Kapolsek Tingkatkan Giat Siskamling

Kapolsek Barong Tongkok, Iptu Tri Yandi Permana di Mapolsek Barong Tongkok, Senin 28/8/2017. REYBER BENHOUSER SIMORANGKIR/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK-KABARKUBAR.COM
Dari sejumlah kasus yang ditangani Kepolisian Sektor Barong Tongkok jajaran Kepolisian Resor Kutai Barat, Kasus Pencurian mendominasi. Diantaranya, kasus pencurian sepeda motor dan kasus pembobolan rumah. Namun untuk kasus pembobolan rumah masih menonjol di antara jenis kasus pencurian lainnya.

“Pencurian dengan pemberatan, sasarannya rumah-rumah kosong. Pada umumnya rumah yang dijadikan target yakni rumah yang ditinggalkan pemiliknya. Baik itu pergi kerja, ke ladang atau pulang kampung,” ujar Kapolsek Barong Tongkok, Iptu Tri Yandi Permana didampingi PS Kanit Reserse Kriminal, Bripka Ratno di Mapolsek Barong Tongkok, Senin 28/8/2017.

Pada kasus pembobolan rumah, pihak Kepolisan terlebih dahulu mengumpulkan sejumlah bukti di Tempat Kejadian Perkara. Sebab, pada kasus pembobolan rumah, biasanya tanpa saksi mata. Setelah mengumpulkan alat bukti serta keterangan dari warga sekitar. Selanjutnya akan menjurus penemuan titik terang siapa pelakunya.

“Selain tak ada saksi, mayoritas usai melakukan kejahatan, pelaku melarikan diri ke luar kota. Untuk itu kita melakukan kordinasi guna penangkapan pelaku,” terang Perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 2012 itu.


Wilayah hukum Polsek Barong Tongkok mencakup 2 Kecamatan, dengan luas wilayah 702.492 Km2. Secara geografis, Polsek Barong Tongkok menaungi 32 Kampung. Yaitu, 21 kampung di Kecamatan Barong Tongkok dan 11 kampung di Kecamatan Linggang Bigung. Personel Kepolisian yang bertugas khusus di Polsek Barong Tongkok berjumlah 24 personel. Perwira 2 orang, Bintara Tinggi 3 orang serta Bintara 19 orang.

Dalam rangka mengantisipasi kejahatan pembobolan rumah, Tri Yandi mengaku sudah melakukan penjagaan secara maksimal. Baik itu melalui patroli rutin di jam-jam kerja maupun patroli berantai. Pihaknya juga telah melakukan Sosialisasi Giat Sistem Keamanan Lingkungan. “Sebab, pada jam kerja merupakan waktu pelaku beraksi. Targetnya yakni rumah yang ditinggalkan dalam keadaan kosong. Di sejumlah kampung, Simkamling sudah hidup. Seperti di Kampung Bangun Sari dan Purwodadi. Kita berharap seluruh kampung akan melaksanakan giat Siskamling,” sebutnya.


Perwira berpangkat dua balok emas di pundak itu berharap, melalui sosialisasi akan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kampungnya. “Tentunya juga, secara rutin kita melakukan kegiatan kamtibmas ke kampung-kampung serta tiap kampung akan didampingi Bhabinkamtibmas.

Berdasarkan data Polsek barong Tongkok, kasus pencurian di tahun 2017, yaitu, Januari sebanyak 2 kasus, April ada 1 kasus, Mei sebanyak 2 kasus serta Agustus 1 kasus. “Kasus pembobolan rumah kita masukkan ke unsur Pasal 363 KUHP. Sebab selain mencuri, pelaku juga melakukan pengrusakan rumah,” jelas Tri Yandi.

“Bagi masyarakat yang hendak meninggalkan rumah, agar benar-benar memastikan rumah dalam keadaan terkunci. Jika dimungkinkan dibuat kunci tambahan atau teralis besi. Sebab pada kasus pembobolan rumah yang kita tangani, yang menjadi sasaran adalah rumah yang tidak ada memiliki teralis besi,” imbau Kapolsek.
Reyber Benhouser Simorangkir


Komentar Anda

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here