102 Orang Lolos Menuju Seleksi Komputer dan Interview

Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif (TA-PP) Kabupaten Kutai Barat, Andi Ivan, menjadi anggota tim penguji seleksi tertulis Perekrutan Pendamping Kampung. SONER KLEND SABBATH HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Sebanyak 121 orang dari 16 kecamatan se-Kabupaten Kutai Barat berjuang merebut posisi menjadi pendamping kampung. Mereka mengikuti seleksi tahap pertama berupa ujian tertulis yang dilaksanakan di Hotel Grand Family, Jalan Antasari, Barong Tongkok, Minggu 2/9/2018.

Adapun kuota posisi pendamping kampung yang diperebutkan adalah Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) sebanyak 10 posisi, Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) 15 posisi, dan Pendamping Lokal Desa (PLD) 30 posisi.



Menurut Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif (TA-PP) Kubar, Andi Ivan, peserta yang mengikuti ujian tertulis terdiri dari 60 orang untuk PDP, 6 orang PDTI dan 65 orang di posisi PLD. Dari yang melamar sebelumnya, sebanyak lima orang tidak mengikuti ujian tertulis dari unsur PLD dan sembilan orang dari unsur PDP. “Peserta sangat antusias, hanya saja ada 14 orang yang tidak ikut ujian tertulis,” katanya di sela ujian tertulis.

Tiga peserta yang mengikuti seleksi Pendamping Kampung di Hotel Grand Family, Jalan Pangeran Antasari Kelurahan Barong Tongkok Kecamatan Barong Tongkok, Minggu 2/9/2018. SONER KLEND SABBATH HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Setelah menjalani ujian tertulis selama satu jam di sore hari, hasil seleksi diumumkan malam harinya. Diketahui sebanyak 15 orang dari pelamar PDP yang tidak lulus. Sedangkan lainnya lanjut ke seleksi berikutnya, yakni komputer dan interview. Sedangkan kuota tersedia adalah 55 orang. Yang terdiri dari 10 PDP,  30 PLD,  dan 15 PDTI.



“Saya berharap semua lulus, tetapi kuota terbatas. Nanti yang tidak lulus di ujian selanjutnya akan menjadi cadangan. Sehingga jika yang lulus mengundurkan diri, yang cadangan menggantikan,” kata Andi Ivan.

Secara seremonial, rangkaian seleksi dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur, Moh Jauhar Effendi. Sedangkan pihak yang menyeleksi adalah tim yang terdiri dari konsultan nasional, konsultan pendamping provinsi dan Satuan Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa Kaltim. #Soner Klend Sabbath Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here