Proses Yang Menjadi Tradisi Mulia Sebagai Penghargaan Dari Gedung Dewan

Tiga pimpinan DPRD Kabupaten Kutai Barat memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Jeni Elpiansyah yang lebih dikenal dengan sapaan Jack, Selasa 5/6/2018 siang tadi. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Diiringi lagu Gugur Bunga, Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Kutai Barat dipenuhi isak tangis. Saat satu persatu dari 24 anggota DPRD Kubar menghampiri peti berisi jenazah Jeni Elpiansyah. Air mata pun mengalir saat mengenang Almarhum yang akrab disapa Jack itu. Yang kini terbujur tepat di antara barisan kursi para Wakil Rakyat dan pimpinan sidang.

Jauh dari rumah duka di Jalan Rajawali RT 02 Kampung Gunung Rampah Kecamatan Mook Manaar Bulatn, jenazah Jack diboyong ke Gedung DPRD Kubar. Menempuh jarak sekitar 34 kilometer, dan menyeberangi Sungai Mahakam. “Kami segenap Pengurus DPC, PAC, Ranting dan seluruh kader serta simpatisan mengucapkan turut berdukacita sedalam-dalamnya,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kubar, Ismael Thomas saat memberi sambutan.

“Kami merasa sangat kehilangan almarhum yang merupakan rekan seperjuangan dan salah satu kader terbaik partai. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat penghiburan dari TUHAN Yang Maha Kuasa, dan diberikan rejeki melimpah,” pesan Thomas di Prosesi Penghormatan Terakhir, Pelepasan Jenazah Almarhum Anggota DPRD Kubar, Jeni Elpiansyah, Selasa 5/6/2018.

Peti berisi jenazah Jack dibawa keluar menuju ambulans yang akan membawanya kembali ke rumah duka di Kampung Gunung Rampah, Kecamatan Mook Manaar Bulatn. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Mewakili seluruh rekan sejawat, Ketua DPRD Kubar Jackson John Tawi berterimakasih kepada siapa saja yang telah ikhlas membantu proses menuju pemakaman nantinya. “Semua yang dikerjakan tidak bisa kami membalasnya. Kita hanya berharap balasan dari TUHAN, semoga dibalas dengan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.

Secara khusus atas jasa-jasa Almarhum semasa hidup, atas nama lembaga DPRD Kubar, John Tawi berterimakasih tidak terhingga. Sebab menurutnya, Jack telah ikut bahu-membahu dan tidak kenal lelah berjuang. Serta mengabdi untuk bersama-sama membangun Kubar.

Jack menurutnya adalah sahabat, saudara dan rekan kerja yang cukup intens dalam menyampaikan ide serta sumbangsih pikiran dalam berjuang untuk masyarakat. “Perjuangan beliau sudah banyak dirasakan masyarakat Kubar, khususnya warga Mook Manaar Bulatn,” ungkapnya.

Yunita Agustina, istri almarhum, menerima papan nama milik Jack semasa bertugas di DPRD Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Pesan khusus kepada Istri dan anak Almarhum, kepergian Jack bukan berarti tidak ada lagi hubungan persaudaraan dengan DPRD Kubar. Ia berharap silaturahmi tetap terjaga sampai kapan pun dan dimana pun. Dan terakhir, diminta semua orang memanjatkan doa, agar segala salah almarhum selama hidup diampuni TUHAN. Sebaliknya, segala amal kebaikan diterima disisi-Nya. Dan mendapatkan rahmat serta tempat yang luas dan jauh dari siksa.

“Selamat jalan Sahabat, selamat jalan Saudaraku. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi ALLAH, Bapa di Surga. Dan keluarga yang ditinggalkan selalu mendapatkan ketabahan dan penghiburan. Amin,” kata John Tawi.

Mendampingi John Tawi, ada Wakil Ketua I Paul Vius, Wakil Ketua II Arkadius Elly, Sekretaris DPRD Yuli Permata Mora, dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Yohanes Mas Puncan Karna. Ada juga Kepala Bagian Umum DPRD Kubar Ambo Ufek, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kubar Herjon Noperi Lone, dan seluruh Anggota DPRD Kubar.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kubar, Ismael Thomas, bersama-sama para anggota DPRD Kubar, memberikan ucapan dukacita secara langsung kepada pihak keluarga yang ditinggalkan Almarhum Jack. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Dari pihak keluarga, tiga anak Almarhum hadir di barisan kerabat dan handai taulan. Ratusan orang yang mengisi Ruang Rapat Paripurna, baik di lantai dasar dan loteng, terdapat juga para pegawai dan staf Setwan. Termasuk Satuan Tugas Pengamanan DPC PDI Perjuangan Kubar yang bertugas mengangkat peti jenazah keluar Ruang Paripurna, menaikkan ke mobil ambulans untuk menuju rumah duka.

Satu prosesi yang cukup mengundang haru, adalah saat penyerahan papan nama Almarhum kepada istri. Papan nama itu berbentuk ukiran yang diletakkan di meja Jack semasa bertugas. “Saya tidak bisa menahan sedih. Karena almarhum adalah anggota di komisi saya dan kadang mengeluhkan sakit di tubuhnya. Saya kehilangan rekan kerja yang sangat baik,” kata Lusiana Ipin, Ketua Komisi II DPRD Kubar asal Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kubar.

Ditambahkan Puncan Karna, prosesi tersebut dilaksanakan untuk menghormati Almarhum yang meninggal saat aktif sebagai Anggota DPRD Kubar. Dan prosesi penghormatan ini menjadi tradisi di DPRD Kubar yang dilakukan bagi mereka yang meninggal dunia. “Kita berharap ini menjadi tradisi, dan belum tentu ada (dilakukan) di DPRD manapun di Indonesia,” katanya.

Hening yang diisi isak tangis dari para anggota DPRD Kubar melepas rekan kerja mereka di tengah Ruang Rapat Paripurna DPRD Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Sebelumnya diberitakan, Anggota DPRD Kubar dari Fraksi PDI Perjuangan, Jeni Elpiansyah meninggal dunia akibat sakit, Minggu 3/6/2018 subuh di Kota Samarinda. Duka mendalam pun tidak hanya meliputi hati sanak keluarga, handai taulan maupun para kerabat dekat. Segenap Pengurus DPC PDI Perjuangan, termasuk di tingkat PAC, Ranting dan semua kader beserta simpatisan, juga ikut berbelasungkawa.

Jeni Elpiansyah yang akrab disapa Jack ini meninggal dunia di usia 41 tahun dan meninggalkan seorang istri, Yunita Agustina (45). Keduanya memiliki dua anak kandung, yakni Kristian Otomeles (18) dan Juliane Krista Agnesia (11). Serta seorang anak angkat, Abdi Taruna Wiranata yang Kamis nanti berusia 23 tahun.

Jack yang juga Sekretaris PAC PDI Perjuangan Mook Manaar Bulatn, terserang Stroke pada Minggu 27 Mei 2018 malam. Saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Harapan Insan Sendawar, disarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie, Samarinda. Dan dirawat di Ruang Sakura. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here