Bertekad Rutin Sisihkan Keuntungan Hasil Usaha Jual Beli Sarang Burung Walet

Yandri Toking dan rekannya menyerahkan bantuan 25 paket sembako di Kampung Sakaq Lotoq, Kecamatan Mook Manaar Bulatn pada Senin, 22 Juni 2020. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

MOOK MANAAR BULATN – KABARKUBAR.COM
Kebijakan penerapan Tatanan Baru atau New Normal oleh pemerintah, tidak serta merta merubah kondisi perekonomian masyarakat. Akibat wabah Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, warga di perkotaan hingga pedesaan tampak kesulitan. Beruntung, tidak sedikit pribadi maupun kelompok organisasi yang mau berbagi rejeki untuk meringankan beban mereka yang kurang mampu secara ekonomi.



Hal itu juga dilakukan Yandri Toking, petani burung walet yang juga membuka usaha jual beli sarang burung walet di Kabupaten Kutai Barat. Ratusan paket berupa bahan pangan atau sembilan bahan pokok dibagikan ke mereka yang membutuhkan.

“Rejeki dari TUHAN, kami sisihkan sebagian untuk saudara-saudari yang membutuhkan. Semoga bisa sedikit meringankan beban, meski pun saya tidak kenal siapa mereka,” ujarnya kepada KabarKubar, usai mengantarkan bantuan ke rumah warga Kampung Sakaq Lotoq, Kecamatan Mook Manaar Bulatn pada Senin, 22 Juni 2020.

Seorang warga Kampung Sakaq Lotoq yang tuna wicara dan tinggal sendirian di rumahnya, mendapat bantuan sembako dari Yandri Toking. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Didampingi dua rekan sesama pengusaha walet, Oktavianus Labet dan Aresta Purba, bantuan tidak semua diantarkan langsung dari rumah ke rumah. Tapi sebagian dari 25 paket dipercayakan kepada Sekretaris Kampung Sakaq Lotoq, Elya Robet, dan Kepala Urusan Umum, Seri Rustami. Agar bantuan lebih tepat sasaran, karena pemerintah kampung setempat lebih memahami kondisi di wilayahnya.

“Jika TUHAN berkehendak, kami ingin lakukan setiap bulan. Agar lebih banyak yang bisa terbantu karena dampak virus corona ini. Kita harap, akan terus ada yang mau berbagi berkatnya,” kata Yandri, pria keturunan Toraja dan mempersunting wanita Dayak Tunjung.

Selain beras 5 kilogram, tiap paket juga berisi minyak goreng, gula, kopi, teh, garam, penyedap rasa, ikan kaleng, dan mi instan. Setiap paket juga disisipkan dua lembar alat penutup hidung dan mulut atau masker.

Oktavianus Labet menyalurkan bantuan kepada salah seorang warga dengan disaksikan Sekretaris Kampung Sakaq Lotoq, Elya Robet. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Bulan lalu, 50 paket dibagikan di Kampung Linggang Melapeh dan Kampung Linggang Kebut di Kecamatan Linggang Bigung. Dibagi juga di Kampung Balok Asa, Kecamatan Barong Tongkok. “Ada juga paket kita bagi di Gesaliq (Kelurahan Barong Tongkok),” jelas Aresta Purba.

Mewakili pemerintah setempat, Elya Robet berterimakasih kepada Yandri dan rekan-rekannya. “Syukur ada yang mau membantu warga kami. Apalagi ini dari jauh, dan kami tidak kenal sama sekali. Yang ada ini pasti kami sampaikan kepada yang memang layak menerima,” katanya.

“Mudah-mudahan rejekinya ditambahkan TUHAN. Semoga sehat selalu, dan dilindungi TUHAN. Terima kasih sudah berbagi,” imbuh Seri Rustami. “Kami tidak menyangka ada yang mau berbagi jauh kesini. Terima kasih banyak kepada bapak Yandri yang baru ini kenal,” ungkap Hendri Sopianus, Anggota Badan Perwakilan Kampung Sakaq Lotoq.

Aresta Purba didampingi Yandri Toking, menyerahkan bantuan sembako kepada salah seorang warga di halaman Kantor Pemerintah Kampung Sakaq Lotoq. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Menurut Yandri, usahanya bekerjasama dengan Dunia Walet. Yakni konsultan budidaya walet yang dipimpin Arief Budiman, dan telah banyak menerbitkan buku teknik budidaya walet. Yang berisi ilmu empirik hasil penelitian dan solusi atas masalah seputar walet dan bermacam kasus budidaya walet.

Dunia Walet telah banyak menciptakan suara pemanggil walet. Serta telah menerbitkan 18 desain gedung walet paket hemat. Sehingga memiliki banyak anggota atau member yang telah sukses budidaya burung walet di seluruh Indonesia.



Disediakan juga informasi lengkap bisnis walet. Sangat berguna bagi pemula yang akan memulai usaha budidaya walet. Bagus juga untuk para pengusaha walet yang mengalami kasus di gedung walet atau sarang waletnya. “Kami juga membeli atau menampung hasil panen petani walet. Harga bersaing dan terbuka sesuai perkembangan pasar,” jelas Yandri. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here