Muara Lawa Jadi Daerah Rawan Narkoba

Pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu dengan dilarutkan ke dalam air oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sendawar, Syarief Sulaeman Nahdi dan Ketua Pengadilan Negeri Kutai Barat, Suwandi, Selasa 18/7/2017 pagi. ANDRY ANHAR/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK-KABARKUBAR.COM
Beragam barang bukti tindak kejahatan dimusnahkan, Selasa 18/7/2017 pagi tadi di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sendawar, di Jalan Sendawar Raya Barong Tongkok, Kutai Barat. Barang-barang yang dimusnahkan, merupakan alat atau media yang digunakan dalam sejumlah tindak pidana. Seperti kasus perjudian, penganiayaan, pembunuhan hingga penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).

Pihak Kejari Sendawar menyebut, seluruh BB tersebut hanya sampel dari tim Penyidik Polres Kubar. “Kami di sini hanya menerima sampel, bukan barang bukti dalam bentuk utuh, Karena itu semua wewenang penyidik kepolisian, dan itu bisa bahaya kalau semua di sini,” jelas Kepala Seksi Pidana Umum, Yogi Andiawan Sagita.

Pemusnahan barang bukti senjata tajam dan senjata api, yang disaksikan Kepala Kejari Sendawar dan Ketua PN Kubar. ANDRY ANHAR/KABARKUBAR.COM

Dijelaskan Kepala Kejari Sendawar, Syarief Sulaeman Nahdi, kasus penyalahgunaan narkoba tergolong masih cukup tinggi. Dari data dimiliki Kejari Sendawar, ada peningkatan signifikan dari 2 tahun sebelumnya. “Sekarang ini cukup meresahkan, untuk pemusnahan kali ini saja ada 15 perkara narkoba yang sudah kami tangani,” ujarnya.

Tidak sampai di situ, Kajari juga menjelaskan, saat ini pengguna saja sangat banyak dan meningkat. Dari data yang dimiliki saat ini, ada sejumlah kecamatan yang saat ini menjadi pengguna tertinggi. Yakni Kecamatan Tering, Kecamatan Bigung dan Kecamatan Muara Lawa yang disebut pengguna narkoba tertinggi,” tambah Syarief.



Khusus BB sabu, papar Syarief, rata-rata di bawah 1 gram dalam 15 perkara. Sedangkan jenis obat-obatan, ada 125 butir pil Double L. Sebelum dimusnahkan, dilakukan penyerahan dari Tim Penyidik Polres Kubar. Disepakati untuk melindungi dan menjaga, agar tidak terjadi penyalahgunaan BB yang diserahkan.

Diakui Syarief, Kubar bukan daerah transit narkoba seperti daerah lainnya. Namun masih masuk katagori pengguna. “Kebanyakan barang (narkoba) tersebut berasal dari Samarinda dan Balikpapan. Pengirimannya biasa dilakukan melalui paket travel,” tegas Kajari.

Kajari berharap nantinya akan dilaksanakan sosialisasi atau penyuluhan tentang bahaya atau akibat dari narkoba kepada masyarakat, terutama anak usia sekolah. Agar masyarakat lebih paham dan mengerti tentang bahaya dari penyalahgunaan narkoba “Dulu sudah pernah dilakukan, namun memang masih terbatas,” imbuh Syarief.

Selain oleh pihak Kejari Sendawar, pemusnahan BB juga dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Kubar, Suwandi, dan Brigpol Jatmiko dari Satuan Reserse Narkoba Polres Kubar. Tidak hanya BB narkoba, turut dimusnahkan sejumlah senjata tajam berbagai jenis. Pakaian-pakaian yang digunakan korban, atau pelaku kejahatan saat beraksi.

Penulis: Andry Anhar
Editor: Sonny Lee Hutagalung



Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here