Dilaksanakan mulai Selasa sampai Sabtu

Para guru SD Negeri 006 Linggang Bigung di Kampung Linggang Kebut, Kecamatan Linggang Bigung saat bersiap menjemput soal ujian yang telah dibagikan ke rumah-rumah murid. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Wabah Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 mengubah banyak hal. Tidak terkecuali pola atau sistem yang biasa diterapkan di dunia pendidikan. Ujian kenaikan kelas untuk jenjang SD pun tampak berbeda tahun ini. Imbasnya, guru harus bekerja ekstra untuk mengantar jemput soal ujian ke rumah-rumah murid.

“Soal diantar pagi, dan diambil kembali setelah selesai siangnya sekitar jam 12. Kerja sama antar guru ini sudah hasil kesepakatan rapat pembagian soal sebelumnya. Soal dibagi ke orangtua, dan anak didampingi orangtua atau wali murid,” kata Dionisia Udel, Kepala SD Negeri 07 Linggang Bigung pada Rabu, 3 Juni 2020.



Dionisia menjelaskan, ujian dijadwalkan mulai Selasa, 2 Juni 2020 sampai Sabtu, 6 Juni 2020.  Sebab, Senin adalah hari libur dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Juni. Sesuai dengan Kurikulum 2013, ujian dibagi pertema yang berisi bidang studi tertentu. Tema 6-10 untuk murid Kelas 5, sedangkan Kelas 1 hingga Kelas 4 perbidangstudi.

Dalam sehari ada mata pelajaran yang diuji dari total delapan mata pelajaran. Sabtu nanti, soal dikumpulkan kembali. Sementara Ujian Akhir Sekolah untuk kelulusan murid Kelas 6 sudah dilaksanakan tanggal 11-15 Mei 2020 lalu.

Keano Abelargo Situmorang, murid Kelas 2B SD Katolik 4 WR Soepratman, mengerjakan soal secara online melalui telepon genggam di rumahnya, Kelurahan Barong Tongkok. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Di SDN 07 Linggang Bigung, ada 125 murid, termasuk 20 murid Kelas 6. Saat ujian, jika dalam satu rumah ada lebih dari satu murid, diminta untuk menjaga jarak. Terkait pembagian, diakui tidak ada kendala berarti. Justru saat melakukan survei lokasi pembagian soal, perlu kerja ekstra. “Repotnya masih ada portal (Posko Covid-19). Sebelumnya kita cek lokasi, rumah murid, berkeringat juga,” ungkap Dionisia Udel yang membawahi 26 pegawai di sekolahnya, termasuk guru, administrasi dan tata usaha.

Indri Hardiyanti, murid Kelas 5 SDN 06 Linggang Bigung yang sedang serius mengerjakan soal ujian di rumahnya. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat, Silvanus Ngampun, belajar dari rumah atau Learn From Home masih dilaksanakan. Sampai ada kebijakan baru dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, serta rekomendasi Tim Gugus Tugas Covid 19. “Ujian di rumah atau ujian online diperbolehkan. Karena tidak boleh mengumpulkan siswa di sekolah. Cara ujiannya tergantung dari kepala sekolah masing-masing,” ujarnya.

Michelle Sinaga, murid Kelas IV SD Kristen Transformasi yang mengerjakan soal ujian di rumahnya, Jalan Mangkubumi RT 4 Kampung Sekolaq Joleq, Kecamatan Sekolaq Darat. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Lewat telepon, Kepala SDN 06 Linggang Kebut, Syofiah menjelaskan, ujian telah dilaksanakan. Sekarang sedang melakukan ulangan Semester 2 dengan beberapa prosedur yang orangtua siswa dapat memilih. “Yaitu via online atau Wa (WhatsApp). Jika tidak ada sarana HP, maka siswa atau orangtua mengambil atau mengantar soal ke sekolah. Atau wali kelas mengantar paket soal Semester 2 ke rumah siswanya,” katanya.

“Ada untungnya juga. Anak bisa ujian dengan santai, bahkan sambil lesehan dan sambil menyantap makanan,” kata Berkat David Sinaga, ayah dari Michelle Sinaga yang duduk di Kelas IV SD Kristen Transformasi, RT II Kampung Belempung, Kecamatan Barong Tongkok.



Lili, orangtua murid SDN 01 Linggang Bigung mengaku, orangtua dan anak mengambil soal ujian ke sekolah. Saat ujian di rumah, anak difoto dan dikirim ke wali kelas. Usai menyelesaikan soal, orangtua mengantar kembali ke sekolah atau wali kelas. “Ya hari ini dikasih tiga soal untuk tiga hari. Kamis dikumpulkan, lalu diberikan soal berikutnya,” ujarnya.

Senada, Hetty mengatakan, anaknya melakukan ulangan di rumah menggunakan Google Classroom yang dalam sehari dua mata pelajaran. “Ulangannya diawasi orangtua dan ulangannya hingga Jumat, absen secara online atau via Whatsapp,” terang ibu yang anaknya bersekolah di SD Katolik. #Lilis Sari

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here