Dimulai 11 Hektare di Kampung Mencimai

Penandatanganan MoU Penyediaan Perumahan Bagi Aparatur Sipil Negara, PTT, TKK dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Kamis 23/11/2017 di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat . SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Tahun 2017 ini, Real Estate Indonesia menjajaki pembangunan perumahan Korps Pegawai Republik Indonesia di Kabupaten Kutai Barat. Jika biasanya nota kesepahaman atau memorandum of understanding dibuat pihak pengembang dengan Korpri saja, di Kubar diikuti oleh Pemerintah Daerah. Rencana tersebut merupakan bagian dari Program 1 Juta Rumah yang digulirkan Presiden RI, Joko Widodo.

Menurut Ketua DPD REI Provinsi Kalimantan Timur, H Arief Rahman Hasyim, pembangunan akan dibiayai pengembang dengan bantuan Perbankan. Perumahan akan dibangun di lahan seluas 11 hektare di Jalan Imam Bonjol RT 2 Kampung Mencimai Kecamatan Barong Tongkok. “Tahap pertama akan kita bebaskan 4 hektare, dan saat ini masih proses perizinan,” ujarnya, Kamis 23/11/2017 pagi tadi di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar.


Dalam acara penandatanganan MoU Penyediaan Perumahan Bagi Aparatur Sipil Negara, PTT, TKK dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah itu dihadiri Bupati Kubar, FX Yapan. Hadir juga Wakil Bupati Kubar Edyanto Arkan, Sekretaris Kabupaten Kubar, Yacob Tullur dan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Stefanus.

Arief menjelaskan, REI membangun rumah bersubsidi tahun 2017 yang ditetapkan seharga Rp 135 juta oleh Pemerintah Pusat. Tapi harganya naik di tahun 2018 menjadi Rp 142 juta. “Kami berharap tindak lanjut MoU, tapi yang paling penting adalah perjanjian kerjasama dengan pihak pengembang, dan tidak terlalu lama. Sehingga proses penjualan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Bupati mengatakan, memiliki hunian yang layak merupakan kebutuhan pokok manusia. Rumah tidak dipandang sebagai tempat tinggal saja, melainkan kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Dari segi ekonomi, sebagian masyarakat tidak bisa memenuhi kebutuhan rumah ini, termasuk para PNS, PTT dan TKK.

Menjawab permasalahan ini, Korpri sudah melakukan kerjasama dengan pihak terkait untuk memenuhi kebutuhan papan ini melalui DPD REI sebagai pihak kedua. Guna membantu pembangunan 2.000 unit rumah bagi peserta yang sudah lolos proses kredit. Penyediaan rumah layak huni bersubsidi ini, diyakini dapat meningkatkan perekonomian di sekitar lokasi perumahan.

“Harap dibayar kreditnya sesuai aturan yang ada,” kata Yapan, seraya mengingatkan Dinas PKPP memastikan status hukum lahan yang menjadi lokasi perumahan nantinya.

Acara tersebut dihadiri juga Kasdim 0912/KBR, Mayor Inf Wahyudi, Paur Min ren Polres Kubar Iptu Suyitno, Perwakilan BTN, para PNS, PTT, TKK dan Masyarakat. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here