Nus Kenton: “Mulai detik ini kebenaran itu harus ditegakkan”

MELAK – KABARKUBAR.COM

Martinus Herman Kenton menilai pembangunan di Kabupaten Kutai Barat kurang tepat sasaran. Itu menjadi salah satu hal yang membuatnya merasa terpanggil untuk membenahi dengan menjadi pemimpin di Tanaa Purai Ngeriman. Dengan slogan visi dan misinya ‘MAS’, yakni Masyarakat Adil Sejahtera. Ia bertekad maju di Pilkada Kubar tahun 2020 bersama H Sopiansyah sebagai Bakal Calon Wakil Bupati.



“Saya berharap bisa menjadi seorang pemimpin yang memperhatikan dan membangun secara merata. Karena kami lihat pembangunan Kubar saat ini kurang adil dan merata. Kami berdiri di sini untuk ikut berkompetisi memajukan Kubar ini,” ujarnya saat mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Kutai Barat di Sekretariat DPD Partai Amanat Nasional Kubar, Jalan Gajahmada, Melak, Rabu 25/9/2019.

Pria yang akrab disapa Nus Kenton ini melemparkan janji politik di hadapan para pendukung, pengurus, kader dan simpatisan PAN Kubar. Ia mengatakan, akan memerhatikan semua aspek masyarakat Kubar yang 60 persennya adalah petani. Visinya sendiri adalah, ‘Menuju Kubar Cerdas, Harmonis, Adil dan Sejahtera’.

Bersama Sopiansyah, ia akan bekerjasama, dan bahu membahu untuk mewujudkan keadilan di seluruh Kubar. Dengan mengesampingkan kepentingan sendiri atau kelompok, agar masyarakat bisa bersatu. “Jangan buat masyarakat makin susah. Pendapatan domestik kita saat ini turun jauh dari normal,” ujar Nus Kenton yang dikenal sebagai pengusaha muda di bidang konstruksi.

Dijelaskan Direktur Utama PT Bruci Jaya ini menjelaskan, ia dan pasangannya bertekad menjadi Pemimpin Kubar agar bisa berbuat tanpa mengkotak-kotakkan masyarakat. Menurutnya, bersama Sopiansyah tidak bisa bekerja tanpa peran serta atau keterlibatan masyarakat. “Jika jadi bupati, dalam seminggu akan berkeliling ke kampung-kampung, tidak hanya di kantor. Tidak ada yang memisahkan saya dengan masyarakat,” kata Nus Kenton.

Nus Kenton menyoroti bantuan sosial berupa hibah kepada para pemuka agama dan rumah ibadah. Juga sikap pelajar yang tampak kehilangan harapan. Ia mempertanyakan, penyebab dana sosial yang dulu ada, seperti bantuan masjid dan gereja tidak ada. Beasiswa yang disebutnya juga tidak ada lagi. “Saya terpanggil untuk itu. Mulai detik ini kebenaran itu harus ditegakkan,” ujarnya.

Terkait Ibu Kota Negara yang diwacanakan pindah ke Provinsi Kalimantan Timur, Nus Kenton mengajak semua pihak bergandengtangan, dan bahu membahu menyongsongnya. Apalagi akan berbatasan langsung dengan Kubar. “Nanti kita bukan lagi daerah tertinggal, tapi jadi garda terdepan Republik Indonesia,’ tegasnya.

“Jika terpilih oleh DPD PAN Kubar, tidak akan meninggalkan sahabat saya di PAN ini. Apa yang saya ucapkan akan saya tepati, dan kita kawal bersama,” pungkas Nus Kenton.

Sementara PAN Kubar meminta Tinus Kenton membangun komunikasi dengan pihak DPW PAN di Provinsi Kaltim dan DPP PAN di Jakarta. Dikatakan Pembina DPW PAN Provinsi Kaltim Wilayah Kubar dan Mahulu, Eddy Akhmadi, partainya terbuka bagi seluruh warga Kubar. “Mudah-mudahan bakal calon ini direkomendasikan oleh DPP,” ungkapnya.



Ia mengamini apa yang diinginkan Nus Kenton, untuk bisa menjadi Bupati Kubar. Jika diusung partainya dan menang di Pilkada Kubar 2020, diminta tidak melupakan para kader dan simpatisan PAN. “Kami harap tidak ada kata ‘Menang Rasa Kalah’, tapi akan ‘Menang Rasa Menang’. Jika mendapat amanah, Pak Martinus Kenton jangan lupakan teman-teman yang pakai baju biru ini,” tegasnya. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here