Diharap Rutin Diadakan Dengan Cakupan Peserta dan Pemateri Lebih Luas

Penyuluhan Narkoba dan HIV di Sport Hall Kecamatan Linggang Bigung. Kamis 18/10/2018 lalu, diikuti para pelajar SMA dan SMK se-Kecamatan Linggang Bigung. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

LINGGANG BIGUNG – KABARKUBAR.COM
Tingginya angka penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di Kabupaten Kutai Barat juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kecamatan Linggang Bigung. Apalagi dengan Kubar yang menduduki peringkat kelima tertinggi penyalahgunaan narkoba dari 10 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur. Sementara Kaltim di posisi tiga besar se-Indonesia.

“Parahnya lagi, 27 persen pengguna narkoba adalah kaum pelajar. Dari data ini sangat wajar, bahkan harus kita galakkan program-program anti narkoba di kalangan pelajar dan lingkungan sekolah,” ungkap Camat Linggang Bigung, Janmi, dalam Penyuluhan Narkoba dan HIV/AIDS di Sport Hall Kecamatan Linggang Bigung, Kamis 18/10/2018 lalu.



Menurut Timotius Dioni, selaku Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Linggang Bigung yang juga penanggung jawab kegiatan. Telah disiapkan anggaran yang direncanakan untuk melaksanaan kegiatan seperti ini. Tahun 2017 lalu, juga telah diadakan kegiatan serupa dengan mengundang peserta pelajar dari SMP dan SMA/SMK se-Kecamatan Linggang Bigung.

Pemateri dari Puskesmas Linggang Bigung menyebut kegiatan ini adalah promosi kesehatan khususnya pada kelompok usia sekolah. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

“Kami juga mengundang seluruh Karang Taruna yang ada, dengan pihak kepolisian sebagai narasumber. Kami berharap, generasi muda Linggang Bigung semakin sadar untuk menjauhi narkoba dan HIV/AIDS, karena sangat merugikan dan membahayakan masa depan mereka,” tutur Dion.

Dalam penyuluhan ini, pihak kecamatan menghadirkan Pemateri dari Dinas Kesehatan Kutai Barat yang diwakili Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Linggang Bigung. Dengan peserta yang hadir adalah siswa dari seluruh SMA dan SMK di Kecamatan Linggang Bigung.

Para Peserta dan Pemateri usai acara yang dilakukan untuk membentengi para pelajar dari bahaya Narkoba dan HIV/AID. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

Kegiatan yang berlangsung selama sekitar tiga jam itu berlangsung lancar dan semarak. Penyampaian materi diselingi dengan candaan, membuat para siswa yang hadir tidak jenuh. Pada sesi diskusi, banyak siswa yang mengajukan pertanyaan. Sehingga suasana menjadi sangat cair. “Hal ini membuktikan bahwa peserta sangat antusias dengan kegiatan penyuluhan narkoba dan HIV/AIDS ini,” tambah Dion.



Di temui di sela kegiatan, Kepala Puskesmas Linggang Bigung, Majid Ishak mengungkapkan, pihaknya selalu antusias dan mendukung diadakannya kegiatan seperti ini. Hal ini sejalan dengan salah satu program Puskesmas, yaitu promosi kesehatan khususnya pada kelompok usia sekolah. “Harapannya, kegiatan seperti ini lebih sering diadakan, jangan hanya setahun sekali. Namun dengan cakupan yang lebih luas, tidak hanya pada kelompok usia sekolah saja,” ujarnya.

Ia juga menyarankan, nantinya pihak kecamatan diharap mengundang pihak kepolisian dan Puskesmas secara bersama-sama. Sehingga penyampaian materi tentang narkoba dan HIV lebih lengkap dan dalam, karena dipandang dari aspek hukum dan kesehatan. #Yohanes Antonius Mbulu/Advertorial

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here