Besok Dilakukan Penyisiran Sungai Mahakam Untuk Mencari Korban

Anggota Badan Penanggulanan Bencana Daerah Kabupaten Kutai Barat dan Taruna Siaga Bencana Kubar, ikut melakukan penyisiran lokasi tenggelamnya korban. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

MELAK – KABARKUBAR.COM
Dua warga Kelurahan Melak Ulu dengan rasa sedih terpaksa mendatangi Markas Kepolisian Sektor Melak. Seorang di antaranya melaporkan kabar hilangnya, Farhan, saat mereka memancing di hilir Kampung Muara Bunyut pada Minggu, 21 Juni 2020. Diduga akibat gelombang yang ditimbulkan oleh sebuah kapal penarik ponton yang melintas, pria berusia 40 tahun itu terjatuh dan tenggelam di Sungai Mahakam.



Info didapat KabarKubar, ketiganya sedang memancing sekitar jam 10 malam kemarin. Bertempat di pelabuhan atau dermaga perusahaan tambang batubara, PT Teguh Sinar Abadi yang berada di hilir Kampung Muara Bunyut.

Menaiki perahu ces atau ketinting, korban bersama dua temannya yang berstatus PNS. Yakni Indra Wahyudi, usia 46 tahun dan Dariatno berumur 32 tahun. Keduanya warga RT 32 Melak Ulu, Kecamatan Melak. Saat itu perahu mereka ditambatkan ke ponton yang berlabuh di dermaga tersebut.

Tim gabungan menyisir Sungai Mahakam pada Senin, 22 Juni 2020, hingga ke perairan Kampung Muara Jawaq di Kecamatan Mook Manaar Bulatn. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

Ponton tiba-tiba bergerak akibat gelombang Sungai Mahakam. Waktu itu sebuah ponton yang ditarik perahu kapal tunda atau tugboat sedang melintas di depan mereka. Hal itu membuat arus di belakang ponton semakin deras.

Diduga panik, Farhan melompat ke sungai, dan tenggelam. “Benar. Informasi tersebut juga kami terima, dan bergerak untuk membantu pencarian korban yang berstatus TKK (Tenaga Kerja Kontrak) di Kantor Satpol PP,” ungkap Wilhelmus, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat pada Senin, 22 Juni 2020.

Dijelaskan pria akrab disapa Mus ini, ia langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada Senin pagi tadi. Bersama Kepala Kantor Satpol PP Kubar, Nadisius, menuju Dermaga Apung PT TSA. Ternyata disana sudah ada anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kubar. “Mereka sudah menyisir beberapa kilometer, sampai wilayah Kampung Muara Jawaq,” katanya.

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja, Nadisius serta Kepala Bidang Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kubar, Wilhelmus, meninjau lokasi kejadian dan ikut mencari keberadaan korban yang diduga tenggelam. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

Mus yang juga Pembina Taruna Siaga Bencana Kubar, ikut melakukan penyisiran lokasi yang dilaporkan dengan menaiki perahu karet. “Belum ada hasil memuaskan. Kembali dari TKP (tempat kejadian perkara) kami langsung menemui Kapolsek Melak. Ternyata ada satu saksi sedang dimintai keterangan di Mapolsek Melak,” jelasnya.

Ia menambahkan, Polisi juga telah ikut bekerja keras menyisir TKP. Namun belum ada hasil. Akhirnya dibuat kesepakatan antara Kasatpol PP, Dissos dan Polsek Melak, untuk esok kembali melakukan pencarian besok pagi.



“Jika belum ditemukan juga, akan kami cari kembali sampai Rabu. Tagana pun tetap akan mencari. Kami belum menyatakan habis waktu, dan besok akan menyisir mulai dari Melak menggunakan speedboat,” pungkasnya. #Lilis Sari

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here