2 Tersangka Terancam Hukuman Penjara 7 – 20 Tahun

Personel Polsek Long Bagun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara tewasnya Rusli (37) di lokasi judi Acara Adat Kampung Long Melaham Kecamatan Long Bagun, Selasa 4/11/2017. HUMAS POLSEK LONG BAGUN/KABARKUBAR.COM

LONG BAGUN – KABARKUBAR.COM
Acara adat di Kampung Long Melaham Kecamatan Long Bagun, menelan korban jiwa. Rusli (37), tewas akibat ditikam badik oleh rekannya sesama pemain judi, Selasa 4/11/2017. Warga RT 01 Kampung Muyub Ilir Kecamatan Tering itu, meregang nyawa di tempat setelah ditusuk 4 kali oleh Rm (37). Kasus ini pun ditangani Kepolisian Sektor Long Bagun.

Diungkapkan Kepala Kepolisian Resor Kutai Barat, AKBP Pramuja Sigit Wahono, Rusli tewas di lokasi acara adat di Long Melaham, Selasa 4/11/2017 sekira pukul 19.20 wita. Dipicu adanya teguran oleh Rm kepada korban yang duduk dekat seorang perempuan. Akhirnya terjadi cekcok mulut keduanya.

Dari keterangan saksi, korban marah dan tidak terima teguran tersebut. Keributan itu sempat dilerai beberapa orang di tempat kejadian perkara. “Tiba-tiba Rm terkena luka tusukan senjata tajam dari arah belakang yang diduga dilakukan korban,” ujarnya melalui Kepala Polsek Long Bagun, Inspektur Satu Kasiyono, Selasa 21/11/2017.

Melihat korban terluka karena ditusuk, Hr (34) yang adalah adik kandung, lantas memegang korban. Warga Kampung Kampung Long Bagun Ulu itu pun sempat melakukan perlawanan, dan mendapat luka di tangan. Saat posisi korban terduduk, Rm yang tadinya terluka lalu bangkit dan menghampiri korban. Kemudian menusuk korban 4 kali yang mengakibatkan korban langsung meninggal dunia.

“Ada saksi menyebut sebelum kejadian itu, pelaku terlibat pertengkaran dengan saudara Sm, tapi dapat dilerai rekan-rekannya. Dan Sm diamankan di Long Melaham,” beber Iptu Kasiyono.

Saksi menunjukkan lokasi ditemukannya salah satu badik yang menyebabkan tewasnya Rusli. HUMAS POLSEK LONG BAGUN/KABARKUBAR.COM

Hasil olah TKP oleh Polsek Long Bagun, berhasil diamankam barang bukti berupa 3 sarung pisau badik. Salah satunya diketahui milik korban yang dibuang sekitar 20 meter dari TKP. Dan dua badik lainnya milik tersangka Rm yang didapat dari hasil penggeledahan di rumah Hr. Sedangkan badik yang diduga milik Hr belum ditemukan.

Rm dan Hr telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 170 KUHP junto Pasal 351 ayat 3 KUHP, dan Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Keduanya terancam hukuman penjara selama 7 tahun hingga 20 tahun. Keduanya saat ini ditahan di Ruang Tahanan Polres Kubar, untuk mengikuti proses hukum selanjutnya.

Dari penelusuran KabarKubar, Rusli dikenal sebagai seorang bandar judi yang biasa membuka lapak Judi Dadu. Korban lebih banyak berkiprah di wilayah Kabupaten Kutai Barat. “Saya pernah serumah dengan korban. Saya tidak percaya, dia meninggal ditikam, karena dia baik sama siapa saja,” ungkap seorang salah satu Kaliawat (orang yang sehari-hari berkeliaran di lapak judi, dan biasa bertugas menjadi pemancing penjudi untuk memasang). #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here