Tahun 2016, Setiap Kampung Diminta Buat Lembo

0806_Penanaman Pohon Lai
PENGHIJAUAN : Bupati Kutai Barat Ismael Thomas dan istri mengawali penanaman 2.000 bibit pohon Hojatn Lay atau Durian jenis Lai dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Kampung Empas, Kecamatan Melak, Senin (8/6/2015).    M IMRAN/KabarKubar.com

BARONG TONGKOK – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berupaya melestarikan lingkungan hidup dalam beragam tindakan. Salah satunya dengan melakukan penanaman pohon serentak di 16 kecamatan se-Kubar. Khusus momen peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia 2015, 2.000 bibit pohon Hojatn Lay atau Durian Lai ditanami di lahan seluas 22 hektar. Di lahan milik Unit Pelayanan Teknis Agrobisnis Dinas Perkebunan Peternakan dan Perikanan Kubar, Kampung Empas, Kecamatan Melak, Senin (8/6/2015).

Menurut Bupati Kubar Ismael Thomas, kegiatan itu adalah titik tolak atau batu loncatan sebagai
contoh bagi semua elemen masyarakat. Sehingga muncul kesadaran merakyat untuk menanam pohon. Tahun 2016 mendatang, kegiatan menanam pohon di Kubar akan diwajibkan. “Setiap kampung kita perintahkan membuat Lembo (kebun buah-buahan) untuk menanam buah lokal,” ujarnya sebelum memimpin penanaman pohon.

Thomas mengungkapkan, Hari Lingkungan Hidup se-Dunia adalah ajakan masyarakat menyadari bahwa lingkungan hidup adalah bagian penting dalam kehidupan. Tanpa kehadiran manusia sekalipun, lingkungan hidup tetap ada. Namun manusia akan mati dan musnah tanpa lingkungan hidup yang baik. Dia juga mengajak semua elemen masyarakat memelihara dan mengelola lingkungan secara bijak dan harmonis.

Bupati menyebut, penanaman hari ini tidak hanya dilakukan oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kubar. Anak-anak sekolah serta sejumlah elemen masyarakat juga turut berpartispasi. “Selamat hari Lingkungan Hidup, mari kita bersama berpikir, merencanakan dan melaksanakan penanaman pohon demi kelestarian alam Kubar dan dunia,” katanya di acara yang dihadiri juga Wakil Bupati Kubar Didik Effendi, Sekkab Aminuddin dan ribuan pegawai, personil TNI dan Polres Kubar, serta sejumlah instansi.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Kubar, Bellylinus mengatakan, kerusakan terbesar lingkungan
adalah karena ulah manusia. Akibat melakukan mengeksplorasi lingkungan besar-besaran, sehingga menimbulkan pemanasan global. “Hendaknya masyarakat lebih memahami lingkungan hidup, menggunakan alam secara bijaksana, serta bisa mengangkat potensi buah lokal Lai menjadi buah lokal kebanggan Kubar,” pesannya.    #M Imran

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here