2 Pecatur Kubar Membela Kaltim di Kejurnas Catur 2017 di Bogor

Wahyu Eberiyu yang turun di Kelas Junior Putra G, meraih Medali Perak pada ajang Kejuaraan Pra Porprov Kaltim 2017 di Kota Samarinda. DEBBY PESIK/KABARKUBAR.COM

BARONG  TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Persatuan Catur Seluruh Indonesia atau Percasi Kabupaten Kutai Barat mengutus 9 atletnya di Kejuaraan Provinsi Kalimantan Timur tahun 2017 ini. Di ajang yang digelar 6-11 Juli 2017, sekaligus menjadi ajang Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi Kaltim. Hasilnya, diraih dua medali oleh Pecatur Junior Kubar. Di Porprov Ke-VI Kaltim 2018 nanti, para atlet Catur bersiap untuk menyumbangkan medali bagi Kubar.

Diungkapkan Pelatih Kelas Junior Percasi Kubar, Debby Pesik, tidak menyangka Pecatur Junior Kubar mampu bersaing dengan Pecatur daerah lain yang memiliki sarana lebih memadai. Medali Perak didapat Wahyu Eberiyu yang turun di Kelas Junior Putra G, dan di Kelas Junior Putri D diraih medali Perunggu oleh Febbiolla Gabriella Pesik.

“Target kita meloloskan Pecatur ke Porprov tahun depan, baru fokus untuk meraih medali. Tidak diduga, junior bisa meraih medali dan lolos ke Kejurnas Catur di Bogor. Padahal kabupaten dan kota lainnya punya sekolah catur,” ujar Debby Pesik yang juga Pelatih Sendawar Chess Club, Senin 27/11/2017.

Dijelaskan Debby Pesik, pada Kejurprov Catur Kaltim 2017 itu, menurunkan 9 Pecatur. Di Kelas Senior ada 5 atlet, yakni Jennedy Eberiyu, Yudi Irawan, Deomara Dinata, Yani Lumingkewas, dan ia sendiri. Sedangkan di Kelas Junior, ada Febbiola Gabriella Pesik, Hillary Michella Pesik, Jordan Eberiyu dan Wahyu Eberiyu.

Turun di Kelas Junior Putri D, Febbiolla Gabriella Pesik berhasil meraih Medali Perunggu. DEBBY PESIK/KABARKUBAR.COM

Tidak hanya meraih medali, ajang yang dilaksanakan di Gedung Taekwondo Air Hitam, Kota Samarinda itu, dua Pecatur Kubar lolos ke Kejuaraan Nasional Catur 2017 di Cipayung Bogor. Yaitu Debby Pesik di Kelas Senior Putra dan Wahyu Eberiyu di Junior Putra G. “Syukurnya Tim Percasi Kubar berhasil lolos untuk bertarung di Porprov Kaltim 2018. Kita berharap nantinya bisa mengharumkan nama Kubar dengan meraih medali emas,” katanya.

Menanggapinya, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kubar, Ekti Imanuel, mengakui beratnya persaingan Cabor Catur di Kaltim. Selama ini, Kota Samarinda dan Kota Bontang disebut mendominasi olahraga permainan itu. Ketika masih masuk Kaltim, Kota Tarakan menjadi pesaing terberat bagi Pecatur di Kaltim.

“Kita tetap melakukan pembinaan dan pendampingan untuk cabor Catur, sebagaimana cabor lainnya. Prestasi Catur Kubar sudah lumayan bagus, meskipun belum bisa disebut sebagai andalah meraih medali. Mudah-mudahan di Porprov Kaltim 2018 nanti kita bisa meraih medali juga lewat Catur,” ujar Ekti Imanuel melalui sambungan telepon. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here