Korban Banjir di Muara Lawa dan Damai

Air masih menggenangi Jalan Trans Kalimantan di Kampung Muara Lawa, Siwo, Cempedas dan Payang di Kecamatan Muara Lawa. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

MUARA LAWA – KABARKUBAR.COM
Banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Kutai Barat sepekan ini, menyisakan penderitaan masyarakat setempat. Terhambat beraktivitas, membuat banyak warga yang menjadi korban, tersita waktunya mencari nafkah. Atas dasar kemanusiaan, Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya Kubar memberikan bantuan. Bantuan di serahkan untuk warga di Kecamatan Muara Lawa dan Damai.

Diakui Ketua DPC Partai Gerindra Kubar, Ekti Imanuel, bantuan yang diberikan bukanlah sesuatu yang besar. Namun diharapkan dapat meringankan beban warga di saat sibuk mengurus rumah yang tergenang air. “Kami sangat prihatin atas derita saudara-saudara kita yang terkena dampak banjir. Bantuan ini tidak seberapa, tapi ini lah bentuk kepedulian dengan hati ikhlas, dan semoga bermanfaat,” ujarnya, Rabu 22/11/2017.

Partai Gerindra berharap, ada perhatian serius dari pemerintah maupun pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Kubar. Khususnya di wilayah Kecamatan Muara Lawa, Damai, Jempang dan Muara Pahu. Terutama perusahaan pertambangan batubara dan perkebunan kelapa sawit. “Agar bisa mecari solusi, bagaimana banjir ini bisa diatasi, atau minimal bisa berkurang setiap tahunnya. Semoga hari esok lebih baik daripada hari ini, dan kalau bukan kita, siapa lagi ? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?,”  tegas Ekti.

Bantuan berupa masing-masing 100 kardus mie instan untuk warga Kecamatan Muara Lawa dan Damai. Melalui Ketua Pimpinan Anak Cabang Partai Gerindra Kecamatan Muara Lawa, Timotius, dan Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Damai, Yohanes Tino.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Kutai Barat, Edi Sopian, menyerahkan bantuan kemanusiaan melalui Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Muara Lawa, Timotius. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat yang sedang susah karena banjir. Semoga musibah banjir ini bisa cepat surut airnya, masyarakat setempat bisa kembali ke rumah masing-masing, dan melakukan aktivitas seperti biasa.,” kata Sekretaris DPC Partai Gerindra Kubar, Edi Sopian, saat menyerahkan bantuan di Muara Lawa.

Diberitakan sebelumnya, air telah menggenangi setidaknya 7 kampung di wilayah Kecamatan Muara Lawa. Meski mulai surut sekitar 30-40 centimeter, ketinggian air di beberapa titik dan kampung, masih mencapai 90 centimeter. Para pengendara yang melintasi Jalan Poros Kalimantan di seputaran Kampung Lambing, Muara Lawa, Siwo dan Cempedas, perlu lebih berhati-hati.

Banjir di Kampung Lambing, Kecamatan Muara Lawa, membuat pengendara mobil harus lebih berhati-hati, karena air masih menutupi ruas jalan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Hati hati lewat Kecamatan Muara Lawa, air sudah menyeberang jalan dengan arus deras.  Anak-anak jadi relawan memandu kendaraan, sangat berbahaya. Di mana relawan yang sebenarnya?,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Barat, FX Irianto, Selasa 21/11/2017 melalui pesan WhatsApp ke Redaksi KabarKubar.

Camat Muara Lawa, Suhaimi mengatakan, air sudah mulai menggenangi pemukiman di sejumlah kampung sejak Rabu 15/11/2017 lalu. Kemudian ketinggian air naik lusa pada 17 dan 18 November. Meski sudah rutin terjadi banjir, ia mengaku telah melakukan persiapan. Sebagai antisipasi jika air justru naik.

DPC Partai Gerindra Kubar, juga menunjukkan kepedulian bagi korban banjir di Kecamatan Damai, dengan menyalurkan bantuan berupa 100 kardus mie instan melalui Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Damai, Yohanes Tino, di Sekretariat PAC Partai Gerindra Kecamatan Damai di Kampung Jengan Danum. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Sampai hari ini kendaraan masih bisa melintas di jalan, dan mudah-mudahan air cepat surut,” katanya melalui sambungan telepon. Camat mengimbau masyarakat selalu mewaspadai kenaikan air dan segera melaporkan ke posko bencana banjir.

Dari pantauan KabarKubar, kampung yang terendam banjir adalah yang berada di bantaran Sungai Kedang Pahu. Yaitu Kampung Benggeris, Lambing, Muara Lawa dan Dingin. Dan yang dilintasi Sungai Lawa, yakni Kampung Siwo, Cempedas dan Payang. Ketinggian air bahkan telah mencapai 10-30 centimeter di atas lantai rumah penduduk.

Menurut sejumlah warga, curah hujan yang cukup tinggi membuat debit air Sungai Kedang Pahu dan Sungai Lawa bertambah. Akibatnya, Jalan Poros Kubar-Samarinda pun tergenang hingga 10-30 centimeter. Masyarakat yang rumahnya terendam air, masih bertahan di rumah masing-masing dengan membuat tempat berpijak lebih tinggi di dalam rumah. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here