Mereka Yang Ada Kontak Dengan Kedua Pasien Diminta Segera Melapor

Siaran Pers Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Kutai Barat pada Senin, 11 Mei 2020 malam. ISITMEWA/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mau tidak mau membuka sedikit identitas dua pasien. Berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan alat Polymerase Chain Reaction atau PCR, hasil swab menyatakan keduanya terkonfirmasi positif Covid-19. Atas pengumuman itu, saat ini pasien yang dirawat dan diisolasi di Rumah Sakit Pratama Linggang Bigung menjadi 17 orang.

“Mohon maaf karena saya harus membuka. Keduanya adalah Ustadz yang tentu memiliki umat binaan. Bagi yang dalam 14 hari terakhir pernah ada kontak dengan kedua orang ini, mohon kejujurannya segera melapor,” ungkap Anggota Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Kubar, Yacob Tullur pada Senin, 11 Mei 2020.

Yacob Tullur menerangkan, kedua Ustadz tersebut termasuk dalam kelompok yang berangkat ke Ijtima Ulama Sedunia di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Seorang berusia 43 tahun dengan kode KBR 17 dan KBR 18 yang berumur 20 tahun.



“Saya mohon mereka yang pernah berhubungan dengan kedua pasien ini segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat, atau ke HIS. Agar kita dapat segera memutuskan rantai penyebaran Covid-19 ini,” pesannya dalam Siaran Pers di Media Center Covid-19 Pemkab Kubar.

Pria yang menjabat Sekretaris Kabupaten Kutai Barat ini menambahkan, Pasien Dalam Pengawasan saat ini ada 9 orang, dan seorang meninggal dunia. Untk Orang Dalam Pemantauan terdapat 219 pasien, dan Orang Tanpa Gejala sebanyak 178 orang.

Ruang perawatan di RS Pratama Linggang Bigung diperiksa sebelum digunakan untuk isolasi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Sedangkan kategori Selesai Pemantauan sebanyak 177 pasien, Proses Pemantauan ada 42 orang dan Pelaku Perjalanan mencapai 5.796 pasien. “Warga yang merasa dirinya menjalani isolasi, agar patuh kepada protokol kesehatan. Tidak keluar rumah sebelum waktu yang ditetapkan selesai,” kata Yacob Tullur.

Hadir saat Siaran Pers, Kepala Polres Kubar AKBP Roy Satya Putra mengaku sudah berupaya mengantisipasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Hanya saja, masih sering didapati kerumunan warga. Selain tidak memakai masker, banyak warga keluyuran. “Ini sudah ada tambahan kasus positif Covid-19. Saya imbau masyarakat mematuhi aturan atau protokol yang dikeluarkan pemerintah,” ujarnya.

Kapolres meminta seluruh warga segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat guna deteksi dini. Apalagi jika sakit demam, batuk dan lainnya. “Mencegah lebih baik daripada mengobati. Warga dapat disiplin menjaga kesehatan dan staminanya,” kata AKBP Roy Satya Putra pada momen yang dihadiri juga Komandan Kodim 0912/KBR Letnan Kolonel Infanteri Anang Sofyan Effendi.



Informasi diterima KabarKubar dari Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Kaltim, Andi M Ishak, ada tujuh tambahan pasien positif Covid-19 hari ini di Kaltim. Demikian Update Kasus Covid-19 di Kaltim pada Senin, 11 Mei 2020 malam:

ODP 8.832 Orang
Selesai Pemantauan 8.121 orang
Proses Pemantauan 711 orang

PDP 687 Orang
Hasil Negatif 267 orang
Positif 225 orang
Menunggu Hasil Lab 194 orang

“Dua di Kubar sebelumnya melakukan isolasi mandiri di rumah. Tapi hari ini juga pasien akan dijemput dan dirawat serta isolasi di RS Pratama Kubar,” kata Andi. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here