12 Apoteker Ajari Penggunaan dan Penyimpanan Obat

MELAK – KABARKUBAR.COM

Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Kutai Barat mengenalkan penggunaan obat secara benar kepada murid-murid SD Negeri 03 Melak. Sekaligus mempromosikan profesi Apoteker sebagai salah satu tenaga kesehatan. Pekerja kesehatan yang diakui eksistensinya di Indonesia melalui Peraturan Pemerintah Nomor 51 tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian.



Menurut Ketua Panitia IAI Cabang Kutai Barat, Masliansyah Noor menjelaskan, kegiatan di SDN 03 Melak diadakan dalam rangka Hari Farmasi Sedunia. Ada 12 Apoteker menggelar kegiatan Apoteker Cilik atau Apocil. Kegiatan perdana ini oleh Pengurus Cabang IAI ini menggunakan semboyan Dapat, Gunakan, Simpan, Buang (Dagasibu).

“Pada hari ini kami terjun langsung untuk memperkenalkan obat sejak dini bagi murid SD yang ditunjuk untuk setiap kecamatan,” ungkapnya, Jumat 11/10/2019, usai berkegiatan edukasi terkait obat kepada 50 siswa SDN 03 Melak yang bertema ‘Bersama Apoteker Mengenali Obat Sejak Dini’.

Masliansyah Noor berharap, para murid dapat lebih memahami dalam menggunakan obat secara benar dan mengenal  profesi Apoteker. “Saya harap adik-adik lebih pandai menggunakan dan menyimpan obat,” pesannya saat memberi arahan dalam kegiatan yang juga diisi Lomba Menggambar, Berbagi Pin, Cinderamata dan bermain menjawab dengan menggunakan emoji.

Perwakilan Guru SDN 03 Melak, Nurul Huda mengharapkan bidang farmasi khususnya para Apoteker selalu sukses. Serta berjaya dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, khususnya di Kubar. “Selamat Hari Farmasi, terima kasih telah memberikan pemahaman kepada murid-murid kami,” ucapnya usai kegiatan.

Untuk diketahui, permasalahan seputar penggunaan obat pada dasarnya merupakan tugas utama dari dunia farmasi dengan subjek utamanya adalah Apoteker. Rendahnya pemahaman masyarakat  tentang penggunaan obat yang benar boleh jadi merupakan implikasi dari rendahnya distribusi Apoteker di masyarakat. Terutama di praktek komunitas seperti di apotek dan Puskesmas. Penting dan butuh perhatian lebih terkait informasi seputar obat bagi masyarakat.



Dagasibu yang dikampanyekan oleh IAI merupakan upaya agar masyarakat paham di mana   tempat yang tepat untuk mendapatkan obat. Serta menggunakan obat dengan benar, sesuai petunjuk dari tenaga kefarmasian Apoteker. Menyimpan obat dengan benar sesuai petunjuk dalam brosur obat, serta membuang obat dengan cara dan pada tempat yang tepat. #Lilis Sari

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here