Diingatkan Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Sadar Pola Hidup Bersih dan Sehat

Camat Penyinggahan, Masranik, meningatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama untuk tidak membuang sampah ke Sungai Mahakam. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

PENYINGGAHAN – KABARKUBAR.COM

Sebanyak 59 Tim mengikuti Open Tournament Futsal Budy Sanjaya Cup II yang digelar di Kampung Minta, Kecamatan Penyinggahan. Dibuka oleh Camat Penyinggahan, Masranik, turnamen akan berlangsung sebulan penuh dengan sistem gugur. Tidak hanya dari Kabupaten Kutai Barat, uang pembinaan senilai Rp10,5 juta diperebutkan Tim Futsal dari berbagai daerah di Provinsi Kalimantan Timur.

“Ada 59 Tim Futsal yang datang dari Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda dan Kubar sendiri,” kata Ketua Karang Taruna Kampung Minta, Amat, saat pembukaan turnamen di Lapangan Sepakbola Kampung Minta, Senin 14/9/2019 kemarin.



Dijelaskan Amat, turnamen Futsal yang diadakan Karang Taruna Kampung Minta itu sekaligus sosialisasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Hadiah yang disediakan berupa Trofi dan uang pembinaan senilai Rp10,5 juta. Rinciannya, Rp 5 juta untuk Juara I, Rp 3 juta bagi Juara II, Rp1.500.000 kepada Juara III dan Rp 1.000.000 diberikan kepada Juara IV. “Saya harapkan semoga kegiatan ini bisa menjadi kegiatan rutin,” harapnya.

Selain turnamen dan sosialisasi, Amat menambahkan, program Karang Taruna selanjutnya ialah memberdayakan potensi alam di sekitar Kampung Minta. Yaitu Ekowisata Hutan Kahoi dan Pembedayaan Pemuda dalam mengelola Hutan Gambut untuk dijadikan wisata. “Kami juga meminta bantuan dari pihak lain untuk membantu menggali potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam di Kampung Minta,” terangnya.

Dua dari 59 Tim Futsal yang bertanding di Open Tournament Futsal Budy Sanjaya Cup II yang digelar di Kampung Minta, Kecamatan Penyinggahan. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

“Selamat bertanding bagi seluruh peserta Turnamen Futsal. Bertandinglah dengan sportif dan teruslah gali potensi di bidang olahraga,” tutur Camat Penyinggahan, Masranik, saat membuka resmi turnamen.

Masranik berpesan, agar masyarakat dapat sadar akan Pola Hidup Bersih dan Sehat. Sebab sampah merupakan masalah yang harus ditanggulangi. Sehingga warga diminta tidak membuang sampah di Sungai Mahakam, dan diajak menjaga lingkungan. “Marilah ingat pada 10 indikator hidup bersih dan sehat yang bisa dilaksanakan dalam lingkup terkecil, yakni ruang lingkup keluarga,” katanya.

Khusus kepada Lembaga Adat Kampung Minta, diberikan apresiasi sebab telah menghibahkan tanah untuk pembuangan sampah. Apresiasi yang sama kepada Puskesmas untuk Kampung Minta yang ditunjuk mewakili Kecamatan Penyinggahan mengikuti Lomba Kebersihan Kampung Tingkat Kabupaten.



“Untuk team yang bertanding saya harapkan agar dapat bermain dengan fair play. Saya tekankan agar kita menjaga lingkungan, demi generasi kita dan kampung kita terutama di Kubar,” imbuh Bahrin, Juru Tulis Kampung Minta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat Penyinggahan M Fauzan Lutfy, Petinggi Kampung Loa Deras Cahyadi, dan Kapolsek Penyinggahan Iptu Ciptoro Sono. Hadir pula Kepala SMP Negeri 2 Penyinggahan Samsul Bahri, Tim Puskesmas Selvi Melinda dan Puri sebagai Duta Wisata di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga Kubar. #Lilis Sari

Komentar Anda

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here