Prioritaskan Konstituen di 3 Kampung

Kepala SD Negeri 04 Sekolaq Darat, Darto, menyampaikan aspirasi seputar sekolahnya yang membutuhkan ruang kelas baru dan pagar. IWAN RAIS/KABARKUBAR.COM

SEKOLAQ DARAT – KABARKUBAR.COM

Periode pertama duduk sebagai Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat, H Suharna menemui konstituen di daerah asal pemilihannya, yakni Daerah Pemilihan Kutai Barat 2. Politisi Partai NasDem ini menyerap aspirasi masyarakat tiga kampung di wilayah Kecamatan Sekolaq Darat. Dari sejumlah aspirasi yang disampaikan tokoh masyarakat, paling utama adalah seputar pendidikan.

Seperti disampaikan Darto, warga RT 3 Kampung Srimulyo. Pria yang juga Kepala SD Negeri 04 Sekolaq Darat ini mengungkapkan kebutuhan utama di sekolahnya. “Kami ada 13 rombongan belajar, sementara jumlah ruang yang ada saat ini hanya 12,” ungkapnya dalam Reses II Masa Sidang III Tahun 2019, H Suharna, di Balai Pertemuan Umum Kampung Srimulyo, Minggu 17/11/2019 malam.



Dijelaskannya, soal fisik sekolah sudah bagus. Hanya masih kekurangan ruang belajar. Itupun karena sistem zonasi membuat jumlah murid yang masuk di tahun ajaran 2019-2020 jauh berkurang. Jika tidak dibatasi, jumlah murid diyakini akan membludak. Acuannya, tahun lalu ada tiga kelas ditampung dengan rata-rata 28 murid setiap kelasnya.

Diakui Darto, selama tiga tahun belakangan belum ada penambahan ruang baru di SDN 04 Sekolaq Darat. Di tahun 2017, ada dana dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk enam unit kelas. Tiga untuk rehabilitasi ruang belajar, dan tiga lagi membangun ruang baru.

“Kami mohon Haji Harno (panggilan akrab Suharna) bisa memperjuangkan sekolah kami.  Sekolah kami juga belum ada pagar, padahal pagar penting untuk menjaga lingkungan sekolah dan anak-anak,” katanya.

Sekolah yang mengantongi Nomor Pokok Sekolah Nasional 30402132, mengantongi Surat Keputusan Pendirian dan Izin Operasional pada 1 Januari 1975. Dengan luas tanah 18.100 meter persegi, sekolah memiliki 18 guru dengan murid berjumlah 329 orang. Beralamat di Jalan Agatis Nomor 20 RT 5, Srimulyo.

Hal yang sama diungkapkan Seno, warga Kampung Sumber Bangun. Dikatakannya, dua Taman Kanak-kanak di kampungnya membutuhkan pagar. Karena banyak hewan peliharaan seperti sapi dan kambing yang masuk lingkungan sekolah dan membuat alat bermain cepat rusak.

“Setiap musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan) kampung kami selalu ikut dan mengusulkan, tapi selalu mentok. Akhirnya, berharap Haji Harno bisa bermanfaat membantu kami. Cukup pagar dan gapura, karena itu identitas institusi atau lembaga,” pesan Seno.

Menanggapinya, Suharna yang biasa dipanggil ‘Rhoma Irama’ mengakui pendidikan masih momok penting yang perlu terus dibenahi, karena dinilai masih tertinggal. Bersama dengan enam politisi partai politik yang bergabung dalam fraksi di DPRD Kubar, akan menyalurkan aspirasi yang disampaikan.

H Suharna alias Rhoma Irama melakukan reses yang dihadiri Petinggi Srimulyo Pelda (Purn) H Senen, Petinggi Sumberrejo Rajab, dan Petinggi Sumber Bangun H Kasman. IWAN RAIS/KABARKUBAR.COM

“Insya ALLAH akan kita upayakan tambah ruangan, karena murid memang sudah lebih. Ini bukan kepentingan pribadi, tapi bagaimana hidup saya bisa berguna bagi bapak ibu semuanya. Tiga kampung inilah yang mengangkat saya terpilih jadi dewan. Tidak mungkin àspirasi daerah lain yang saya dahulukan,” tegasnya.

Duduk di Komisi 3 DPRD Kubar yang membidangi kesehatan, pendidikan, seni dan budaya, diharap bisa membawa perubahan di Kampung Srimulyo, Sumberrejo dan Sumber Bangun. Bersama Partai NasDem sebagai parpol yang mengedepankan restorasi, ia berharap bisa membawa perubahan khususnya di tiga kampung.

“Dari hati paling dalam, ingin berjuang untuk tiga kampung sebagai keluarga besar saya. Tidak mungkin saya berjuang sendiri, tanpa dukungan bapak ibu semua,” ujar Rhoma dalam Reses yang dihadiri sekitar 120 orang tersebut.



Petinggi Srimulyo, Pembantu Letnan Dua (Purnawirawan) H Senen, berharap terpilihnya Rhoma sebagai Dewan akan membawa kemajuan khususnya di tiga kampung. Ia meyakini nantinya banyak pembangunan di Srimulyo dan sekitarnya. Sebab ada perwakilan untuk salurkan aspirasi masyarakat. “Selamat buat Haji Harno, karena ini yang pertama kali bertatapmuka sejak dilantik,” katanya.

“Mari manfaatkan beliau ini. Jika terbukti bisa memperjuangkan kita, akan pilih lagi di tahun 2024,” ungkap Petinggi Sumberejo, Rajab, yang di sebelahnya duduk Petinggi Sumber Bangun, H Kusman.

Sebagai moderator Reses, Wasis Setyo Budiono menyebut anggaran dalam Dana Aspirasi baru akan terealisasi pada tahun 2021 mendatang. Sebab untuk tahun 2020 sudah dianggarkan dari usulan dewan sebelumnya. “Proposal sudah harus masuk paling lambat Desember 2019 untuk ditetapkan di tahun 2021. Mohon usulan untuk disertai data atau dokumen lengkap,” kata pria yang belum lama memasuki masa pensiun dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemkab Kubar. #Iwan Rais

Komentar Anda

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here