Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi I Putu Yuni Setiawan.

Diungkapkan AKBP Putu Setiawan, ia ingin memberi jaminan keamanan bagi seluruh masyarakat Kubar dan Mahulu. Selain menempatkan anggotanya di 9 Pos Pengamanan dan Pelayanan di Kubar, juga Pos Tim Terpadu, para Polisi berpakaian sipil atau preman juga bersiaga. “Kita juga sebar para personel Intelijen dan Reserse. Saya sudah perintahkan untuk tidak lembek pada para pelaku kejahatan. Tegas dan Terukur, itu instruksi saya,” jelasnya, Jumat 15/6/2018 di ruang kerja.



Berkenaan dengan suasana mudik lebaran, mantan Wakil Kapolres Kota Cirebon ini memastikan seluruh anggota di jajaran Polres Kubar tetap siaga melayani. Pihaknya akan tetap melakukan Patroli di tiap sudut, khususnya kawasan perkotaan. Terlebih Polda Kaltim telah menggelar Operasi Ketupat Mahakam 2018 selama 18 hari. Yakni tujuh hari sebelum lebaran dan sembilan hari pasca lebaran.

Mengingat banyak warga Kubar dan Mahulu, yang bepergian ke luar kota, Kapolres Kubar berupaya memberi keamanan dan kenyamanan. Sebab bukan hanya Umat Islam yang berniat mudik lebaran, tapi banyak warga Nasrani juga bepergian. Karena lebaran kali ini cukup panjang masa libur yang ditetapkan pemerintah dalam Cuti Bersama.

“Dipastikan rumahnya terkunci dan dititipkan kepada RT atau tetangga yang tidak bepergian. Pihak RT akan melaporkan kepada kami lewat Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) agar ada patroli rutin ke lokasi dilaporkan,” kata AKBP Putu Setiawan kepada KabarKubar.

Tim Was Ops Polda Kaltim bersama anggota TNI, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya, menyatakan kesiapan melayani masyarakat dengan tangan terbuka, senyum dan keramahan. BRIPDA RIDHO-HUMAS POLRES KUTAI BARAT/KABARKUBAR.COM

Kapolres memastikan akan memberi ‘hadiah’ bagi mereka yang kedapatan mencoba beraksi kriminal di wilayah Kubar dan Mahulu. Jika ada pelaku C3 – yakni Curas (Pencurian dengan Kekerasan), Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor), dan Curat (Pencurian dengan Pemberatan) – akan ditindak cepat.

“Kalau pelaku kejahatan sudah membahayakan petugas dan masyarakat, akan kami tembak. Pasti aman bagi masyarakat, dan tidak akan aman bagi pelaku kejahatan,” pesan mantan Wakil Kapolres Subang ini.

Untuk memantau kesiap-siagaan Operasi Ketupat Mahakam 2018 di wilayah Polres Kubar, jelas AKBP Putu Setiawan, pihaknya kedatangan tamu dari Kepolisian Daerah Kalimantan Timur. Yakni Tim Pengawasan Operasi yang dipimpin Direktur Direktorat Narkoba, Komisaris Besar Ahmad Saury. Ia didampingi AKBP Muhammad Tora selaku Wakir Direktur Pengamanan Objek Vital. Juga ada kunjungan Tim Supervisi Operasi Ketupat Mahakam 2018 Polda Kaltim, yang dipimpin Kompol I Nyoman Wijana. Yang disertai Kompol Edison Sinaga dan AKP Agus Sugiharto.

Tidak hanya mengecek kesiapan pelayanan di 9 Posko, Tim Was Ops juga memantau Bandara Melalan, Pelabuhan Dermaga Melak dan Tering. “Masyarakat harus diberi rasa aman, dan dilayani saat merayakan lebaran atau bepergian. Demikian juga saat pulang kampung atau kembali dari berlebaran,” tegas AKBP Putu Setiawan saat memberi arahan kepada seluruh jajarannya. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here