Adrianus: “Atas komitmen Pak Yapan, kampung kita bisa berkembang, maju dan mandiri”

Sebelas proyek di Rumpun Asa diresmikan oleh Bupati Kutai Barat pada Selasa, 22 September 2020 di Objek Wisata Hemaq Beniung, Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Sebelas kampung yang masuk wilayah Rumpun Asa di Kecamatan Barong Tongkok, turut membangun daerahnya masing-masing. Selasa, 22 September 2020, Bupati Kutai Barat meresmikan 11 proyek fisik secara serentak. Didanai dari berbagai sumber pembiayaan, yang kebanyakan dibiayai dari Alokasi Dana Kampung atau ADK.

Bupati Kubar, FX Yapan mengatakan, sebelum dilantik pada April 2016, ia telah berpikir tidak mungkin dapat membangun Kubar dengan maksimal. Mengacu pada luasnya Kubar yang mencakup 190 kampung, dan empat kelurahan yang tersebar dalam 16 kecamatan.

Kendati dalam visi dan misi Pemerintah Kubar periode 2016-2021 adalah pembangunan yang berkeadilan. “Bagaimana bisa berkeadilan, makanya saya rancang bersama tim untuk meningkatkan nilai ADK. Dari Rp150 juta sampai Rp830 juta. Supaya kampung bisa membangun sesuai rencana dan kemauan kampung sendiri,” katanya.

Dijelaskannya, jika ditambah Dana Desa dari pusat, artinya dana masuk ke kampung di Kubar rata-rata mencapai Rp1,7 miliar. Uang ada, tinggal bagaimana pemerintah kampung dan masyarakat setempat membangun kampung sesuai kebutuhan.

Bupati Kubar menandatangani prasasti 11 proyek fisik yang telah dibangun dan dinikmati masyarakat masing-masing kampung di wilayah Rumpun Asa tersebut. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Namun, bupati menegaskan jika ADK tidak sama pengelolaannya seperti pada proyek lain. Tapi adalah swakelola, agar semua beruntung. “Selama beberapa tahun belakangan, sungguh luar biasa. Kalau harap dari kabupaten, tidak akan terjangkau. Karena saya beri porsi dari kabupaten, maka kampung bisa membangun dan maju,” tegas Yapan dalam pertemuan di Hemaq Beniung, Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok.

Menurut Camat Barong Tongkok, Denasius, ADK yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat tergolong sangat besar. Setiap kampung diwajibkan untuk melaporkan pengelolaannya. Pemerintah kecamatan mengawasi dan mendampingi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Kampung atau DPMK Kubar.

Besarnya ADK bagi setiap kampung, diakui Denasius menjadi salah satu prestasi yang cukup membanggakan di tahun 2020 ini. “Di Kecamatan Barong Tongkok tidak ada lagi kampung dengan kategori Berkembang. Seluruh kampung telah berstatus Maju dan Mandiri,” ujarnya.

Denasius memaparkan, 11 kampung di Rumpun Asa adalah Asa, Balok Asa, Juhan Asa, Juaq Asa, Pepas Asa, Ongko Asa, Muara Asa, Geleo Asa, Ombau Asa, Gemuhan Asa dan Ngenyan Asa.

Sedangkan kegiatan fisik yang diresmikan, yaitu:
1. Pondok Wisata Hemaq Beniung di Kampung Juaq Asa, dari Dana Desa Tahun 2019
2. Puskesmas Kampung Pepas Asa dari Dana Desa Tahun 2019
3. Pemandian Umum Kampung Balok Asa dari ADK Tahun 2020
4. Semenisasi Jalan Bahantam dan Parkiran Kampung Gemuhan Asa dari ADK Tahun 2020
5. Lapangan Voli Kampung Juhan Asa dari ADK Tahun 2020
6. Semenisasi Gang TK Kampung Ngenyan Asa dari ADK Tahun 2020
7. Gazebo Hemaq Bojoog dan Prasasti Tiang Bendera Kampung Ongko Asa dari Dana Desa Tahun 2020
8. Semenisasi Gang Keluarga Kampung Ombau Asa dari Dana Desa Tahun 2020
9. Turap Sungai Waruk Kampung Asa dari ADK Tahun 2020
10.Kantor Satu Atap Kampung Asa dari ADK Tahun 2016-2017
11. Sumber Air Bersih Kampung Muara Asa dari Dana Desa Tahun 2019

Bagi Pemerintah Kecamatan Barong Tongkok, Dana Desa dan ADK yang diberikan pemerintah pusat dan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Apresiasi diberikan kepada pemerintah kampung, dan Badan Perwakilan Kampung. Serta seluruh elemen dan masyarakat yang berupaya masksimal untuk membangun kampungnya masing-masing.

“Hal ini sangat jelas membuktikan, bahwa pemerintah daerah selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Rumpun Asa,” ucap Denasius di acara bertema Penyerahan BLT Dan Peresemian Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Dana Desa APBN Dan APBD 11 Kampung Dalam Wilayah Kecamatan Barong Tongkok.

Kepala Kampung Juaq Asa, Adrianus, menyatakan terima kasih atas komitmen Pemkab Kubar dalam pengalokasian ADK yang nilainya meningkat tajam. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Kepala Kampung Juaq Asa, Adrianus, berterimakasih atas kerja nyata Bupati Kubar dengan komitmen menaikkan nilai ADK secara signifikan sejak tahun 2017. Ia mengkritisi oknum maupun pihak yang menyebut siapapun pemimpin, ADK tetap ada. Sebab, meski secara aturan sudah wajib di seluruh Indonesia, tapi tidak banyak daerah melaksanakannya.

Ia mencontohkan, ketika desa-desa di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Paser sudah dialokasikan rata-rata Rp2 miliar pertahun. Tapi di Kubar baru rata-rata Rp150 juta. “Atas komitmen Pak Yapan, kampung kita bisa berkembang, berkembang jadi maju, dan maju jadi mandiri,” ucapnya.



“Sejak dilantik jadi bupati, pak Yapan relakan sebagian APBD dikelola kampung. Sehingga dengan rata-rata di atas Rp 1,6 miliar. Kampung jadi bisa membangun karena komitmen bupati  menjalankan undang-undang. Salah satu hasilnya, rumpun asa terbangun,” imbuh Adrianus.

Selain 11 kepala kampung beserta pimpinan lembaga masing-masing kampung, acara tersebut dihadiri Sekretaris Kabupaten Ayonius dan Kepala DPMK Kubar, Faustinus Syaidirahman. Kesempatan tersebut juga diisi dengan penyerahan sejumlah bantuan kepada masyarakat. #Sonny Lee Hutagalung

Komentar Anda

Komentar

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here